Berita

Panas Bumi Garut, Pemkab & DEN Dorong Akselerasi

SATUJABAR, GARUT – Pemerintah Kabupaten Garut bersama Dewan Energi Nasional (DEN) mendorong percepatan pengembangan potensi panas bumi di Kabupaten Garut. Hal tersebut disampaikan dalam pertemuan dan kunjungan kerja DEN ke Kabupaten Garut yang berlangsung di Ruang Rapat Pemengkang, Jalan Kiansantang, Kecamatan Garut Kota, Kamis (13/8/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Garut, serta sejumlah pengembang energi, termasuk PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa potensi panas bumi merupakan salah satu keunggulan Kabupaten Garut yang perlu terus dioptimalkan. Menurutnya, pengembangan energi panas bumi dapat memperkuat pasokan listrik sekaligus mendukung pemanfaatan energi bersih dan terbarukan.

“Alhamdulillah suasananya sangat cair dan sangat mendukung untuk pencapaian yang produktif. Terima kasih kepada semua pihak yang terus berkomitmen dan bersinergi,” ujar Bupati Garut dikutip laman Pemkab Garut.

Sementara itu, Anggota DEN, Mohammad Fadhil Hasan, mengatakan kunjungan kerja tersebut merupakan bagian dari upaya mempercepat optimalisasi sumber daya panas bumi di Garut. Menurutnya, kapasitas pembangkit panas bumi di Garut saat ini telah mampu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.

“126 MW. Itu listrik yang dibutuhkan untuk dikonsumsi oleh masyarakat Garut, tapi kapasitas terpasang PLTP itu 270 MW. Artinya sudah terpenuhi secara utuh dan Kabupaten Garut berhak mendapatkan award (penghargaan) sebagai daerah dengan elektrifikasi 100% listrik hijau,” jelas Fadhil.

Fadhil menjelaskan, pengembangannya di Garut akan dilakukan secara bertahap. Dalam jangka pendek, Star Energy Geothermal tengah mengupayakan optimalisasi melalui penambahan kapasitas produksi. Sementara dalam jangka menengah, PT PGE melakukan penjajakan untuk ekspansi dan penambahan kapasitas secara bertahap.

“Kita juga meminta dukungan dari semua pihak agar bisa mempercepat proses ini,” tambahnya.

Ia berharap pengembangan panas bumi tidak hanya memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga memberikan manfaat lebih luas bagi pembangunan daerah, seperti peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pembukaan lapangan kerja, serta penyediaan energi yang mendukung modernisasi sektor pertanian masyarakat Garut.

Editor

Recent Posts

Motor Listrik Nasional Diluncurkan Presiden Prabowo Kamis 13 Agustus 2026

SATUJABAR, BEKASI – Motor Listrik Nasional (MoLiNas) beserta ekosistem pendukungnya diresmikan Presiden Prabowo Subianto di…

3 menit ago

Program CID “WIRALODRA” Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Raih Penghargaan ISRA Awards 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU – Komitmen PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan dalam menjalankan bisnis dengan tetap…

3 jam ago

Kejadian Bencana & Penanganan oleh BNPB Per 13 Agustus 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan bencana pada periode Rabu hingga Kamis,…

4 jam ago

Presiden Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan Dibangun TNI-Polri

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan 3.395 jembatan yang dibangun TNI-Polri serta 3.000 sumber…

4 jam ago

Jejak Kemerdekaan di Jabar: Rengasdenglok di Ambang Kemerdekaan RI

Dini hari, 16 Agustus 1945. Di sudut sunyi Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat, sebuah rumah kayu…

4 jam ago

HIPPI Harus Jadi Penggerak Ekonomi dan Dakwah di Sumedang

SATUJABAR, SUMEDANG – HIPPI atau Himpunan Pengusaha dan Profesional Persatuan Islam harus menjadi kekuatan baru…

4 jam ago

This website uses cookies.