Berita

Arus Balik Lebaran 2026, Polisi Antisipasi Jalur Mandalawangi Pandeglang Banten

SATUJABAR, PANDEGLANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang mulai mematangkan strategi untuk mengurai potensi kemacetan parah di jalur wisata pascalebaran 2026.

Fokus utama petugas kini tertuju pada Jalur Mandalawangi, sebuah rute krusial yang dikenal memiliki karakteristik medan menantang dengan deretan tanjakan dan turunan tajam.

Rekayasa arus lalu lintas satu arah atau one way disiapkan sebagai langkah antisipasi agar volume kendaraan wisatawan tidak terkunci di titik-titik rawan tersebut.

​Kasatlantas Polres Pandeglang, Burhanudin Surya Muhammad, menjelaskan bahwa pelaksanaan geladi rekayasa ini bertujuan untuk memantapkan teknis pengalihan arus di lapangan.

Menurutnya, pada saat puncak arus wisata nanti, kendaraan yang hendak menuju Mandalawangi tidak akan diperbolehkan melintasi jalur utama secara langsung.

Arus kendaraan akan dialihkan memutar melewati rute Saketi dan Menes hingga tembus ke wilayah Jiput.

Sebaliknya, jalur utama Mandalawangi akan diprioritaskan khusus bagi wisatawan yang sedang dalam perjalanan pulang dari arah Pantai Carita menuju Pandeglang.

​”Kami melaksanakan geladi rekayasa arus untuk puncak wisata nanti. Jalur menuju Mandalawangi akan dialihkan ke Saketi-Menes–Jiput, sehingga jalur Mandalawangi khusus digunakan untuk arus keluar wisata dari Pantai Carita. Langkah one way pendek dari Mengger sampai Cipacung juga disiapkan sebagai opsi terakhir jika terjadi krodit,” ujar Surya, Kamis (19/3/2026) dilansir laman Korlantas Polri.

​Selain fokus di Mandalawangi, pemantauan intensif juga terus dilakukan di wilayah Mengger yang menjadi simpul pertemuan kendaraan dari arah Serang dan Labuan.

Surya menegaskan bahwa koordinasi antarpos pengamanan terus diperkuat untuk memastikan setiap dinamika di lapangan, seperti kepadatan tiba-tiba, dapat segera teratasi melalui pengalihan arus yang cepat dan tepat.

​Sejauh ini, kondisi lalu lintas di wilayah Pandeglang terpantau masih relatif lancar meskipun sudah mulai tampak kenaikan volume kendaraan sekitar 20 persen.

Kepadatan saat ini masih didominasi oleh aktivitas masyarakat lokal di sekitar Pasar Badak serta mobilitas sore hari menjelang waktu berbuka puasa.

Pihak kepolisian memprediksi arus mudik dan wisata tahun ini akan lebih tersebar karena durasi libur nasional yang cukup panjang, sehingga diharapkan tidak terjadi penumpukan kendaraan yang masif dalam satu waktu yang bersamaan.

Editor

Recent Posts

Danantara Jalin Kemitraan Strategis dengan Produsen Protein Global – JBS Group

SATUJABAR, JAKARTA - Danantara Indonesia, melalui Danantara Investment Management (DIM), telah menjalin kemitraan strategis jangka…

4 jam ago

Taman Nasional Rinjani: Titik Api Berhasil Dipadamkan

SATUJABAR, MATARAM - Kementerian Kehutanan melalui Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) bersama unsur terkait…

5 jam ago

Jalan Santai Bersama Kang Dedie, Olahraga Sekaligus Berbagi

SATUJABAR, BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mendukung kegiatan peduli antarsesama yang dikemas…

5 jam ago

BGN Perkuat Pengawasan MBG, Libatkan Guru untuk Edukasi

SATUJABAR, JAKARTA - BGN atau Badan Gizi Nasional meminta guru dan tenaga kependidikan ikut terlibat…

5 jam ago

Bupati & Wali Kota Bogor Tandatangani PKS Pengelolaan Sampah

SATUJABAR, JAKARTA - Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam menghadirkan solusi…

5 jam ago

Kepala BGN: Ompreng Cantumkan Tanda Kedaluwarsa

Kepala BGN Sudaryono mengatakan ompreng harus cantumkan tanda kedaluwarsa mulai pekan depan menjadi penanda bagi…

5 jam ago

This website uses cookies.