LONDON — Winger andalan FC Barcelona dan tim nasional Spanyol, Lamine Yamal, mengukuhkan dominasinya sebagai pemain muda terbaik di planet bumi. Pemain berusia 19 tahun tersebut resmi menyabet penghargaan Kopa Trophy 2026 dalam malam penganugerahan Ballon d’Or yang berlangsung di London Palladium Theatre, London.
Dirangkum dari berbagai sumber, kemenangan ini mencatatkan rekor bersejarah yang belum pernah diraih pemain mana pun sejak France Football merilis penghargaan tersebut pada 2018. Yamal menjadi pemain pertama yang berhasil memenangkan Kopa Trophy selama tiga edisi berturut-turut, yaitu pada tahun 2024, 2025, dan 2026.
Gelar edisi 2026 diraih Yamal setelah mengarungi musim luar biasa baik di level klub maupun internasional. Di tingkat klub, ia sukses mengantarkan Blaugrana mempertahankan mahkota La Liga serta meraih Supercopa de España. Dominasi tersebut makin lengkap setelah Yamal menjadi salah satu pilar penting yang membawa timnas Spanyol merengkuh gelar juara Piala Dunia 2026 di Amerika Utara. Dalam daftar pemungutan suara akhir, Yamal mengungguli sejumlah talenta muda top dunia lainnya, termasuk rekan setimnya di Barcelona, Pau Cubarsí.
Saat menerima trofi di atas panggung, Yamal menunjukkan sikap rendah hati. Ia mendedikasikan pencapaian tersebut untuk seluruh rekan tim dan staf pelatih. “Saya sangat bersyukur atas penghargaan ini, namun keberhasilan ini tidak akan terjadi tanpa bantuan seluruh tim di Barcelona dan tim nasional. Bahkan, saya sejujurnya merasa Pau Cubarsí juga sangat layak untuk berada di posisi ini,” ujar Yamal saat memberikan sambutannya di atas panggung.
Dengan koleksi tiga gelar Kopa Trophy secara beruntun (2024–2026), Lamine Yamal tidak hanya mengukir namanya dalam sejarah penganugerahan Ballon d’Or, tetapi juga mempertegas statusnya sebagai salah satu bintang utama panggung sepak bola modern.







