Berita

Pengemudi Ojol Diki Akbari Ditemukan, Tidak Pulang Alasan Cari Pekerjaan Lain

SATUJABAR, BANDUNG–Hampir sepekan sejak dilaporkan hilang, pengemudi ojek online (ojol), bernama Diki Akbari, akhirnya ditemukan. Diki Akbari pulang sendiri ke rumahnya setelah tidak memberi kabar kepada istrinya, mencari pekerjaan lain.

Informasi pengemudi ojek online (ojol), bernama Diki Akbari, sudah ditemukan, dibenarkan Kapolsek Cibeunying Kidul, Kompol Yadi Supiadi. Diki Akbari pulang sendiri ke rumahnya, setelah dicari sejak dilaporkan hilang oleh istrinya.

“Alhamdulilah, sudah ketemu,” ujar Yadi, kepada wartawan, Kamis (30/07/2026).

Yadi memastikan, Diki Akbari pulang sendiri ke rumahnya di Bojong Koneng, Kelurahan Sukapada, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, dalam keadaan sehat, Kamis (30/07/2026), sekitar pukul 09.00 WIB. Diki dilaporkan hilang oleh istrinya, Arni Mardiani, sejak Sabtu (25/07/2026) malam.

Yadi mengungkapkan, Diki meninggalkan rumah, Sabtu (25/07/2026) malam, sekitar pukul 21.00 WIB, untuk mengambil orderan mengantarkan pesanan dari aplikasi Shopeefood. Setelah mengantarkan orderan ke daerah Saparua dan terakhir di Dago, Diki kemudian mematikan ponselnya.

Meski sudah larut malam, Diki tidak  pulang ke rumah, tapi memutuskan mencari orderan di pinggiran Kota Bandung, tujuannya menaikkan history order. Orderannya sepi dan terdesak kebutuhan hidup, Diki memilih tidak pulang dan mencari pekerjaan lain.

“Besoknya, tanggal 26 hingga 28 Juli 2026, Diki memutuskan pergi ke daerah Bandung Timur, ke Ujungberung, Cilengkrang, Cileunyi, hingga Rancaekek. Tujuannya, mencari pekerjaan untuk mendapat uang tambahan, karena terdesak kebutuhan, membayar tagihan setiap bulannya” ungkap Yadi.

Diki lalu mengadaikan ponsel-nya kepada temannya di daerah Rancaekek. Selama hampir sepekan tidak memberi kabar istrinya, Diki akhirnya memutuskan pulang ke rumah, Kamis, 30 Juli 2026, pukul 09.00 WIB.

“Alasan Diki tidak memberi kabar, karena belum ada pekerjaan lain agar mendapatkan uang untuk bayar tagihan. Jadi, merasa malu untuk pulang ke rumah hingga memutuskan tidak mengabari Istrinya,” jelas Yadi.

Sebelumnya, keempat anak pengemudi Diki Akbari, terus menanyakan keberadaan ayahnya yang dilaporkan hilang, sejak Sabtu (25/07/2026) malam. Istri Diki, Arni Mardiani, mengabarkan, suaminya belum ditemukan dan masih menunggu informasi dari pihak kepolisian, sejak kasus hilangnya Diki Akbari dilaporkan ke Polsek Cibeunying Kidul.

“Belum pulang, kami keluarga masih menunggu informasi dari kepolisian. Anak-anak juga terus menanyakan keberadaan ayahnya,” ujar Arni, mengabarkan soal perkembangan suaminya, pada Rabu (29/07/2026).

Unit Reskrim Polsek Cibeunying Kidul bersama Satreskrim Polrestabes Bandung, juga telah menyebarkan informasi orang hilang atas nama Diki Akbari di Whatsapp (WA) group SPKT dan jajaran Polsek di wilayah hukum Polrestabes Bandung. Jejak terakhir berdasarkan hasil pelacakan telepon selular (ponsel) Diki Akbari, yang sudah tidak aktif, posisinya di kawasan Dago.

