Berita

Perundungan Gadis Remaja di Tasikmalaya, 4 Orang Diamankan

SATUJABAR, TASIKMALAYA–Rekaman video aksi bullying, atau perundungan terhadap gadis remaja oleh sekelompok wanita, di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, tersebar luas di masyarakat. Polisi turun tangan dan berhasil mengamankan empat wanita remaja yang diduga sebagai pelaku dalam tindakan perundungan tersebut.

Rekaman video aksi bullying, atau perundungan terhadap gadis remaja oleh sekelompok wanita di Kota Tasikmalaya, beredar luas dan menuai kecaman dari warganet. Rekaman video memperlihatkan, gadis remaja mendapat tindakan perundungan dari empat wanita di sebuah saung, atau gazebo, berada di atas kolam.

Para pelaku menampar, menjambak, hingga mengguyur korban dengan air. Tindakan perundungan juga disertai kekerasan verbal para pelaku terhadap korban.

Korban diketahui berinisial LK, gadis di bawah umur, berusia 16 tahun, warga Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya. Lokasi perundungan dan waktu kejadian, berada di wilayah Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalata, pada Jum’at (05/12/2025) siang.

Tim Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota yang langsung turun tangan, berhasil mengamankan keempat wanita remaja terduga pelaku, pada Sabtu (06/12/2025) malam. Keempat terduga pelaku diamankan di daerah Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, saat sedang berkumpul setelah mengetahui rekaman video tindakan perundungannya beredar luas di masyarakat.

“Tim Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota berkoordinasi dengan Polsek Cigalontang, berhasil mengamankan keempat terduga pelaku perundungan, pada Sabtu malam. Keempat wanita terduga pelaku diamankan di daerah Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya saat sedang berkumpul,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Humas Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Jajang Kurniawan, dalam keterangannya, Minggu (07/12/2025).

Keempat wanita terduga pelaku berasal dari wilayah berbeda, yakni Cihideung, Mangkubumi, Salopa dan Manonjaya. Keempat terduga pelaku, berinisial AI, 19 tahun, ND, 18 tahun, MK, 14 tahun, dan IS, 16 tahun, saat ini masih menjalani pemeriksaan penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim.

Jajang mengatakan, kejadian berawal saat korban bermain ke rumah teman pria-nya. Saat dalam perjalanan pulang, korban tiba-tiba dibawa salah seorang pelaku.

Korban awalnya diajak untuk membeli makanan, tapi malah dibawa ke daerah Manonjaya. Korban kemudian diajak ngobrol di sebuah saung, atau gazebo, hingga mendapat perundungan dari para pelaku.

Berbekal keterangan korban yang melaporkan kejadiannya, Tim Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota bergerak dan berhasil mengamankan keempat wanita terduga pelaku. Dari hasil pemeriksaan sementara, tindakan perundungan diduga dipicu masalah asmara, salah seorang pelaku merasa cemburu terhadap korban.

“Pemeriksaan sementara, motifnya diduga dipicu masalah asmara, salah seorang pelaku merasa cemburu. Keempat terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan, sehingga penyidik belum memutuskan terkait status hukumnya,” kata Jajang.

Editor

Recent Posts

Polda Jabar Masih Kejar Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Wanita Muda di Bandung

SATUJABAR, BANDUNG--Pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap wanita muda di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, masih buron.…

44 menit ago

Prabu Combat Series 2026 Dongkrak Atlet Tinju Sumedang

SATUJABAR, SUMEDANG - Prabu Combat Series 2026 tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan para petarung,…

2 jam ago

Wakil Bupati Jabat Ketua Perbasi Sumedang

SATUJABAR, SUMEDANG – Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Sumedang memilih Wakil Bupati Sumedang M…

3 jam ago

Harga Emas Senin 22/6/2026 Antam Rp 2.668.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Senin 22/6/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang…

3 jam ago

Piala Dunia 2026 Grup G: Mesir Bangkit, Tekuk Selandia Baru 3-1

SATUJABAR, BANDUNG - Piala Dunia 2026, Minggu 21 Juni 2026 waktu setempat atau Senin 22…

4 jam ago

Bupati Garut Buka Event ‘Juara Ngojay Kadua 2026’

SATUJABAR, GARUT - Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menghadiri sekaligus membuka secara resmi ajang kejuaraan…

11 jam ago

This website uses cookies.