Berita

Pascaledakan Pabrik Kimia di Cilegon, Kemenperin Bergerak

Pascaledakan pabrik kimia di Cilegon berasal dari ledakan pipa steam reactor pada fasilitas produksi PT Merak Chemical Indonesia (PT MCCI).

SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita bergerak cepat merespons insiden ledakan pipa steam reactor pada fasilitas produksi PT Merak Chemical Indonesia (PT MCCI), perusahaan yang menghasilkan purified terephthalic acid (PTA) di Cilegon, Banten.

Menperin langsung menginstruksikan Direktorat Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) serta Direktorat Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) untuk menerjunkan tim pengawasan dan pengendalian (Wasdal) ke lokasi guna memastikan penanganan pasca insiden berjalan cepat, tepat, dan sesuai prosedur keselamatan industri, sebagaimana amanat Permenperin 19/2019 dan Permenperin 25/2021.

“Bapak Menteri Perindustrian memberikan perhatian terhadap insiden tersebut dan langsung menginstruksikan jajaran teknis untuk turun ke lapangan melakukan pengawasan, koordinasi, serta memastikan kondisi operasional industri dan keselamatan pekerja serta masyarakat disekitar lokasi agar dapat segera ditangani secara optimal,” kata Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief di Jakarta, Selasa (26/5/2026) melalu.i keterangan resmi

Tim Wasdal Kemenperin diterjunkan untuk berkoordinasi dengan manajemen perusahaan, aparat terkait, serta pemerintah daerah dalam melakukan identifikasi awal terhadap penyebab insiden ledakan pabrik kimia itu sekaligus memastikan langkah mitigasi berjalan sesuai standar keselamatan dan keamanan industri kimia.

Kementerian Perindustrian menegaskan, aspek keselamatan kerja dan keamanan operasional industri merupakan prioritas utama dalam pengembangan sektor manufaktur nasional, khususnya pada industri kimia yang memiliki risiko operasional tinggi.

Selain melakukan pengawasan terhadap penanganan insiden, Kemenperin juga meminta perusahaan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan proses produksi, kelayakan peralatan industri, serta penerapan standar Keselamatan dan Keamanan secara lebih ketat.

“Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pelaku industri agar terus meningkatkan disiplin operasional, penerapan keamanan dan keselamatan operasional produksi serta preventive maintenance terhadap fasilitas produksi guna meminimalkan potensi gangguan maupun kecelakaan industri,” lanjut Febri.

Kemenperin memastikan akan terus memantau perkembangan penanganan insiden hingga kondisi operasional dinyatakan aman dan stabil. Di sisi lain, koordinasi lintas kementerian/lembaga bersama aparat penegak hukum dan pemerintah daerah juga terus dilakukan untuk mendukung proses investigasi dan pemulihan operasional industri secara bertahap.

Editor

Recent Posts

Masjid Jaza Jalan Trunojoyo Bandung, Semula Tempat Hiburan

Masjid Jaza di Jalan Trunojaya Bandung menjadi magnet baru yang menghadirkan ruang positif untuk anak…

2 menit ago

Kebun Binatang Bandung, Farhan: Akhir Pekan Ini Lelang Selesai

SATUJABAR – Kebun Binatang Bandung masih dalam tahap finalisasi lelang mitra pengelola, ungkap Pemerintah Kota…

10 menit ago

Libur Panjang Idul Adha, KAI Commuter Jojga Tambah Trip

SATUJABAR, YOGYAKARTA - Libur panjang Idul Adha dan diikuti Libur Nasional Hari Lahir Pancasila, diprediksi…

3 jam ago

Ekosistem Industri Kosmetik Nasional Diperkuat

SATUJABAR, JAKARTA - Penguatan industri kosmetik nasional perlu mempertimbangkan penguatan ekosistem untuk menembus pasar internasional.…

3 jam ago

Content Creator Bagian Penting The New Engine of Growth

Content Creator merupakan bagian penting dari The New Engine of Growth, kata Menteri Ekonomi Kreatif…

6 jam ago

Singapore Open 2026: Ganda Putri Indonesia Kandas di 32 Besar

SATUJABAR, JAKARTA – Singapore Open 2026 memasuki turnamen hari perdana pada Selasa 26 Mei 2026…

6 jam ago

This website uses cookies.