Berita

Nasi Natto Ala Jepang yang Kaya Protein

SATUJABAR, BANDUNG – Nattō adalah makanan tradisional Jepang yang terbuat dari biji kedelai yang difermentasi dengan Bacillus subtilis.

Biasanya dimakan untuk sarapan sebagai sumber protein dan probiotika yang kaya, nattō dan miso.

Dahulu makanan ini merupakan sumber gizi utama pada zaman feodal di Jepang.

Tidak semua orang menyukai makan nattō karena tidak menyukai bau dan aromanya yang kuat, atau teksturnya yang licin.

Di Jepang, nattō paling disukai oleh orang di wilayah timur, termasuk wilayah Kanto, Tohoku, dan Hokkaido.

Nattō biasanya dimakan dengan nasi hangat, dicampur dengan kecap asin. Di Hokkaido dan Tohoku utara, nattō disajikan dengan gula.

Nattō juga digunakan untuk makanan lain, misalnya nattō sushi, nattō toast, dalam sup miso, salad, okonomiyaki, dengan spaghetti, atau digoreng.

Nattō yang dikeringkan dapat dimakan sebagai makanan ringan. Selain itu juga ada es krim nattō.

Editor

Recent Posts

Warga Antusias Ikuti Senam dan Fun Walk Yamaha Mekar Motor

SATUJABAR, BOGOR - Warga Bogor dan sekitarnya tumpah ruah di Plaza Balai Kota Bogor, mereka…

9 detik ago

Rudy Susmanto: Mojang Jajaka Jadi Ujung Tombak Pariwisata

SATUJABAR, CIBINONG – Rudy Susmanto, Bupati Bogor berharap Mojang Jajaka Kabupaten Bogor Tahun 2026 mampu…

5 menit ago

Kerajinan Sumedang Hadir di PKJB 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kerajinan Sumedang mewarnai ajang Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB di Trans Studio…

15 menit ago

Kemenpora dan Kementerian ESDM Sinergi Kembangkan Prestasi dan Industri Olahraga

SATUJABAR, JAKARTA- Kemenpora atau Kementerian Pemuda dan Olahraga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Direktorat…

24 menit ago

Anggaran Pelatnas Tahun Jamak, Ketum Akuatik Dukung Penuh

SATUJABAR, JAKARTA - Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan…

9 jam ago

Sports Science: Sejauh Mana Diterapkan di Indonesia?

SATUJABAR, JAKARTA - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat melalui Bidang Sport Science dan Iptek…

11 jam ago

This website uses cookies.