• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 14 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

PFA Usulkan Sanksi untuk Israel, IFA Menolak dengan Alasan Tak Melanggar Aturan FIFA

Editor
Jumat, 04 Oktober 2024 - 05:19
FOTO: x.com

FOTO: x.com

SATUJABAR — FIFA telah menunda keputusan mengenai sanksi untuk Israel dan menyatakan akan menyelidiki tuduhan diskriminasi yang diajukan oleh Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA).

PFA telah mengajukan proposal kepada FIFA mengenai sanksi untuk Israel sejak Mei. Setelah tiga kali penundaan, FIFA kembali tidak memberikan keputusan terkait permintaan sanksi dari Palestina terhadap Israel.

RelatedPosts

Swiss Open 2026: Ganda Putra dan Ganda Putri Indonesia Kandas

Swiss Open 2026: Tiga Ganda Campuran Indonesia Masuki Delapan Besar

Swiss Open 2026: Tunggal Putra Alwi dan Ginting Masuki Babak Delapan Besar

“Komite Disiplin FIFA akan diberi mandat untuk memulai penyelidikan atas dugaan pelanggaran diskriminasi yang diajukan Asosiasi Sepak Bola Palestina,” jelas FIFA.

Sementara itu, Gianni Infantino selaku Presiden FIFA menyatakan bahwa Dewan FIFA sedang melakukan pengujian terkait masalah ini dan mengevaluasi secara menyeluruh sambil mengikuti saran dari para ahli independen.

“Kekerasan yang sedang berlangsung di wilayah tersebut menegaskan bahwa di atas semua pertimbangan… kita membutuhkan perdamaian,” kata Infantino.

Setelah menunda keputusan mengenai hukuman untuk Israel, Presiden PFA Jibril Rajoub menegaskan bahwa FIFA tidak dapat mengabaikan pelanggaran yang dilakukan oleh IFA dan menyatakan komitmennya untuk terus memperjuangkan hak-hak tersebut.

“Yang penting bagi kami adalah bahwa penyelidikan tersebut disetujui dengan suara bulat oleh seluruh Dewan FIFA. Kami akan terus menindaklanjuti hal ini dan kami akan mempertahankan hak-hak kami,” tutur Rajoub.

Proposal sanksi untuk Israel diajukan PFA kepada FIFA, berdasarkan keterlibatan Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) dalam pelanggaran hukum internasional, khususnya terkait diskriminasi terhadap pemain dan keberadaan klub Israel di wilayah Palestina.

“Sekelompok pakar hak asasi manusia yang ditunjuk PBB mengatakan bahwa setidaknya ada delapan klub sepak bola yang telah diidentifikasi bermain di pemukiman kolonial Israel di Tepi Barat yang diduduki.”

“Integrasi dan perilaku seperti itu di IFA sama saja mengakui sebagai situasi yang sah timbul dari kehadiran Israel yang melanggar hukum di wilayah Palestina yang diduduki,” jelas PFA.

Sementara itu, IFA menolak usulan sanksi tersebut, dengan alasan bahwa mereka merasa tidak melanggar aturan apa pun yang ditetapkan oleh FIFA.

Pihak IFA menyatakan bahwa usulan yang diajukan oleh PFA tidak ada kaitannya sama sekali dengan IFA dan kegiatannya.(nza)

Tags: FIFAIFAPFA

Related Posts

Swiss Open 2026

Swiss Open 2026: Ganda Putra dan Ganda Putri Indonesia Kandas

Editor
13 Maret 2026

SATUJABAR, BERN – Semua wakil Indonesia di nomor ganda putri kandas pada babak 16 besar yang berlangsung Kamis (12/3/2026). Pasangan...

Pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah.(Foto: Humas PBSI)

Swiss Open 2026: Tiga Ganda Campuran Indonesia Masuki Delapan Besar

Editor
13 Maret 2026

SATUJABAR, BERN – Tiga wakil Indonesia di nomor ganda campuran berhasil lolos ke babak delapan besar atau perempat final usai...

Alwi Farhan.(Foto: Dok. Humas PBSI)

Swiss Open 2026: Tunggal Putra Alwi dan Ginting Masuki Babak Delapan Besar

Editor
13 Maret 2026

SATUJABAR, BERN – Andalan tunggal putra Indonesia Alwi Farhan mampu mengalahkan pemain Singapura Jason Teh Jia Heng dua set langsung...

Putri Kusuma Wardani.(Foto: Dok. PBSI)

Swiss Open 2026: Putri KW Melaju Ke Perempatfinal

Editor
12 Maret 2026

SATUJABAR, BERN – Andalan tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani melaju ke babak delapan besar atau perempatfinal setelah mampu mengalahkan...

Swiss Open 2026

Swiss Open 2026: Daftar Wakil Indonesia di Babak 16 Besar

Editor
12 Maret 2026

SATUJABAR, BERN – Swiss Open 2026 akan memasuki babak 16 besar pada Kamis (12/3/2026) waktu setempat. Sejumlah wakil Indonesia masih...

Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman.(Foto: KONI Pusat)

Ketum KONI Pusat: Tidak Ada Tempat Bagi Pelaku Pelecehan Seksual dalam Dunia Olahraga

Editor
12 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Dunia olahraga prestasi kembali menghadapi tantangan berat, bukan dari luar namun dari dalam. Setelah kasus pelecehan seksual...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.