KAI Commuter.(FOTO: kci.id)
SATUJABAR, YOGYAKARTA – Libur panjang Idul Adha dan diikuti Libur Nasional Hari Lahir Pancasila, diprediksi akan terjadi lonjakan pengguna Commuter Line di wilayah Yogyakarta. Peningkatan diprediksi sebanyak 32 ribu pengguna setiap harinya atau meningkat sebanyak 34 persen jika dibanding rata-rata volume pengguna pada akhir pekan biasa.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, Selasa (26/5), menyampaikan bahwa lonjakan pengguna pada saat libur panjang Idul Adha jadi atensi pihaknya. KAI Commuter Area 6 Yogyakarta mengantisipasinya dengan mengoperasikan perjalanan tambahan Commuter Line Yogyakarta.
“Selama periode libur panjang mulai 27 Mei – 1 Juni 2026 atau selama 6 hari terdapat tambahan 4 perjalanan Commuter Line Yogyakarta menjadi 31 perjalanan setiap harinya dan mengoperasikan sebanyak 10 perjalanan Commuter Line Prameks,” Karina melalui keterangan resminya.
Lebih lanjut, Karina menyampaikan, pada periode tersebut setiap harinya KAI Commuter mengoperasikan 15 perjalanan dari Stasiun Palur menuju Stasiun Yogyakarta mulai pukul 05.00 WIB hingga 20.42 WIB. Selain itu, sebanyak 16 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta menuju Stasiun Palur mulai pukul 05.05 WIB hingga 22.35 WIB.
Sementara untuk Commuter Line Prameks, perjalanan tersedia mulai pukul 06.40 WIB – 18.05 WIB untuk keberangkatan Yogyakarta tujuan Kutoarjo, dan pukul 05.10 WIB – 18.45 WIB untuk keberangkatan Kutoarjo tujuan Yogyakarta.
Sesuai data yang tercatat di Stasiun Yogyakarta yang berlokasi di kawasan pusat pariwisata Malioboro selalu mencatat volume tertinggi pada saat hari libur, yakni mencapai 9–10 ribu pengguna setiap harinya. Sementara itu, Stasiun Lempuyangan yang berlokasi tidak jauh dari pusat pariwisata tersebut mencatatkan sekitar 4–5 ribu pengguna per harinya.
Dari data tersebut, untuk menghindari kepadatan di Stasiun Yogyakarta yang kerap terjadi pada saat libur panjang, KAI Commuter mengimbau kepada pengguna untuk memilih Stasiun Lempuyangan sebagai stasiun alternatif untuk naik dan turun pengguna. Pengguna bisa menjadikan stasiun ini sebagai stasiun alternatif keberangkatan menuju Klaten, Solo, maupun Palur.
Selama menggunakan Commuter Line, pengguna diimbau untuk selalu menjaga kenyamanan dan kebersihan bersama dengan tidak duduk di lantai dan membawa barang bawaan yang berbau menyengat, serta mengawasi anak-anak dengan saksama baik di area stasiun maupun di dalam Commuter Line.
“Penambahan perjalanan Commuter Line ini diharapkan menjadi transportasi yang efisien dan terjangkau serta dapat memudahkan masyarakat untuk bermobilisasi atau menuju destinasi wisata di wilayah Yogyakarta, Solo, hingga Karanganyar,” tutup Karina.
SATUJABAR, JAKARTA - Penguatan industri kosmetik nasional perlu mempertimbangkan penguatan ekosistem untuk menembus pasar internasional.…
Content Creator merupakan bagian penting dari The New Engine of Growth, kata Menteri Ekonomi Kreatif…
SATUJABAR, JAKARTA – Singapore Open 2026 memasuki turnamen hari perdana pada Selasa 26 Mei 2026…
SATUJABAR, JAKARTA - Ekspor udang dan produk udang ke Arab Saudi peluangnya kembali terbuka setelah otoritas…
SATUJABAR, JAKARTA - Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti memberikan sambutan pada acara Peluncuran Dasbor…
SATUJABAR, JAKARTA – Indonesia masih menyimpan potensi besar penemuan spesies baru yang belum teridentifikasi. Hal…
This website uses cookies.