Ilustrasi korban miras oplosan.(Foto:Istimewa).
SATUJABAR, SUBANG–Pesta minuman keras (miras) oplosan menelan korban jiwa, terjadi di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Sembilan orang dilaporkan tewas setelah menenggak miras oplosan dicampur minuman suplemen penambah stamina.
Korban pesta minumas keras (miras) oplosan dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciereng dan Rumah Sakit PTPN Kabulaten Subang. Jumlah korban tewas akibat minuman haram tersebut, dilaporkan sebanyak sembilan orang.
Para korban menenggak miras oplosan, pada Senin (09/02/2026), setelahnya mengalami muntah-muntah hingga tidak sadarkan diri. Mereka menggelar pesta miras oplosan dicampur minuman suplemen stamina.
Miras oplosan dibeli dalam kemasan botol berisi satu liter. Satu botol miras oplosan dibeli seharga Rp.25 ribu.
“Benar, kami sudah menerima laporannya terkait kejadian tersebut (pesta miras oplosan). Saat ini, kami masih melakukan pendataan jumlah korban,” ujar Kasatreskrim Polres Subang, AKP Bagus Panuntun, saat dikonfirmasi, Kamis (12/02/2026).
Banyaknya korban jiwa akibat menenggak miras oplosan, mendapat perhatian serius Bupati Subang, Reynaldy Putra, dengan mendatangi RSUD Ciereng Subang. Reynaldy mengakh prihatin dan menyesalkan masih ada warganya yang mengonsumsi miras oplosan hingga harus kehilangan nyawa.
“Saat ini, korban masih ada yang menjalani perawatan intensif di RSUD Ciereng. Satu orang dirawat ICU,” ujar Reynaldy.
Reynaldi mengatakan, jumlah korban miras oplosan yang dibawa ke RSUD Ciereng Subang, ada sembilan orang. Dari total sembilan korban, tujuh orang tewas, satu sudah pulang, dan satu masih dirawat.
“Korban tidak hanya dibawa ke RSUD Ciereng, juga rumah sakit lain. Kami masih melakukan pendataan, untuk memastikan jumlah korban yang informasinya tersebar di beberapa rumah sakit,” kata Rey.
Berikut data korban tewas di RSUD Ciereng dan Rumah Sakit PTPN Kabupaten Subang:
1. AR (42), pria, warga Kelurahan Karanganyar, Kabupaten Subang.
2. TS (37), pria, warga Kelurahan Karanganyar, Kabupaten Subang
3. AZ (43), pria, warga Kelurahan Cigadung, Kabupaten Subang.
4. YW (49), pria, warga Kelurahan Karanganyar, Kabupaten Subang.
5. AD (30), wanita, warga Kelurahan Karanganyar, Kabupaten Subang.
6. IB (40), pria, warga Kelurahan Soklat, Kabupaten Subang.
7. DS (46), pria, warga Kelurahan Karanganyar, Kabupaten Subang.
8. FA (21), pria
9. AH (54), pria.
Satu Korban masih menjalani perawatan di RSUD Ciereng, berinisial DC (37), pria, warga Kelurahan Karanganyar, Kabupaten Subang.
SATUJABAR, TAIPEI - Produk pangan Indonesia membukukan potensi transaksi sebesar USD 5 juta atau setara…
SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 2/7/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang…
SATUJABAR, BANDUNG - Piala Dunia 2026 selesai menjalani fase grup yang berakhir pada Minggu (28/6/2026)…
Bandara Dhoho Kediri disiapkan jadi embarkasi baru untuk musim haji 2027 melalui pembahasan bersama Kemenhaj…
Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara dijadwalkan pada 17 September 2026 membutuhkan dukungan insfrastruktur yang memadai. SATUJABAR,…
SATUJABAR, BANDUNG - Masyarakat Kota Bandung kini semakin mudah mendapatkan layanan kesehatan mental. Warga tidak…
This website uses cookies.