• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 1 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Oknum Dokter Kandungan di Garut Jadi Tersangka Pelecehan Seksual

Editor
Kamis, 17 April 2025 - 09:52
Kasateskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin.(Foto: Istimewa).

Kasateskrim Polres Garut, AKP Joko Prihatin.(Foto: Istimewa).

SATUJABAR, GARUT — Oknum dokter kandungan berinisial SF, yang diduga telah melakukan pelecehan terhadap pasien di Kabupaten Garut, Jawa Barat, ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan SF sebagai tersangka pelecehan seksual, setelah Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut, melakukan gelar pekara.

“Yang bersangkutan (oknum dokter kandungan) sudah kami tetapkan sebagai tersangka,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Garut, AKP Joko Prihatin, saat dikonfirmasi, Kamis (17/04/2025).

RelatedPosts

Tumpukan Sampah di Jalur Hijau Pangalengan, Ada Pungutan Liar!

BPS Jabar: Wisman Ke Jabar Februari 2026 Turun 9,50 Persen

Truk Towing Terjun ke Sungai di Banjar, Sopir Hilang Diduga Tenggelam

Sesuai dijanjikan Kapolres Garut, AKBP M. Fajar Gemilang, status hukum terhadap oknum dokter kandungan terduga pelalu pelecehan terhadap pasien, akan ditentukan setelah penyidik melakukan gelar perkara. Gelar perkara dilakukan, pada Rabu (16/04/2025) malam, dengan  menetapkan SF sebagai tersangka.

Joko mengatakan, dalam proses penyelidikan, penyidik Satreskrim Polres Garut, menemukan dua alat bukti cukup untuk menetapkan SF sebagai tersangka. Joko tidak menyebutkan dua alat bukti sebagai dasar menetapkan SF sebagai tersangka pelecehan seksual.

Selain meminta keterangan korban dua orang pasien yang membuat laporan, saksi-saksi, dan melakukan pemeriksaan terhadap oknum dokter,  Polres Garut juga rekomendasi dari Majelis Disiplin Profesi (MDP) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), yang juga turun melakukan investigasi. Dalam penanganan kasus pelecehan oknum dokter terhadap pasien yang menyita perhatian luas dan kecaman  masyarakat, Polres Garut berkoordinasi dengan Kemenkes dan Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM).

Dua orang pasien yang telah melaporkan telah menjadi korban pelecehan tersangka, diluar korban pasien dalam rekaman video kamera pengawas, CCTV, yang beredar dan viral di media sosial. Korban pelecehan oknum dokter dalam rekaman video CCTV, masih dicari untuk dimintai keterangan dan bisa membuat laporan.

Polres Garut juga telah membuka layanan pengaduan kasus dugaan pelecehan oknum dokter kandungan di wilayah hukum Polres Garut. Bagi masyarakat yang merasa telah menjadi korban terduga pelaku, bisa datang ke Mapolres Garut untuk melaporkan.

Dugaan pelecehan seksual dilakukan tersangka, pada 20 Juni 2024, atau 10 bulan lalu. Polres Garut membentuk tim khusus bersama Ditreskrimum Polda Jabar, untuk melakukan penyelidikan dari bukti petunjuk rekaman CCTV, dan berhasil mengamankan tersangka.

Sebelumnya, viral di media sosial (medsos), seorang oknum dokter kandungan di Kabupaten Garut, diduga melakukan pelecehan terhadap pasiennya. Dugaan tindakan pelecehan saat melakukan pemeriksaan kandungan yang terekam kamera pengawas, CCTV, ramai menjadi pembicaraan masyarakat di medsos.

Dugaan tindakan pelecehan oknum dokter kandungan ramai menjadi pembicaraan, setelah disertai bukti rekaman video kamera pengawas, CCTV, yang dibagikan. Rekaman video memperlihatkan sang oknum dokter sedang melakukan pemeriksaan USG (Ultrasonografi) kepada pasiennya, seorang wanita sedang hamil.

Pemeriksaan dilakukan dengan meraba-raba bagian perut hingga ke dada. Ada rekaman menyorot tangan oknum dokter mengarah ke bagian sensitif, payudara, hingga pasien bereaksi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, membenarkan, rekaman CCTV terkait dugaan pelecehan oknum dokter yang viral di medsos, terjadi di wilayah Kabupaten Garut. Leli mengaku, telah mendapatkan kebenaran rekamaan CCTV tersebut, terjadi tahun 2024  lalu.

Leli mengatakan, kejadian dugaan pelecehan dilakukan oknum dokter kandungan, dilaporkan terjadi bukan di rumah sakit, atau pelayanan kesehatan milik pemerintah. Tapi di sebuah klinik swasta di Kabupaten Garut.(chd).

Tags: dokter kandunganpolres garut

Related Posts

Ilustrasi tumpukan sampah.(Foto:Istimewa).

Tumpukan Sampah di Jalur Hijau Pangalengan, Ada Pungutan Liar!

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Jalur hijau menuju kawasan perkebunan teh Pangalengan, Kabupaten Bandung, dijadikan tempat pembuangan sampah hingga menggunung. Di balik tindakan sengaja...

Bandung Good Guide,turis,wisman,wisata,jabar

BPS Jabar: Wisman Ke Jabar Februari 2026 Turun 9,50 Persen

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menyebutkan wisatawan mancanegara (Wisman) yang datang ke Jawa Barat melalui Bandara...

Proses evakuasi truk towing terjun ke Sungai Citanduy, Kota Banjar. Sopir truk hilang diduga tenggelam.(Foto:Istimewa).

Truk Towing Terjun ke Sungai di Banjar, Sopir Hilang Diduga Tenggelam

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, BANJAR--Sebuah truk towing di Kota Banjar, Jawa Barat, mengalami kecelakaan tunggal setelah terjun ke sungai. Kernet truk berhasil diselamatkan,...

Ekspor kopi Subang Jawa Barat.(Foto: Humas Kemendag)

Kinerja Ekspor Jawa Barat Awal 2026 Tumbuh 3,61 Persen, Sektor Kendaraan Melaju Pesat

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat mencatatkan tren positif pada kinerja ekspor provinsi di awal tahun 2026....

cabai merah menyumbang inflasi jabar

BPS Jabar: Inflasi Jabar Maret 2026 Capai 3,60 Persen

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menyebutkan pada Maret 2026 terjadi infl asi year on year (y-on-y)...

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, melakukan supervisi dan pengecekan langsung terhadap kesiapan dapur penyedia katering bagi jemaah haji Indonesia 1447H/2026M di Madinah.(Foto: Dok. Kemenhaji)

Panitia Haji Matangkan Stok Bumbu Masak, Kebutuhan Capai 260 Ton

Editor
1 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) Kementerian Haji dan Umrah memastikan kesiapan produksi...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.