Ilustrasi kasus pencabulan.(Foto:Istimewa).
SATUJABAR, GARUT–Seorang oknum pimpinan pondok pesantren (Ponpes) diamankan polisi, setelah diduga mencabuli santrinya. Dugaan perbuatan bejat oknum pimpinan ponpes tersebut, viral di media sosial, saat dibawa ke mobil patroli polisi.
Rekaman video oknum pimpinan pondok pesantren (ponpes) didiga telah berbuat cabul terhadap santrinya, saat dibawa ke mobil patroli polisi, beredar di media sosial. Lokasi ponpes disebutkan di wilayah Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut.
Oknum pimpinan ponpes tersebut, berinisial AN, berusia 45 tahun. Polisi mendatangi rumah dan membawa oknum pimpinan ponpes, setelah dugaan perbuatan cabulnya ramai di media sosial dan dilaporkan warga.
Dugaan perbuatan cabul oknum pimpinan ponpes dibenarkan kuasa hukum korban, Aditya Kosasih. Kasusnya terungkap setelah korban bercerita kepada orangtua rekannya sesama santriwati di ponpes tersebut.
Informasi tersebut, disampaikan kepada orangtua korban, hingga melaporkannya ke polisi. Orangtua korban didampingi kuasa membuat laporan resmi (LP) ke Polres Garut.
“Kami sudah membuat laporan polisi (LP). Kasusnya berawal dari orangtua teman korban, menyampaikan adanya dugaan perlakuan tidak pantas dilakukan pimpinan ponpes dari cerita korban,” ujar Aditya, kepada wartawan, Minggu (17/06/2026).
Kasatreskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin, membenarkan telah menerima laporan dugaan pencabulan dari keluarga korban. Laporan resminya masuk ke Polres Garut, Sabtu (16/06/2026) kemarin
“Benar, sudah dilaporkan pihak keluarga (korban). Laporannya masuk, pada Sabtu (16/05/2026) siang, sekitar pukul 13.00 WIB,” ujar Joko, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (17/05/2026).
Informasi dugaan pencabulan oknum pimpinan ponpes, cepat menyebar di masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan ponpes. Unit Reskrim Polsek Samarang cepat bergerak dengan mendatangi rumah oknum pimpinan ponpes dan mengamankannya, untuk meredam keresahan masyarakat dan mencegah tindakan main hakim sendiri.
Kasus dugaan cabul oknum pimpinan ponpes tersebut, sudah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Garut. Oknum pimpinan pesantren masih menjalani pemeriksaan, termasuk meminta keterangan saksi-saksi.
BANDUNG - Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung terus menunjukkan perkembangan positif. Pada…
BANDUNG - Alun-alun Bandung Kota Bandung kembali dibuka untuk masyarakat setelah menjalani sejumlah evaluasi dan…
SATUJABAR, BANDUNG--Sebelas orang gerombolan bermotor melakukan aksi ugal-ugalan di jalanan Kota Bandung, Jawa Barat. Mereka…
SATUJABAR, BANDUNG--Aksi pemalakan terhadap pengendara sepeda motor di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, viral di media…
SATUJABAR, JAKARTA - Suasana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa…
SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memimpin ziarah nasional dan renungan suci dalam rangkaian peringatan…
This website uses cookies.