• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 19 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Polrestabes Bandung Usut Laporan Dugaan KDRT Ustaz Evie Effendi

Editor
Kamis, 28 Agustus 2025 - 04:26
Ustaz Evie Efendi.(Foto:Istimewa).

Ustaz Evie Efendi.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR–BANDUNG–Polrestabes Bandung memastikan akan mengusut kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Ustaz Evie Effendi terhadap anak kandungnya. Kasus dugaan KDRT Ustaz kondang asal Kota Bandung tersebut, dilaporkan mantan istrinya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polrestabes Bandung, AKBP Abdul Rahman, membenarkan, Ustaz berinsial EE (Evie Efendi) dilaporkan atas kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap anak kandungnya berinsial NAS. Korban NAS merupakan anak kedua dari empat bersaudara Ustaz Evie Evendi dari istri sebelumnya.

RelatedPosts

Puncak Arus Mudik H-3, 94 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Lalin Jalur Nagreg Terus Meningkat, Puncak Arus Mudik Kamis Malam

Pemerintah Kawal Kepulangan 2.190 Jemaah Umrah

“Benar, kami telah menerima laporannya. Kasus dugaan KDRT yang dilakukan Ustaz EE terhadap anak kandungnya berinisial NAS, pada 04 Juli 2025, dilaporkan ibu kandung korban, yang merupakan mantan istri Ustaz EE,” ujar Abdul Rahman kepada wartawan, Kamis (28/08/2025).

Abdul Rahman memastikan, akan mengusut dugaan KDRT dengan terlapor ayah kandung korban. Selain Ustaz EE, keluarga lainnya yang diduga terlibat dalam tindak kekerasan, juga turut dilaporkan,” kata Abdul Rahman.

“Perkembangan penanganan perkara saat ini, masih pemeriksaan saksi-saksi. Kami pastikan, Ustaz EE akan kembali dipanggil untuk menjalani pemeriksaan, pada Jum’at (29/08/2025) besok,” jelas Abdul Rahman.

Rencana pemeriksaan Ustaz Evie Evendi untuk keduakali. Pemeriksaan lanjutan saksi-saksi tambahan akan dilakukan, termasuk penyidik akan melakukan gelar perkara.

“Penanganan perkara masih dalam tahap penyelidikan. Ustaz EE yang kembali akan dipanggil untuk menjalani pemeriksaan kedua, saat ini masih berstatus saksi terlapor,” ungkap Abdul Rahman.

Kuasa Hukum korban NAS, Rio Damas Putra, mengatakan, kliennya sudah membuat laporan polisi dengan nomor LP/B/985/VII/2025/SPKT/Polrestabes Bandung/Polda Jawa Barat. Para terlapor, yakni ayah kandung korban Ustaz Evie Evendi, ibu tiri berinisial DS, paman berinisial IK, bibi berinisial LS, serta nenek korban, atau ibu dari terlapor Ustaz Evie Evendi.

Rio menjelaskan, dugaan tindak kekerasan bermula saat kliennya bertamu rumah Ustaz Evie Evendi, pada Jumat siang, 04 Juli 2025. Kedatangan korban saat itu ditemui neneknya, karena Ustaz Evie Evendi sedang berada di masjid untuk Solat Jum’at.

Korban baru ditemui ayahnya setelah pulang dari masjid. Kedatangan korban bermaksud menanyakan soal nafkah yang tidak rutin diberikan setiap bulan.

Kedatangan korban tidak disambut baik ayahnya, yang justru menyudutkan anaknya karena kuliah belum selesai dan memilih tinggal bersama ibu kandungnya, sejak Januari 2025.

Situasi memanas saat korban emosi mendapat ucapan menyakitkan dari neneknya, hingga spontan menyiramkan sisa kuah sop ke arah ibu tirinya. Korban yang berniat pulang lalu dikejar ibu tirinya lalu dipukul, tangannya dipegang neneknya hingga ayahnya juga disebut turut memukul dan memarahi dengan kata-kata kasar.

Mendapat laporan anaknya menjadi korban pemukulan, sang ibu langsung membawa NAS ke rumah sakit untuk visum dan memutuskan melaporkan kejadian ke Polrestabes Bandung.

Tags: AKBP Abdul RahmanKasatreskrim Polrestabes BandungKasus KRTpolrestabes bandungSatreskrim Polrestabes BandungUstaz Evie Efendi

Related Posts

Kendaraan melintas Gerbang Tol Cileunyi.(Foto:Istimewa).

Puncak Arus Mudik H-3, 94 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Puncak arus mudik Lebaran 2026 dari Jabotabek ke Jawa Barat, terjadi H-3 Lebaran, Rabu (17/03/2026). Peningkatan arus kendaraan pemudik...

Arus mudik di Jalur Nagreg menuju wilayah Selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah.(Foto:Istimewa).

Lalin Jalur Nagreg Terus Meningkat, Puncak Arus Mudik Kamis Malam

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Arus pemudik di Jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terus meningkat, memasuki H-2 Lebaran, Kamis (19/03/2026). Puncak arus mudik...

Jemaah umrah di Tanah Suci.(Foto: Kementerian Haji dan Umrah)

Pemerintah Kawal Kepulangan 2.190 Jemaah Umrah

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, JEDDAH – Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah terus melakukan pengawalan ketat terhadap...

Ketupat Lebaran

Muhammadiyah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Pada Jum’at 20 Maret 2026, Ini Penjelasannya..

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, YOGYAKARTA - Penetapan awal Syawal 1447 H kembali menjadi perhatian publik, terutama terkait potensi perbedaan antara Muhammadiyah dan pemerintah....

Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho,(Foto: Dok. Korlantas Polri)

Kapan Puncak Arus Mudik Terjadi? Kata Polri H-2 Lebaran

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, CIKAMPEK – Puncak arus mudik lebaran diprediksi terjadi pada Rabu malam (18/3/2026) atau H-2 Lebaran, ungkap Kepala Korps Lalu...

Wamen ESDM Yuliot Tanjung.(Foto: Humas ESDM)

Tenang! Cadangan BBM Cukup Untuk 28 Hari

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, BATANG – Saat ini, cadangan BBM nasional tercatat berada pada kisaran 27-28 hari, sehingga kebutuhan masyarakat dipastikan masih dapat...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.