Gaya Hidup

Minuman Biasa Dijumpai di Cirebon untuk Penutup Makan atau Waktu Senggang

Minuman biasa dijumpai di Cirebon untuk penutup makan atau di waktu senggang.

Di Cirebon, terdapat beberapa minuman khas yang sering menjadi favorit dan cocok dinikmati sebagai penutup setelah menikmati hidangan khasnya.

Berikut adalah beberapa minuman khas Cirebon yang terkenal:

Teh Poci: Teh yang disajikan dalam teko keramik tradisional (poci), biasanya disajikan hangat tanpa gula dan dapat dinikmati dengan gula merah atau madu.

Es Nangka: Minuman segar berbasis nangka yang diiris tipis-tipis, disajikan dengan es serut dan sirup gula aren.

Es Dawet Ayu: Minuman segar berisi dawet (butiran tepung tapioka) yang dimasak dengan santan dan gula merah, disajikan dengan es serut dan sirup cocopandan.

Bir Pletok: Minuman tradisional berbasis rempah-rempah seperti jahe, kayu manis, cengkeh, dan kapulaga yang dimasak dengan air dan gula merah. Biasanya disajikan hangat.

Bandrek: Minuman hangat berbasis jahe yang dicampur dengan santan, gula merah, dan rempah-rempah lainnya seperti kayu manis dan cengkeh.

Teh Walini: Teh khas Cirebon yang dikenal dengan aroma dan rasanya yang khas, sering disajikan dalam kondisi hangat.

Laksamana Mengamuk: Minuman campuran jeruk nipis, sirup, dan soda yang menyegarkan.

Es Kacang Ijo: Minuman segar berbasis kacang hijau yang dimasak dengan santan dan gula merah, disajikan dingin dengan es serut.

Es Cingcau: Minuman segar berbasis cingcau (agar-agar hitam) yang dimasak dengan gula merah dan santan, disajikan dingin dengan es serut.

Itulah beberapa minuman khas Cirebon yang bisa Anda coba saat berkunjung ke sana. Setiap minuman memiliki cita rasa yang unik dan cocok untuk menemani hidangan khas Cirebon.

Semoga daftar ini bisa membantu dalam memilih hidangan khas Cirebon untuk makan siang!

Editor

Recent Posts

Polytron Indonesia Open 2026: An Se Young Lewati 16 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

20 menit ago

Indonesia Pasok 80% Patchouli Dunia, Kisah Petaninya Dibawa ParagonCorp ke Forum Global di London

SATUJABAR, JAKARTA - Hutan tidak hanya menyimpan keanekaragaman hayati, tetapi juga menghubungkan masyarakat lokal dengan…

35 menit ago

Polytron Indonesia Open 2026: Amri/Nita Kandas di 16 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

54 menit ago

Rupiah Kembali Loyo, Kamis Pagi Dolar AS Tembus Rp 18.030

SATUJABAR, BANDUNG – Nilai tukar Dolar AS atau US$ tetap melemah di atas Rp 18.000…

1 jam ago

Polytron Indonesia Open 2026: Adnan/Indah Tumbang di 16 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

2 jam ago

Lokasi Tambang Di Garut Langgar Regulasi Ditindak

Lokasi tambang di Leles Garut yang tidak mematugi regulasi ditindak tegas dan harus menghentikan semetara…

2 jam ago

This website uses cookies.