Berita

Pemudi Persis Jabar Siap Bersinergi Atasi Masalah Sampah

SATUJABAR, BANDUNG – Pemudi Persatuan Islam (Persis) Jawa Barat berkomitmen memperkuat dakwah yang berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk dalam isu krusial pengelolaan sampah di Kota Bandung. Komitmen tersebut mengemuka dalam Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) II Pemudi Persis Jabar yang dihadiri Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan di Auditorium Balai Kota Bandung, Minggu 8 Februari 2026.

Ketua Pemudi Persis Jawa Barat, Nia Kurnianingsih mengatakan, Muskerwil bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang pertanggungjawaban moral dan ideologis atas amanah perjuangan kader. Dakwah Pemudi Persis harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat dan masyarakat luas.

“Dakwah tidak cukup dijalankan dengan semangat semata. Ia menuntut kualitas kader, keteguhan nilai, dan keteladanan sikap. Kader Pemudi Persis harus hadir sebagai teladan di keluarga, organisasi, dan masyarakat,” kata Nia seperti dikabarkan Humas Pemkot Bandung.

Dengan mengusung tema Optimalisasi Dakwah dan Kualitas Kader Menuju Pemudi Persis yang Mandiri dan Berdampak, Nia menekankan pentingnya penguatan kualitas kader sebagai fondasi kemandirian organisasi. Ia menyebut kader yang matang secara pemikiran, kokoh secara nilai, dan peka terhadap realitas sosial akan mampu melahirkan dakwah yang relevan dan berkelanjutan.

Selain penguatan internal, Pemudi Persis Jabar juga membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah, jamiyyah Persis, badan otonom, serta organisasi kepemudaan lainnya. Menurutnya, sinergi menjadi kunci agar dakwah dan pemberdayaan perempuan dapat menjangkau dampak yang lebih luas.

Salah satu fokus kolaborasi yang disorot adalah isu lingkungan, khususnya pengelolaan dan pemilahan sampah. Nia menilai persoalan sampah bukan semata persoalan teknis, tetapi menyangkut kesadaran, kebiasaan, dan keteladanan sosial.

“Pemudi Persis siap bersinergi mendorong pengolahan sampah mandiri berbasis keluarga, komunitas, dan kader perempuan. Perempuan punya peran strategis membangun budaya sadar lingkungan,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengapresiasi peran strategis Persis sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia yang kantor pusatnya berada di Kota Bandung. Ia menyebut Persis sebagai aset penting dalam pembinaan umat dan penguatan keluarga.

Farhan mengungkapkan, persoalan sampah di Kota Bandung belum memiliki solusi tunggal yang benar-benar tuntas. Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di Gedebage hingga Legoknangka masih menghadapi berbagai kendala teknis, regulasi hingga skema pembelian listrik oleh PLN.

“Masalah sampah ini tidak bisa hanya mengandalkan teknologi. Kuncinya adalah pemilahan sejak dari rumah. Sampah itu tanggung jawab kita bersama bukan hanya pemerintah,” tegas Farhan.

Ia menjelaskan, Pemkot Bandung kini mendorong pemilahan sampah di tingkat RW melalui penugasan petugas pemilah (Gaslah) di setiap RW. Sampah organik dan sisa makanan diolah di tingkat lingkungan menjadi kompos, maggot atau pupuk cair, tanpa dibawa keluar wilayah.

Farhan juga menyoroti rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat terhadap program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan). Dari lebih dari 1.500 RW di Kota Bandung, baru sekitar 400 RW yang menjalankan program tersebut secara aktif.

“Tanpa partisipasi masyarakat, kita tidak akan pernah bisa menyelesaikan persoalan sampah. Perubahan paradigma harus dimulai dari rumah,” tuturnya.

Editor

Recent Posts

RSHS Kerahkan 40 Dokter Tangani Korban Penyekapan dan Penganiayaan Taufik Hidayat

SATUJABAR, BANDUNG--Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, mengerahkan 40 dokter dalam tim medis untuk memangani…

27 menit ago

Kejati Jabar Tunjuk 9 Jaksa Tanganin Kasus Penganiayaan Taufik Hidayat

SATUJABAR, BANDUNG--Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat telah menunjuk sembilan jaksa untuk menangani perkembangan penyidikan kasus…

2 jam ago

Harga Emas Minggu 28/6/2026 Antam Rp 2.660.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 28/6/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang…

3 jam ago

Jalan Tol Prosiwangi Pacu Ekonomi, Serap Tenaga Kerja Lokal

SATUJABAR, JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai market leader industri jalan tol di…

3 jam ago

Etanol Topang E20, Pemerintah Butuh 4 Juta Kiloliter

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memetakan kebutuhan Bahan Bakar Minyak…

3 jam ago

Hari Jadi Bogor ke-544, Ribuan Masyarakat Tumpah Ruah di Jalan Jenderal Sudirman

SATUJABAR, BOGOR - Ribuan masyarakat tumpah ruah di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, untuk…

4 jam ago

This website uses cookies.