Headline

Pengoplosan Gas Subsidi Terbongkar, Negara Rugi Rp 3,5 Miliar

Modus yang dilakukan oleh para pelaku di dua lokasi itu, yakni memindahkan isi gas dari tabung 3 kg ke tabung 5,5 kg dan 12 kg, dengan menggunakan selang.

SATUJABAR, CIREBON — Praktik pengoplosan gas subsidi 3 kg ke gas non subsidi 5,5 kg dan 12 kg terjadi di Kota Cirebon. Praktik ini berhasil dibongkar jajaran Polres Cirebon Kota (Ciko). Kasus pengoplosan yang telah berlangsung selama sepuluh bulan itu mengakibatkan kerugian pada negara hingga Rp 2,5 miliar.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar mengarakan, pengoplosan gas dari tabung subsidi ke tabung gas non subsidi itu terjadi di dua lokasi pangkalan di Kota Cirebon. Yakni, di Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk dan Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi.

“Dari dua lokasi tersebut, kami mengamankan enam orang pelaku. Jadi dari masing-masing lokasi ada tiga orang yang diamankan,” ujar Eko, di Mapolres Cirebon Kota.

Di lokasi yang terletak di Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, polisi mengamankan tiga pelaku berinisial S (38), seorang buruh harian lepas yang bertugas sebagai pengisi ulang gas, YM (50) selaku pemilik tabung dan fasilitas, serta IR (51) seorang kurir gas.

Sedangkan dari lokasi di Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, polisi mengamankan tiga pelaku. Yakni, G (41) selaku pemilik tabung dan fasilitas, serta AS (31) dan A (33) yang menjadi pekerja di lokasi pangkalan tersebut.

Modus yang dilakukan oleh para pelaku di dua lokasi itu, yakni memindahkan isi gas dari tabung 3 kg ke tabung 5,5 kg dan 12 kg, dengan menggunakan selang. Selanjutnya, mereka menyegel tabung gas itu seolah-olah asli dan mengedarkannya ke masyarakat dengan harga gas non subsidi.

Eko menyebutkan, dalam kasus tersebut, pihaknya mengamankan barang bukti di antaranya berupa 136 tabung berukuran 12 kilogram, 528 tabung berukuran 3 kilogram, 340 tabung berukuran 5,5 kilogram. Selain itu, 1.645 tutup segel dengan berbagai macam warna, handphone dan selang regulator untuk memindahkan gas yang sudah dimodifikasi.

“Dari kegiatan oplosan gas subsidi ke non subsdi itu mengakibatkan kerugian negara Rp 2,5 miliar. Pelaku sudah beroperasi selama sepuluh bulan,” ujar Eko.

Eko menjelaskan, dalam sehari, para pelaku bisa mengoplos 50 – 100 tabung per hari. Adapun keuntungan yang mereka peroleh bisa mencapai Rp 80 ribu per tabung.

Para pelaku dijerat Pasal 55 UU RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah dalam PAsal 40 UU RI Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Perppu Cipta Kerja menjadi Undang-undang. Adapun ancaman hukumannya penjara paling lama enam tahun dan/atau denda hingga Rp 60 miliar.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk waspada karena tabung oplosan memiliki kerawanan bocor sehingga dapat menimbulkan kebakaran,” tukas Eko.

Sementara itu, Sales Branch Manager Pertamina, M Fadlan Ariska, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada Polres Cirebon Kota yang telah berhasil membongkar kasus pengoplosan gas subsidi ke gas non subsidi.

“Dampak dari pengoplosan ini, sangat merugikan masyarakat kecil dan berpotensi menyebabkan kelangkaan. Jika praktik seperti ini terus terjadi, masyarakat yang berhak bisa kehilangan akses terhadap haknya untuk mendapatkan gas 3 kg bersubsidi,” katanya. (yul)

Editor

Recent Posts

Soal Kepulan Asap di Area Tambang PT Antam, Bupati Bogor Cek TKP

SATUJABAR, NANGGUNG BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten…

4 menit ago

Pemkab Sumedang Bangun Bendung Cariang Ujungjaya

SATUJABAR, SUMEDANG - Harapan panjang para petani di Kecamatan Ujungjaya akhirnya mulai terwujud. Pemerintah kini…

12 menit ago

Piala Afrika 2026: Maroko x Senegal di Final

SATUJABAR, BANDUNG – Maroko membuka peluang untuk menjadi juara Piala Afrika 2026 di kandang mereka…

22 menit ago

Cerita Penanganan Medis Abah Ade di RSUD Kota Bandung, Korban Penganiaayaan Bang Jago di Bandung Timur

SATUJABAR, BANDUNG – Viral di media sosial seorang kakek bernama Ade Dedi -kerap disapa Abah…

41 menit ago

PBSI Resmikan Fasilitas Baru di Pelatnas Cipayung

SATUJABAR, JAKARTA - Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) meresmikan fasilitas baru di kompleks Pelatnas Cipayung…

1 jam ago

India Open 2026: Jonatan Christie Melaju ke 16 Besar

SATUJABAR, NEW DELHI – Wakil tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie mampu mengatasi perlawanan pemain asal…

1 jam ago

This website uses cookies.