Diki Akbari, dilaporkan hilang setelah keluar rumah mengambil orderan mengantarkan pesanan makanan, Sabtu (25/07/2026), sekitar pukul 21.00 WIB. Diki tidak bisa dihubungi istri, dan belum pulang ke rumah.

Komunikasi terakhir Diki Akbari, dengan istrinya, Arni Mardiani, melalui teleponnya, saat berada di kawasan Dago. Diki mengabarkan baru mengantarkan sejumlah pesanan makanan dari aplikasi shopeefood.

Saat itu, Diki memberitahu istrinya, baterai ponselnya hampir habis. Arni kemudian meminta suaminya segera pulang dan berhati-hati di perjalanan.

Selain telah melaporkan ke Polsek Cibeunying Kidul, Arni juga berusaha menghubungi rekan-rekan suaminya di komunitas pengemudi ojol, serta kerabat untuk mencari informasi. Diki keluar rumah, sekitar pukul 21.00 WIB, untuk mengambil pesanan dan mengantarkan ke daerah Cihaurgeulis.

Setelah menyelesaikan pengantaran pertama, Diki kembali mendapatkan pesanan menuju kawasan Saparua dan Dago. Arni masih sempat berkomunikasi dengan suaminya ketika Diki berada di Dago, lalu memberitahu daya baterai ponselnya sudah lemah.

Arni berharap suaminya segera bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Baginya, keselamatan suaminya lebih penting daripada sepeda motor maupun ponsel yang dibawanya saat bekerja.

Arni memastikan, tidak ada masalah keluarga, atau perselisihan. Kondisi rumah tangganya baik-baik saja, berjalan seperti biasa, bahkan sebelum berangkat sempat mengajak anak-anak membeli perlengkapan sekolah.

Diki menjalani profesinya sebagai pengemudi ojol baru sekitar dua pekan. Pekerjaan tersebut dijalani Diki setelah mendpat pemutusan hubungan kerja (PHK) dari tempat kerja sebelumnya.

Diki menjadi tulang punggung bagi istri dan empat anaknya yang masih kecil. Diki memiliki empat anak, pertama kelas tiga SD, kedua TK, ketiga berusia tiga tahun, dan anak keempat masih berusia satu tahun setengah.

Editor

Recent Posts

Taipei Open 2026: Muhamad Yusuf Kandas di 16 Besar

SATUJABAR, TAIPEI – Taipei Open 2026 atau YONEX Taipei Open 2026 digelar 28 Juli hingga…

2 jam ago

Stasiun Semarang Tawang Direvitalisasi, Presiden: Hidupkan Lagi Warisan Sejarah

SATUJABAR, SEMARANG - Presiden Prabowo Subianto meresmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Kota Semarang, Provinsi…

2 jam ago

Garut International Kite Festival Dongkrak Pariwisata

Garut International Kite Festival akan berlangsung di Cisurupan yang berada di kaki Gunung Papandayan SATUJABAR,…

2 jam ago

Logo Hari Jadi Kuningan ke-528, Ini Pemenangnya

SATUJABAR, KUNINGAN – Logo Hari Jadi Kuningan ke-528 telah ditetapkan pemenangnya yang akan menjadi Identitas…

2 jam ago

Taipei Open 2026: Bagas dan Richie Kandas di 16 Besar

SATUJABAR, TAIPEI – Taipei Open 2026 atau YONEX Taipei Open 2026 digelar 28 Juli hingga…

2 jam ago

Keluarga Satpam Sumarna Dapat Santunan Rp.418 Juta dan Beasiswa Pendidikan Kedua Anaknya

SATUJABAR, PURWAKARTA--Ahli waris satpam Sumarna, yang ditemukan tewas mengambang dengan tangan terborgol di area Waduk…

2 jam ago

This website uses cookies.