• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 3 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Limbah Kertas Jadi Kriya Siap Ekspor

Editor
Senin, 05 September 2022 - 07:04
Kriya limbah kertas

Perajin limbah kertas di Bogor (jabarprov.go.id)

BANDUNG: Limbah kertas yang biasanya kita abaikan dan buang mampu diubah menjadi produk kerajinan yang bermanfaat bagi kita.

Adalah komunitas ibu-ibu di Gang Kodir Kelurahan Sindangsari, Kota Bogor yang mampu menyulap limbah kertas itu menjadi sebuah kriya di bawah naungan Salam Rancage Craft Of Hope.

RelatedPosts

9 Ton Keripik Pisang Ini Diekspor Ke Malaysia

Kemenperin Dorong Percepatan Sertifikasi Halal di Daerah

Kementerian UMKM Dukung BKPM Percepat Legalitas Usaha Mikro

Tak hanya menyasar pasar dalam negeri, produk Salam Rancage pun sudah menyasar pasar luar negeri.

Pendiri Salam Rancage Aling Nurnaluri mengatakan, Salam Rancage adalah sebuah sosial bisnis selayaknya perusahaan.

Tetapi profitnya atau seluruh proses bisnisnya didedikasikan untuk membangun kemanfaatan social.

Sehingga, katanya, proses bisnis Salam Rancage bukan  hanya fokus pada produksi namun juga bergerak di pemberdayaan sosial.

MISI LINGKUNGAN

Menurutnya, produk ini produk ramah lingkungan yang mengusung misi penyelamatan lingkungan.

“Dalam proses produksinya juga membangun hubungan sosial di antara masyarakat yang diberdayakan atau komunitas yang diberdayakan,” ujarnya ditemui pada pameran Mayors Retreat U20 di Bogor Creative Center (1/9/2022).

DIkutip situs Pemprov Jabar, ide bisnis dalam membentuk Salam Rancage dimulai sejak 2012 yang dilatarbelakangi kondisi lingkungannya yang mengalami banjir.

Setelah banjir datang pasti menyisakan sampah yang begitu banyak. Lebih jauh lagi di Bogor, sampah kertas merupakan sampah nomor tiga terbanyak.

Sehingga Aling berinisiatif untuk mengolah sampah kertas dengan melibatkan ibu-ibu di kawasan Gang Kodir.

“Ya karena di Bogor itu kita enggak punya sumber daya alam ya, enggak punya rotan, enggak punya pandan, enggak punya apa-apa untuk dibuat kerajinan sementara yang melimpah barang bekas yang nomor tiga itu kertas-kertas,” jelasnya.

Kertas-kertas itu dilinting panjang layaknya bahan anyaman rotan kemudian dilapisi coat pelapis kayu agar tahan air dan anti jamur.

Dengan pola pemberdayaan dan memanfaatkan sampah sesuai dengan misi Salam Rancage yaitu misi lingkungan didapat.

Kemudian hasilnya nanti dapat diberdayakan untuk usaha lainnya seperti ke bidang perkebunan.

Saat ini setidaknya ada 20 orang ibu-ibu yang menganyam.

Sedangkan total keluarga yang diberdayakan sekitar 60 kepala keluarga.

Mereka dalam sebulan dapat memproduksi 2.000 aneka produk anyaman kertas.

Adapun yang mereka jual yaitu furniture, home decor, souvenir dan lainnya yang jenisnya mencapai 200 item.

Penjualannya kini tak hanya di dalam negeri namun sudah merambah pasar ekspor hingga ke Amerika Serikat seperti Boston.

“Ada juga yang tertarik mereka datang dari luar negeri ke kamu untuk melihat langsung proses produksi,” kata Aling.

Aling tengah menjajaki calon pembeli baru dari luar negeri seperti Eropa menggunakan merek sendiri maupun berkolaborasi.

“Penguatan ekspor ini menjadi target sehingga penyerapan pasarnya lebih berkelanjutan. Artinya proses perubahan sosial yang sedang dilakukan juga berkelanjutan,” ucapnya.

Tags: kerajinankriya

Related Posts

Keripik pisang. (Foto: Dok. Kemendag)

9 Ton Keripik Pisang Ini Diekspor Ke Malaysia

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, MEDAN - Menteri Perdagangan, Budi Santoso melepas ekspor sembilan ton keripik pisang kepok merek Archila ke Malaysia senilai Rp270...

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Kemenperin Dorong Percepatan Sertifikasi Halal di Daerah

Editor
27 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat daya saing industri nasional melalui peningkatan layanan jasa industri dan percepatan sertifikasi halal....

(Foto: Dok. Kementerian UMKM)

Kementerian UMKM Dukung BKPM Percepat Legalitas Usaha Mikro

Editor
26 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendukung langkah Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)...

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kiri) dan Menteri Perdagangan Budi Santoso di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (24/2/2026).(Foto: Istimewa)

Kemenhub Sokong Produk UMKM Binaan Kemendag di Simpul Transportasi

Editor
25 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mendukung penuh program Kementerian Perdagangan yang memberikan kesempatan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil,...

(Foto: Dok. Kemenperin)

Keren Nih! IKM Produsen Drone Indonesia Sudah Makin Maju

Editor
23 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus berupaya mengakselerasi tranformasi teknologi di sektor industri demi meningkatkan daya saing dan mendorong pertumbuhan...

Produk UMKM/IKM

Apakah Penghapusan Bea Masuk Hingga 0% Bagi 99% Produk Amerika Serikat Akan Mematikan UMKM?

Editor
23 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Pemerintah melalui Biro Komunikasi, Layanan Informasi, dan Persidangan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan bahwa pada dasarnya besaran...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.