Petani melakukan penanaman benih padi secara langsung. Gubernur terpilih Dedi Mulyadi akan memperketat alih fungsi lahan guna mendukung swasembada pangan. (dok. Istimewa)
JAKARTA – Nilai Tukar Petani Indonesia Agustus 2026 sebesar 129,19 atau naik 1,05 persen dibanding Nilai Tukar Petani ATAU NTP bulan sebelumnya.
Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) tanggal 1 September 2026 menyebutkan, Kenaikan NTP dikarenakan Indeks Harga yang Diterima Petani (It) mengalami kenaikan sebesar 1,14 persen lebih tinggi dari kenaikan Indeks Harga yang Dibayar Petani (Ib) sebesar 0,09 persen
Pada Agustus 2026 terjadi kenaikan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Indonesia sebesar 0,06 persen. Kenaikan IKRT tertinggi terjadi pada kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya.
Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) nasional Agustus 2026 sebesar 133,33 atau naik 0,98 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya.
Pada Agustus 2026, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar
Rp15.062 per kg, naik sebesar 1,22 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp13.897 per kg atau naik sebesar 1,48 persen.
JAKARTA - Luas panen jagung pipilan Juli 2026 sebesar 0,23 juta hektare, mengalami penurunan sebesar…
JAKARTA - Penumpang angkutan udara domestik Juli 2026 naik 6,91 persen menjadi 5,0 juta orang,…
JAKARTA - Kunjungan wisman di Indonesia Juli 2026 mencapai 1,53 juta kunjungan. Rilis Badan Pusat…
JAKARTA - Luas panen Juli 2026 sebesar 0,93 juta hektare, mengalami penurunan sebesar 0,01 juta…
JAKARTA - Ekspor Indonesia Januari–Juli 2026 mencapai US$167,03 miliar atau naik 4,43 persen dibandingkan periode…
SATUJABAR, SUBANG--Aksi perampokan di sebuah minimarket di Kabupaten Subang, Jawa Barat, dengan menodongkan senjata mainan,…
This website uses cookies.