SATUJABAR, BANDUNG–Sabtu malam ini, Tim Persib Bandung akan menjamu PSM Makassar dalam laga tunda pekan ke-8 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jawa Barat. Pertandingan yang akan dimulai pukul 19.00 WIB, akan mendapatkan pengamanan ketat polisi dengan mengerahkan 1200 personel gabungan.
Pengamanan ketat pertandingan Tim Persib Bandung menjamu PSM Makasar dalam laga tunda pekan ke-8 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, dilaksanakan Polrestabes Bandung. Sebanyak 1200 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya pertandingan, pada Sabtu (27/12/2025) malam, dari Polrestabes Bandung, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung.
Menurut Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin, penjagaan diberlakukan sejak di ring empat, di kawasan Cimincrang, Rancanumpang, serta Babakan Sayang. Personel kepolisian berjaga di akses menuju dan pintu Stadion GBLA, termasuk mengatur arus lalu-lintas kendaraan oleh Satlantas Polrestabes Bandung, sejak Persimpangan Jalan Soekarno-Hatta hingga Jalan Gedebage Selatan.
“Petugas gabungan yang dikerahkan mengamankan pertandingan, sebanyak 1.200 personil. Penjagaan dimulai dari ring empat hingga menuju akses masuk, juga di dalam stadion” ujar Asep, dalam keterangannya, Sabtu (27/12/2025).
Asep memprediksi, puluhan ribu penonton memadati Stadion GBLA. Selain karena antusiasme para bobotoh yang sangat tinggi, juga bertepatan masa libur.
“Tiket pertandingan sebanyak 25 ribu. Pemeriksaan ketat diberlakukan di ring empat, bobotoh yang terdeteksi tidak memiliki tiket langsung diminta putar balik tidak boleh masuk,” kata Asep.
Asep mengimbau bobotoh yang tidak memiliki tiket memaksakan masuk ke stadion. Lebaik baik menonton di rumah saja karena disiarkan langsung.
“Bobotoh yang memiliki tiket agar mematuhi instruksi petugas di lapangan. Dilarang keras membawa barang berbahaya ke area stadion, karena akan ada razia pemeriksaan di setiap pintu masuk,” ungkap Asep.
Asep menyebutkan, barang berbahaya, seperti flare, senjata tajam, benda tumpul, termasuk juga minuman kerad dan narkotika. Selain bisa membahayakan buat diri sendiri, juga orang lain, demi menjaga keselamatan dan keamanan selama pertandingan.







