JAKARTA – Dalam upaya mendorong prestasi olahraga air sekaligus mempromosikan potensi sport tourism maritim Indonesia, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menjalin kolaborasi strategis dengan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo. Hasil kolaborasi ini akan diwujudkan dalam bentuk kompetisi nasional bertajuk Pelindo Watersport Competition, yang direncanakan digelar dalam rangka memperingati HUT Pelindo pada 1 Oktober 2025.
Kompetisi tersebut akan mempertandingkan sejumlah cabang olahraga air, yakni Jet Ski, Ski Air, dan Triathlon, yang diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan atlet sekaligus menarik perhatian wisatawan melalui sport tourism.
“Insya Allah, Indonesia sebagai negara maritim harus berjaya di olahraga air,” tegas Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman saat bertemu Direktur Utama PT Pelindo (Persero) Arif Suhartono, Komisaris Utama Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono, dan jajaran manajemen Pelindo di Pelindo Tower, Jakarta Utara, Senin (28/7).
Marciano menambahkan bahwa diperlukan terobosan kompetisi yang berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan atlet nasional. “Kita harus membuka terobosan-terobosan baru. Kompetisi berkualitas harus terus bertambah untuk mencetak atlet berprestasi,” ujarnya.
Direktur Utama PT Pelindo, Arif Suhartono, menyambut baik inisiatif ini. Menurutnya, sebagai BUMN dengan lebih dari 100 pelabuhan di seluruh Indonesia dan aset senilai lebih dari Rp110 triliun, Pelindo memiliki posisi strategis dalam mendukung perkembangan olahraga air.
“Kami mendukung penuh upaya KONI untuk meningkatkan prestasi atlet air. Bahkan kami mendorong komunitas industri yang berkaitan dengan air untuk turut serta dalam mendukung olahraga ini,” ungkap Arif dikutip laman KONI.
Lebih lanjut, ia berharap kolaborasi ini tidak hanya menghasilkan kompetisi, tetapi juga mencetak atlet yang bisa mengibarkan Merah Putih di ajang internasional.
Marciano pun menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut, seraya mengungkapkan bahwa KONI Pusat kini tengah mengembangkan berbagai multievent, termasuk PON Pantai, yang akan digelar setiap dua tahun sekali sebagai ajang pembinaan khusus untuk olahraga air.
“Kita butuh PON Pantai secara reguler. Kebersamaan ini adalah kekuatan kita. Dukungan komunitas industri sangat dibutuhkan. Mari kita buktikan bahwa Indonesia sebagai negara maritim mampu berjaya melalui olahraga air,” pungkas Marciano.
Dengan kolaborasi ini, diharapkan ekosistem olahraga air di Indonesia semakin kuat dan mampu melahirkan atlet-atlet unggul yang berprestasi di tingkat dunia.