Pengurus PBSI menyampaikan permohonan maaf atas hasil minor tim bulutangkis di Thomas Cup 2026. Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh demi atlet bisa bangkit dari kegagalan pada ajang tersebut. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
SATUJABAR, JAKARTA – PBSI minta maaf atas hasil minor tim bulutangkis di Thomas Cup 2026 yang berlangsung akhir April-awal Mei 2026. Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyatakan akan mengevaluasi menyeluruh agar bisa bangkit dari kegagalan pada ajang tersebut.
“Atas nama PBSI kami memohon maaf terhadap pencapaian di Thomas Cup dan Uber Cup. Memang olahraga seperti itu, kalau menang disanjung dan kalau kalah pasti ada banyak orang kecewa,” ujar Waketum PBSI Taufik Hidayat di Pelatnas Cipayung, Jakarta, Jumat (8 Mei 2026) dilansir Kemenpora.
Taufik menyadari ekspektasi masyarakat terhadap bulutangkis begitu tinggi. Menurutnya, para atlet sudah menunjukkan kualitas dan berjuang maksimal saat turnamen. Diakui, kadang ada hasil yang tidak sesuai dengan harapan.
“Kita tahu ekspektasi terhadap bulutangkis begitu besar dan kita punya sejarah yang bagus 10-20-30 tahun lalu di Thomas Cup dan Uber Cup. Tapi kami juga harus jujur bahwa pencapaian tidak sesuai ekspektasi, kadang di lapangan hasilnya tidak sesuai,” katanya.
Setelah gagal di Thomas Cup, PBSI akan melakukan evaluasi. Tak hanya atlet, tapi juga sistem kepelatihan. Mental juara yang solid, kata Taufik menjadi modal penting bagi atlet guna menghadapi pertandingan besar lainnya.
“Kami ingin proses evaluasi yang lebih terarah agar atlet bisa menghadapi tekanan pada level dunia. Atlet harus berkembang lebih cepat dan konsisten dengan mental juara untuk laga penting. PBSI akan melakukan langkah perbaikan yang konkret,” jelasnya.
Lebih lanjut, Taufik berharap hasil di Thomas Cup tahun ini bisa menambah pengalaman bertanding bagi atlet. “Saya apresiasi kinerja atlet yang penuh dedikasi, ini harus jadi pengalaman berharga untuk berkembang lebih kuat,” tambahnya.
Seperti diketahui, tim bulutangkis putra mencatatkan hasil kurang memuaskan setelah tersingkir dari fase grup. Tim Merah Putih kalah 1-4 dari Prancis dalam laga penentuan Grup D di Forum Horsens, Denmark.
Disisi lain, tim putri Indonesia mencatatkan hasil positif di Uber Cup 2026 setelah mendapatkan perunggu. Mereka kalah 1-3 dari Korea Selatan di laga semifinal. Hasil ini sesuai dengan target yang dipasang PBSI.
SATUJABAR, JOHOR BAHRU MALAYSIA – Nelayan Indonesia hanyut ke Malaysia saat melaut namun kehabisan bahan…
SATUJABAR, SUKABUMI--Seorang penjual mie ayam di Kabupaten Sukabuki, Jawa Barat, digugat rentenir ke pengadilan. Penjual…
SATUJABAR, JAKARTA – Waralaba menjadi sarana strategis dalam upaya mendorong UMKM untuk naik kelas. Wakil…
SATUJABAR, MEDAN – Piala AFF U-19 hasil drawing menempatkan Timnas Indonesia masuk Grup A ASEAN…
SATUJABAR, JAKARTA – Suku bunga kredit perbankan menunjukkan tren yang masih menurun, ungkap Otoritas Jasa…
JAKARTA – bank bjb terus memperluas sinergi guna menghadirkan kemudahan akses keuangan bagi masyarakat. Paling…
This website uses cookies.