Kawasan Braga Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)
SATUJABAR, BANDUNG – Sebanyak ratusan petugas dari Dinas Perhubungan bersiaga penuh menyambut long weekend awal April 2026 ini untuk menghadapi lonjakan wisatawan ke Ibu Kota Asia Afrika ini.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung menyiapkan langkah antisipatif dengan menerjunkan ratusan personel ke berbagai titik strategis. Fokus utama pengawasan diarahkan pada potensi kemacetan akibat parkir liar dan aktivitas travel yang kerap mengganggu arus lalu lintas.
Kepala Dishub Kota Bandung, Rasdian Setiadi mengatakan libur panjang yang berlangsung selama tiga hari berpotensi meningkatkan volume kendaraan, terutama dari luar kota yang masuk ke Bandung.
“Pasti akan terjadi lonjakan kunjungan. Karena itu, kami siapkan petugas dari berbagai bidang, mulai dari Dalops, UPT parkir, hingga tim lalu lintas yang memantau melalui ATCS,” kata Rasdian, saat dikonfirmasi, Rabu 1 April 2026 dilansir Humas Pemkot Bandung.
Tak hanya pengawasan, Dishub juga memperketat penindakan terhadap pelanggaran. Rasdian menegaskan, tidak ada lagi sekadar imbauan pelanggar akan langsung dikenai sanksi sesuai aturan yang berlaku.
Salah satu fokus penertiban adalah kendaraan travel yang kerap menaikkan dan menurunkan penumpang di badan jalan. Dishub telah menginventarisasi sekitar 25 perusahaan travel yang dinilai berpotensi menyebabkan kemacetan, terutama di kawasan Terusan Buahbatu, Pasteur, dan Dipatiukur.
“Kami sudah lakukan sosialisasi dan komitmen sudah dibuat. Kalau masih melanggar, akan langsung ditindak, termasuk sanksi administrasi hingga penderekan,” tegasnya.
Selain itu, penertiban parkir liar juga menjadi perhatian serius, khususnya di kawasan wisata seperti Alun-alun, Asia Afrika dan Braga. Dishub bahkan telah memasang water barrier di sejumlah titik untuk mencegah kendaraan parkir sembarangan.
“Di kawasan Braga hingga Naripan sudah kami pasang water barrier sekitar 50 meter agar tidak mengganggu arus kendaraan,” jelasnya.
Untuk memastikan pengawasan berjalan optimal, Dishub memberlakukan sistem kerja tiga sif bagi petugas, mulai dari pagi hingga tengah malam. Bahkan, pengawasan diperketat pada sore hingga malam hari saat jumlah pengunjung biasanya meningkat.
Selain itu, Dishub juga menggandeng sejumlah instansi untuk memastikan ketersediaan personel selama akhir pekan, termasuk pada hari Sabtu dan Minggu.
“Kami menurunkan ratusan personel dan akan terus siaga di lapangan. Ini bentuk komitmen kami agar lalu lintas tetap terkendali selama long weekend,” tuturnya.
SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas batangan Antam Kamis 2/4/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual…
SATUJABAR, BANDUNG - Bintang muda sepak bola Spanyol, Lamine Yamal, mengecam nyanyian suporter yang bernuansa…
SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengimbau perusahaan swasta, badan usaha milik negara (BUMN),…
SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Republik Indonesia, melalui Wakil Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) -…
SATUJABAR, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menyebutkan NTP Jawa Barat pada bulan…
SATUJABAR, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menyebutkan pada Februari 2026 volume penumpang…
This website uses cookies.