Berita

Pj Wali Kota Cimahi Serukan Nonton “The Journey: Angklung Goes to Europe” sebagai Upaya Pendidikan Karakter

BANDUNG – Dalam rangka mendukung penanaman nilai-nilai karakter di bidang pendidikan, Tim Muhibah Angklung, grup seni dan budaya asal Bandung, Jawa Barat, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Cimahi menyelenggarakan kegiatan Nonton Bareng (Nobar) film “The Journey: Angklung Goes to Europe”,  Rabu (16/10/2024), di CGV Paris Van Java Mall, Bandung. Pj Wali Kota Cimahi Dicky Saromi yang hadir bersama ratusan Kepala Sekolah, tenaga pendidik, dan komite sekolah se-Cimahi menyerukan sekolah untuk menonton film tersebut sebagai upaya penguatan pendidikan karakter di kalangan pelajar.

“Film ini mengangkat isu penguatan karakter seperti kegigihan, kerja keras, dan pantang menyerah. Sebagaimana kita ketahui, ikhtiar tidak menghianati hasil. Film adalah salah satu media yang efektif untuk menginternalisasikan nilai-nilai positif dalam pendidikan karakter siswa,” tuturnya.

Dicky mengatakan, pendidikan karakter tidak hanya soal akademik, tetapi juga membentuk moral dan akhlak siswa. Karena itu, ia memberikan apresiasi tinggi terhadap film The Journey: Angklung Goes to Europe, yang dianggapnya memiliki pesan mendalam bagi pendidikan karakter pelajar.

“Atas nama Pemerintah Kota Cimahi, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Muhibah Angklung atas karya film yang luar biasa ini,” ungkap Dicky.

“Apa yang saya saksikan di film ini adalah perjuangan yang tidak mudah bagi anak-anak kita untuk tampil di Eropa. Perjalanan penuh tantangan selama berminggu-minggu menunjukkan bahwa keberhasilan tidak bisa dicapai sendirian. Jika kita ingin menciptakan siswa-siswa sebagai generasi emas, matahari bangsa, dibutuhkan upaya kolaboratif dari semua pihak. Film ini mengingatkan kita akan pentingnya kerja sama dalam mewujudkan tujuan pendidikan yang lebih baik,” tambahnya.

Sutradara sekaligus produser film Maulana M. Syuhada mengungkapkan harapannya agar film ini dapat berkontribusi pada penguatan pendidikan karakter bagi para pelajar. Melalui film ini, Ia berharap sekolah-sekolah yang hadir dapat melihat potensi film sebagai media edukasi yang relevan bagi generasi muda saat ini, terutama dalam mendukung pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di lingkungan sekolah.

“Mudah-mudahan film ini bisa membantu penguatan pendidikan karakter. Ikhtiar kami untuk membantu bapak ibu guru, para orang tua, mudah-mudahan dengan menonton film ini dapat terinspirasi, menerapkan nilai-nilai kemandirian, tanggung jawab, pantang menyerah, nasionalisme, dan cinta tanah air,” ujar Maulana.

“Kami berharap para kepala sekolah yang menonton film ini dapat terinspirasi untuk menggunakan film sebagai salah satu alat dalam pendidikan karakter di sekolah mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Hermawan, Komite dari SDN Baros Mandiri 5, menyampaikan kesan yang sangat baik setelah menonton film The Journey: Angklung Goes to Europe.

“Menonton film ini sangat terenyuh. Segala sesuatu tidak bisa didapatkan dengan mudah, penuh perjuangan, dan di balik perjuangan pasti ada doa,” ujarnya.

Ia mencermati bagaimana orang tua di era sekarang sering kali memberikan apapun yang diminta oleh anak-anak mereka, mengingat kesulitan yang mereka alami di masa kecil.

“Anak kita sekarang, apa yang diminta, kita berikan, karena dulu kita susah. Semoga saja dengan film ini kita bisa memotivasi putra-putri kita untuk tidak pantang menyerah,” tambahnya.

Hermawan berharap agar Dinas Pendidikan Kota Cimahi dapat memprogramkan film ini sebagai bagian dari upaya penguatan pendidikan karakter di sekolah, karena menurutnya, film ini sangat menyentuh dan dapat menjadi tontonan yang memberikan tuntunan bagi para siswa.

