Berita

Polda Jabar Tangkap 6 Operator Jasa Dongkrak Situs Judol di Google

SATUJABAR, BANDUNG–Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Barat berhasil mengungkap jasa penyedia layanan search engine optimization (SEO), yang bekerja mendongkrak rating, atau peringkat tinggi situs judi online di mesin pencarian google. Dalam pengungkapan tersebut, enam orang operator jasa layanan SEO ditangkap.

Pengungkapan jasa layanan search engine optimization (SEO) di balik aktivitas situs judi onilne oleh Tim Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Barat, setelah bekerja sejak 2023. Jasa layanan SEO merupakan teknik atau strategi mengoptimalkan sebuah website atau situs agar mudah ditemukan dan mendapatkan rating atau peringkat tinggi hasil pencarian mesin pencari, seperti Google.

Dalam pengungkapan tersebut, enam operator bekerja untuk jasa layanan SEO di balik aktivitas situs judi online ditangkap. Dari pekerjaanya, keenam pelaku telah mendapat keuntungan hingga Rp.500 juta.

“Ada lima situs judi online mendapat jasa layanan para pelaku. Keenam pelaku mendapat imbalan, atau keuntungan dari masing-masing situs judi online, atas jasanya” ujar Wakil Direktur Reserse Siber (Wadirressiber) Polda Jawa Barat, AKBP Mujianto, dalam keterangan pers di Mapolda Jawa Barat, Jum’at (22/8/2025).

Keenam pelaku beraktivitas di kawasan Teluk Jambe, Kabupaten Karawang. Mereka ditangkap dalam penggerebekan setelah aktivitasnya terlacak oleh patroli siber.

Dalam menjalankan aktivitasnya, keenam pelaku berbagi peran. Tersangka DA selaku pemilik sekaligus pembuat website bernama Garuda, MH mengelola website dan keuangan, AR membuat artikel dan admin keyword, DR, NP, serta RM, membuat artikel sekaligus pekerja teknis lapangan.

“Dari setiap situs judi online yang dilayani, para pelaku mendapat keuntungan Rp.10 juta hingga Rp 15 juta. Total keuntungan selama para pelaku berkegiatan diakumulasikan Rp.500 juta,” kata Mujianto.

Mujianto mengungkapkan, situs judi yang dioptimasi para pelaku dikendalikan di luar negeri, terutama di Kamboja. Para pelaku hanya mendapatkan imbalan atas jasanya.

Barang bukti yang disita, antaralain sebelas unit laptop, 8 telepon selular, 59 kartu visa, rekening bank, uang tunai Rp.7 juta, perangkat komputer, serta dua unit kendaraan roda empat. Ditressiber Polda Jawa Barat telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memblokir situs judi online.

Editor

Recent Posts

Kematian Pejabat BKAD Purwakarta Belum Terungkap, Polisi Telusuri Jejak Terakhir Korban

SATUJABAR, PURWAKARTA--Penyebab kematian tragis Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah…

27 menit ago

Harga Eceran Tertinggi MINYAKITA Dipertahankan Rp 15.700 Per Liter

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan, saat ini pemerintah mempertahankan Harga Eceran Tertinggi…

2 jam ago

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI, Tanggal 20 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Berikut rincian hasil sidang Komite Disiplin Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI)…

2 jam ago

Macau Open 2026: M Yusuf Masuki Babak 8 Besar

SATUJABAR, JAKARTA – Macau Open 2026 berlangsung 16 - 21 Juni 2026 di Dome Pesta…

3 jam ago

BI-Rate Naik Jadi 5,75%, Naik 25 BPS

SATUJABAR, JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 17-18 Juni 2026 memutuskan untuk…

3 jam ago

Begal Sadis Beraksi Lagi di Bandung, Korban Dibacok Sepeda Motor Dirampas

SATUJABAR, BANDUNG--Aksi begal sadis kembali beraksi di Kota Bandung, Jawa Barat. Sasaran pelaku merampas sepeda…

3 jam ago

This website uses cookies.