Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat Marciano Norman menerima Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) Hamidie Daniel Ray dan jajarannya pada 8 Mei 2024. (FOTO: Humas KONI)
BANDUNG – Ketum KONI apresiasi sport medicine FK UPI dan berencana berkolaborasi dalam sport medicine.
Ketum Komite Olahraga Nasional Indonesia Pusat Marciano Norman menerima Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Pendidikan Indonesia (FK UPI) Hamidie Daniel Ray dan jajarannya pada 8 Mei 2024.
Dekan dan jajarannya berambisi mendukung olahraga prestasi di Tanah Air.
Melihat dukungan kepada olahraga prestasi, Ketum KONI Pusat memberikan apresiasi, dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada FK UPI.
Kolaborasi KONI Pusat beserta anggota akan diselenggarakan segera dengan FK UPI.
Dilansir situs KONI, Ketum akan membuka jalan kerja sama FK UPI dengan beberapa universitas di luar negeri yang mana sudah bekerja sama dengan KONI Pusat.
Seperti Korea National Sport University (KNSU), Yong In University, Shinhan University, dan beberapa universitas lainnya, termasuk Jerman yang sedang dalam penjajakan.
Adapun pembicaraan utama audiensi tersebut membahas Fakultas Kedokteran UPI yang siap memberikan kontribusi kepada pembinaan olahraga Tanah Air.
Mulai dari Sumber Daya Manusia (SDM), pemanfaatan fasilitas laboratorium hingga tengah siapkan pembangunan RS Olahraga.
“Ciri khas yang unik dari FK UPI, karena konsentrasi ke Sport Medicine,” terang Jajat Darajat Kusumah Negara, pengurus KONI Pusat yang juga dosen UPI.
“Audiensi antara FK UPI dengan KONI Pusat terkait dengan berdirinya Fakultas Kedokteran UPI, yang bukan saja menghasilkan dokter yang kompeten, tetapi menghasilkan dokter yang mempunyai keunggulan di bidang Sport Medicine,” terang Dekan FK UPI.
“Salah satu misi FK UPI yaitu membantu peningkatan prestasi olahraga nasional melalui kajian Sport Medicine,” sambungnya.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Hamidie Daniel Ray mengatakan FK UPI membuat satu program bernama Sport Medicine and Sport Science Institute (SMSCI) yang layanannya antara lain:
Rehabilitasi cedera dengan peralatan mutakhir seperti, ultrasound, magneto, laser terapi dan TENS,
Pemanfaatan alat EEG dalam menunjang peningkatan prestasi atlet (mengurangi stres dan meningkatkan konsentrasi atlet ketika bertanding),
Riset bersama terkait kajian kedokteran olahraga
Tak ketinggalan FK UPI berharap mahasiswa/i dapat magang di KONI Pusat sebagai pembelajaran program Merdeka Belajar dan pengabdian kepada masyarakat olahraga prestasi. Diharapkan juga agar penerima beasiswa LPDP dapat menjadikan FK UPI sebagai tujuan tempat kuliah.
Operasi Patuh 2026 didominasi penggunaan ETLE 60 persen. Manual 30 persen 10 persen pendekatan humanis.…
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Türkiye Hakan Fidan menemui Prabowo Subianto di…
Indonesia tuan rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026. Ajang ini dijadwalkan berlangsung di…
SATUJABAR, SAMARINDA - Wakil Ketua Umum (Waketum) II Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Mayjen…
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
This website uses cookies.