Tentang Film “The Journey: Angklung Goes to Europe”

Maulana mengatakan, film dokumenter “The Journey: Angklung Goes to Europe” mengisahkan perjuangan Tim Muhibah Angklung dalam melestarikan dan mempromosikan alat musik angklung di Eropa. Selain memberikan wawasan tentang kebudayaan Indonesia, film ini juga menginspirasi penonton untuk terus bekerja keras, berkomitmen, dan mencintai budaya tanah air. Nilai-nilai positif ini selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), yang menekankan pentingnya nilai kerja keras, disiplin, tanggung jawab, dan cinta tanah air dalam pendidikan.

Film tersebut telah mengikuti beberapa lab dan pitching forum internasional, yang dimentori oleh mentor-mentor internasional seperti Niels-Pagh Anderson (Denmark), Ikka Vehkalahti (Swedia), Sebastian Winkels (Jerman) dan John Appel (Belanda).

The Journey mendokumentasikan perjalanan budaya Tim Muhibah Angklung yang memperkenalkan dan memainkan angklung di berbagai negara Eropa. Angklung, sebagai alat musik tradisional Indonesia yang terbuat dari bambu, telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia pada tahun 2010. Film ini tidak hanya menyoroti kesuksesan tim di Eropa, tetapi juga perjuangan dan tantangan yang mereka hadapi dalam upaya mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Maulana mengatakan, Film “The Journey: Angklung Goes to Europe” kini tayang di seluruh bioskop CGV di Kota Bandung dan akan segera hadir di kota-kota lainnya. Bagi sekolah atau masyarakat lainnya yang ingin menjadikan film ini sebagai bagian dari program pendidikan karakter bisa dengan mudah melakukan pemesanan melalui sistem booking di CGV. Cukup pilih lokasi bioskop CGV terdekat atau menghubungi email dan akun media sosial Tim Muhibah Angklung.

Sebagai informasi, Tim Muhibah Angklung telah melakukan misi kebudayaan ke berbagai negara di beberapa benua, yaitu Eropa (2016) meliputi Aberdeen, London (Inggris), Paris (Prancis), Westerlo (Belgia), Hamburg (Jerman), Cerveny Kostelec (Ceko), dan Zakopane (Polandia); Australia (2018) meliputi Melbourne, Canberra, Brisbane, dan Sydney; Eropa (2018) meliputi Berlin (Jerman), Budapest (Hongaria), Istanbul, Aksehir (Turki), Sozopol (Bulgaria), dan Vevey (Swiss); Amerika Serikat (2022) meliputi New York, Washington, Chicago, Manitowoc, Boise, Burley, Springville, dan San Fransisco; Eropa (2024) meliputi Portugal dan Spanyol; serta Timur Tengah (2024) meliputi Uni Emirat Arab dan Arab Saudi.

Editor

Recent Posts

Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang 2 Orang Tewas, Sopir Truk Kontainer Jadi Tersangka

SATUJABAR, PURWAKARTA--Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol Cipularang, setelah sembilan kendaraan terlibat tabrakan beruntun.…

32 menit ago

Susy Susanti Apresiasi Ikhtiar Menpora Erick Lindungi Atlet Korban Kekerasan Seksual

SATUJABAR, JAKARTA - Rasa prihatin yang mendalam dirasakan Susy Susanti ketika mendengar kabar mengenai kasus…

2 jam ago

Angkutan Lebaran 2026: Pelindo Regional 2 Banten Uji Sandar Kapal di Pelabuhan Ciwandan

SATUJABAR, CILEGON - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten melaksanakan uji sandar KMP Amadea…

2 jam ago

Perdana, Pemkab Bogor Akan Gelar Salat Idul Fitri 2026 di Stadion Pakansari

SATUJABAR, CIBINONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan menyelenggarakan shalat Idul Fitri 1447 Hijriyah secara…

2 jam ago

Bali Sabet lagi “The Best Island” di DestinAsian Readers’ Choice Awards

SATUJABAR, NUSA DUA - Bali kembali menorehkan prestasi internasional dengan meraih penghargaan “The Best Island”…

2 jam ago

Ketika Babah Alun Ngabuburit Bareng Bupati di Alun-Alun Sumedang

Sore hari di Alun-Alun Sumedang nampak lebih semarak di pertengahan Bulan Ramadan 2026 saat pengusaha…

2 jam ago

This website uses cookies.