Berita

Lima Provinsi dengan Jumlah Kendaraan Bermotor Terbanyak di Indonesia per April 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Data resmi dari Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melalui sistem Electronic Registration and Identification (ERI) menunjukkan jumlah kendaraan bermotor di Indonesia masih terkonsentrasi di sejumlah provinsi besar, terutama di Pulau Jawa.

Berdasarkan rekapitulasi hingga 4 April 2026, terdapat lima provinsi dengan jumlah kendaraan bermotor terbanyak secara nasional. Mayoritas didominasi oleh sepeda motor, seiring tingginya mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Provinsi Jawa Timur menempati posisi pertama dengan total sekitar 26,1 juta unit kendaraan. Angka ini menjadikan Jawa Timur sebagai wilayah dengan kepemilikan kendaraan terbanyak di Indonesia.

Di posisi kedua, DKI Jakarta mencatatkan sekitar 24,5 juta unit kendaraan. Tingginya jumlah ini tidak lepas dari peran Jakarta sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi, serta kawasan aglomerasi Jabodetabek.

Selanjutnya, Jawa Tengah berada di peringkat ketiga dengan sekitar 22 juta unit kendaraan. Disusul oleh Jawa Barat di posisi keempat dengan sekitar 17,7 juta unit.

Sementara itu, Sumatera Utara menjadi satu-satunya provinsi di luar Pulau Jawa yang masuk lima besar, dengan jumlah kendaraan mencapai sekitar 7,1 juta unit.

Lima Provinsi dengan Jumlah Kendaraan Bermotor Terbanyak di Indonesia per April 2026

Korlantas Polri mencatat, dominasi Pulau Jawa dalam jumlah kendaraan bermotor dipengaruhi oleh kepadatan penduduk, urbanisasi, serta tingginya aktivitas ekonomi. Selain itu, keterbatasan transportasi publik di sejumlah daerah turut mendorong penggunaan kendaraan pribadi.

Secara nasional, jumlah kendaraan bermotor di Indonesia telah melampaui 170 juta unit dan diperkirakan terus meningkat sepanjang 2026. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam pengelolaan lalu lintas, pengendalian polusi, serta pengembangan transportasi massal yang lebih efisien.

Dengan tren tersebut, penguatan kebijakan transportasi berkelanjutan dinilai menjadi langkah penting untuk mengantisipasi dampak pertumbuhan kendaraan di masa mendatang.

 

Sumber: Korlantas Polri/Diolah

Editor

Recent Posts

ChocoRun 2026 Dorong Perempuan Aktif di Kota Bogor Jaga Kesehatan

BOGOR - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim…

1 jam ago

PSO BRT Capai Rp56 Miliar, Tunggu Kesepakan Daerah

BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan anggaran hingga sekitar Rp56 miliar untuk mendukung operasional…

2 jam ago

Layanan Isbat Nikah Gratis di Kabupaten Bogor

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk,…

2 jam ago

Agribisnis Kabupaten Bogor Menggeliat di Pasar Hewan Jonggol

JONGGOL – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Dikanak) dan arahan Bupati Bogor,…

2 jam ago

Pemkab Bogor Tegas Hentikan Produksi Minuman Beralkohol

CITEUREUP - Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat…

2 jam ago

Polytron Pontianak International Challenge 2026, 25–30 Agustus 2026

Polytron Tegaskan Komitmen Dukung Bulutangkis Indonesia Dengan Menghadirkan Turnamen Internasional di Indonesia. PONTIANAK - Kota…

4 jam ago

This website uses cookies.