Berita

Longsor Cisarua Bandung Barat, 16 Jenazah Ditemukan 7 Teridentifikasi

SATUJABAR, BANDUNG–Jumlah korban tewas ditemukan dalam bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terus bertambah. Total sebanyak 16 jenazah telah ditemukan tertimbun material longsor oleh Tim SAR gabungan, tujuh korban diantaranya sudah teridentifikasi.

Memasuki hari kedua proses pencarian, jumlah korban yang berhasil ditemukan dalam bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus bertambah. Hingga Minggu (25/01/2026) siang, Tim SAR gabungan telah mengirimkan sebanyak 16 jenazah korban ke Pos Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat.
Dari total 16 jenazah yang ditemukan tertimbun material longsor, sepuluh kantong jenazah diterima Pos DVI, pada Sabtu (24/01/2026), dan enam kantong jenazah lainnya, Minggu (25/01/2026) pagi hingga siang.

“Jumlah korban (longsor Cisarua) yang sudah ditemukan sebanyak 16 jenazah. Dari 16 kantong jenazah yang diterima Pos DVI dari Tim SAR, tujuh jenazah sudah teridentifikasi, sementara sembilan lainnya masih dalam proses,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, dalam keterangannya

Hendra mengatakan, proses identifikasi terhadap jenazah koban yang ditemukan, melibatkan tenaga medis dan ahli forensik, serta dukungan teknologi mutakhir untuk menjamin dan memastikan keakuratan dan aspek kemanusiaan dalam menangani korban. Tim yang terlibat dalam Pos DVI berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada keluarga korban dengan melakukan proses identifikasi secara cepat, akurat, serta bermartabat.

Hendra menambahkan, Polda Jawa Barat bersama Polres Cimahi juga mendirikan pos pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian. Pos pelayanan melibatkan tenaga kesehatan buat masyarakat di sekitar lokasi longsor sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Polri hadir memberikan pelayanan terbaik buat masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat di sekitar lokasi bencana, terutama para pengungsi mendapatkan layanan kesehatan layak. Polri hadir memberikan pelayanan terbaik dalam mendukung pemulihan kondisi masyarakat pasca bencana,” kata Hendra.

Berikut nama-nama tujuh korban yang sudah teridentifikasi:

1. Suryana, 57 tahun.

2. Jajang Tarta, 35 tahun.

3. Nining, 40 tahun.

4. Dadang Apung, 60 tahun.

5. Nurhayati, 42 tahun.

6. M. Kori, 30 tahun.

7. Lina Lismayanti, 43 tahun

Editor

Recent Posts

Peresmian Tugu Angklung, Dari Kuningan Menyapa Dunia

SATUJABAR, KUNINGAN – Dari Kuningan, alunan bunyi angklung nan merdu menyebar ke pelosok dunia. Menjadi…

1 jam ago

Arus Balik Lebaran 2026, Polisi Antisipasi Jalur Mandalawangi Pandeglang Banten

SATUJABAR, PANDEGLANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang mulai mematangkan strategi untuk mengurai potensi…

1 jam ago

Kakorlantas Polri: Arus Mudik Terpantau Aman dan Terkendali

SATUJABAR, JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H.,…

2 jam ago

Tekan Risiko Cuaca Ekstrem, BMKG dan Daerah Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca

SATUJABAR, JAKARTA – Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda menyebutkan bahwa Jawa Timur diprakirakan mengalami peningkatan…

2 jam ago

KAI Wisata Gelar Salat Idulfitri di Lawang Sewu Semarang

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) kembali menyelenggarakan Salat Idulfitri di kawasan…

5 jam ago

Gejolak Harga Energi, Pemerintah Jaga Defisit APBN di Bawah 3 Persen

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah terus memperkuat ketahanan fiskal nasional di tengah dinamika global, termasuk kenaikan…

5 jam ago

This website uses cookies.