Berita

Menhut Bertemu Presiden Ford Foundation, Ini yang Dibahas

Dalam pertemuan itu, Menhut menyatakan komitmennya untuk mempercepat pengakuan bagi 95 Masyarakat Hukum Adat.

SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki menerima kunjungan Presiden Ford Foundation, Heather Gerken di Jakarta, Selasa (28/4). Pertemuan ini menjadi momentum penguatan kerja sama paska-pengumuman komitmen Indonesia pada COP30 di Brasil tahun lalu, terkait penetapan status hutan adat seluas 1,4 juta hektare.

Menhut Raja Juli Antoni menegaskan bahwa perbaikan tata kelola kehutanan salah satunya difokuskan pada percepatan pengakuan dan penetapan hutan adat. Guna memastikan target tersebut terwujud, Menhut telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) inklusif yang melibatkan kolaborasi aktif antara pemerintah, akademisi dan CSO/NGO.

Dalam diskusi tersebut, Menhut juga menyatakan komitmennya untuk mempercepat pengakuan bagi 95 Masyarakat Hukum Adat. Menhut memandang masyarakat adat sebagai best guardian atau penjaga terbaik kelestarian hutan, sehingga pemberian akses legal melalui skema Perhutanan Sosial menjadi prioritas utama.

“Masyarakat adat menjadi mitra kita di lapangan. Kami ingin memastikan kolaborasi ini memberikan dampak nyata di tingkat tapak,” ujar Raja Juli Antoni melalui keterangan resmi.

Presiden Ford Foundation, Heather Gerken, memberikan apresiasi tinggi atas kepemimpinan Menhut Raja Juli Antoni. Ia menilai komitmen Indonesia dalam pengakuan hutan adat sangat luar biasa dan menjadi role model bagi dunia internasional.

“Indonesia menunjukkan kepemimpinan yang luar biasa dalam isu masyarakat adat paska-COP30. Kami siap memberikan dukungan maupun pendampingan teknis dan legal untuk memastikan visi besar ini tercapai,” tutur Heather.

Melalui sinergi ini, Kementerian Kehutanan optimis bahwa target pengakuan 1,4 juta hektare hutan adat akan memberikan kepastian hukum dan kesejahteraan bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin global dalam menjaga kelestarian hutan melalui keterlibatan masyarakat lokal.

Editor

Recent Posts

Manufaktur Indonesia Makin Ekspansif, Permintaan dan Produksi Juli 2026 Naik

SATUJABAR, JAKARTA - Manufaktur Indonesia pada bulan Juli 2026 terus mengalami peningkatan setelah mengalami tekanan…

1 jam ago

Senator Agita Dorong Penyempurnaan Sistem SPMB agar Lebih Adil, Transparan, dan Menjamin Pemerataan Mutu Pendidikan

SATUJABAR, BANDUNG - Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan…

1 jam ago

Taipei Open 2026: Leo/Daniel Melaju ke Perempatfinal

SATUJABAR, TAIPEI – Taipei Open 2026 atau YONEX Taipei Open 2026 digelar 28 Juli hingga…

3 jam ago

Pengemudi Ojol Diki Akbari Ditemukan, Tidak Pulang Alasan Cari Pekerjaan Lain

SATUJABAR, BANDUNG--Hampir sepekan sejak dilaporkan hilang, pengemudi ojek online (ojol), bernama Diki Akbari, akhirnya ditemukan.…

4 jam ago

Taipei Open 2026: Muhamad Yusuf Kandas di 16 Besar

SATUJABAR, TAIPEI – Taipei Open 2026 atau YONEX Taipei Open 2026 digelar 28 Juli hingga…

5 jam ago

Stasiun Semarang Tawang Direvitalisasi, Presiden: Hidupkan Lagi Warisan Sejarah

SATUJABAR, SEMARANG - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Kota Semarang, Provinsi…

5 jam ago

This website uses cookies.