Berita

Pemerintah Salurkan Bantuan Kepada Korban Gempa Sumedang

SATUJABAR, BANDUNG – Kesigapan Pemkab Sumedang dalam penanganan pascagempa bumi diapresiasi oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

Menko mengunjungi Sumedang untuk menyerahkan bantuan dan memantau kondisi Sumedang, Jumat (5/1/2024).

Dalam kunjungannya, ia didampingi Kepala BNPB  Letjen TNI Suhariyanto S.Sos dan Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman.

Muhadjir mengatakan Pemkab Sumedang sudah luar biasa dalam penanganan gempa, pasalnya bantuan untuk perbaikan rumah warga di Hari ke-5 mulai diberikan.

Menurutnya, bantuan disalurkan kepada 300 KK sebesar Rp 15 juta untuk bangunan rusak ringan, Rp. 30 juta untuk rusak sedang, dan Rp. 60 juta rusak berat.

“Ini merupakan pengalaman baik, di mana seluruh unsur berkolaborasi sehingga Sumedang bisa bergerak secara cepat dan cerdas dalam melakukan penanggulangan bencana,” ujarnya.

Muhadjir juga mengapresiasi platform Sistem Tanggap Bencana dan Musibah (Sitabah) yang dimiliki Kabupaten Sumedang.

“Sumedang bisa sigap dengan adanya teknologi. Dengan cepatnya penanganan ini, diharapkan bisa mengurangi penderitaan masyarakat,” tuturnya dikutip sumedangkab.go.id.

Ia menegaskan penanganan bencana gempa di Kabupaten Sumedang lebih cepat dibandingkan dengan pemerintah daerah lainnya.

“Ini semua berkat kecepatan teknologi yang dikembangkan Sumedang sehingga data warga terdampak bisa realtime dan tepat sasaran,” katanya.

BANTUAN PASCA GEMPA

Sementara itu, Pj Bupati Herman Suryatman menerangkan, bagi yang tidak masuk kriteria rusak ringan, sedang, dan berat, ada bantuan stimulus dari Pemda Sumedang.

“Yang masuk kriteria akan kami kirimkan ke pusat dan hari ini tahap pertamanya akan mulai dieksekusi. Kemudian yang tidak masuk kriteria, nanti kita akan santuni stimulus dari Pemda Sumedang,” imbuhnya.

Herman meminta warga untuk tidak khawatir karena semua akan disantuni, hanya saja nominalnya akan berbeda.

“Jadi masyarakat tidak usah resah. Berikan kesempatan Dinas Perkim melakukan verifikasi dan validasi. Setelah didapatkan, akan dipayungi Keputusan Bupati. Ini harus akuntabel karena menyangkut keuangan negara,” katanya.

Editor

Recent Posts

Biodiesel B50 Diluncurkan, Presiden: Negara Hemat Rp 170 Triliun

SATUJABAR, KARAWANG - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peluncuran Biodiesel B50 tidak hanya menjadi tonggak…

20 menit ago

Presiden Prabowo Luncurkan Biodiesel B50, Pertama di Dunia

SATUJABAR, KARAWANG - Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Biodiesel B50 bertajuk "Langkah Nyata untuk…

27 menit ago

Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Lintasi Selat Hormuz

SATUJABAR, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina International Shipping memastikan kapal tanker Very Large…

4 jam ago

Mortir Meledak 3 Warga Tewas di Bandung Barat, TNI Tunggu Hasil Puslabfor

SATUJABAR, BANDUNG - Tiga warga Kampung Ciparang, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa…

4 jam ago

Gadis 19 Tahun di Tasikmalaya Disekap dan Diperkosa Pria Kenalan di Medsos

SATUJABAR, TASIKMALAYA - Kasus penyekapan disertai pemerkosaan terhadap gadis berusia 19 tahun di Kabupaten Tasikmalaya,…

5 jam ago

Vaksin Dengue mRNA Dikembangkan Indonesia-Tiongkok

SATUJABAR, JAKARTA - Teknologi mRNA yang sebelumnya dikenal melawan virus COVID-19 kini dikembangkan untuk pertama…

6 jam ago

This website uses cookies.