• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 Februari 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Keterlambatan Perjalanan Kereta Cepat Whoosh Sepanjang 2025 Hitungan Detik

Editor
Sabtu, 31 Januari 2026 - 06:20
Kereta cepat Whoosh.(Foto:Istimewa).

Kereta cepat Whoosh.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, JAKARTA – KCIC mencatat bahwa ketepatan waktu perjalanan Kereta Cepat Whoosh sepanjang tahun 2025 tetap terjaga dengan baik, meskipun menghadapi adanya gangguan eksternal. Ketepatan waktu keberangkatan tercatat 99,04%, dengan rata-rata keterlambatan 10,8 detik per perjalanan. Sementara itu, ketepatan waktu kedatangan tercatat 88,62%, dengan rata-rata keterlambatan 33 detik per perjalanan.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, meskipun menghadapi gangguan yang disebabkan oleh berbagai faktor eksternal, termasuk aktivitas layang-layang, KCIC berhasil menjaga ketepatan waktu di 21.907 perjalanan Whoosh yang dioperasikan sepanjang tahun 2025.

RelatedPosts

Sudah 70 Korban Longsor Cisarua Ditemukan, 10 Lagi Masih Dicari

Investor Kuwait Tertarik Tanam Modal di Peternakan Ayam & Kebun Kopi

Kasus Serangan Anjing di Warung Muncang, Farhan: Utamakan Keselamatan Warga!

Selama 2025, total gangguan yang menyebabkan keterlambatan perjalanan tercatat sebanyak 164 kejadian. Gangguan terbesar berasal dari layang-layang yang menyangkut di jaringan listrik aliran atas atau OCS (Overhead Catenary System), yang tercatat sebanyak 74 kejadian. Gangguan ini diikuti oleh menabrak biawak, yang terjadi sebanyak 25 kejadian, serta cuaca buruk yang menghambat perjalanan sebanyak 18 kejadian.

“Bermain layang-layang di dekat jalur Whoosh dapat membahayakan perjalanan kereta, merusak infrastruktur kelistrikan, dan mengganggu ribuan penumpang. Kami sangat mengimbau agar masyarakat mematuhi larangan bermain layang-layang dalam radius 3 km ke kiri dan ke kanan dari jalur Whoosh demi keselamatan bersama,” melalui keterangan resminya.

Gangguan akibat layang-layang paling banyak terjadi di wilayah Padalarang dan Cimahi terutama di jalur antara Stasiun Padalarang dan Tegalluar Summarecon, di mana aktivitas bermain layang-layang meningkat, terutama saat musim liburan sekolah.

Untuk mengatasi gangguan ini, KCIC telah mengambil sejumlah langkah proaktif seperti sosialisasi di sekolah-sekolah dan permukiman warga di sekitar jalur Whoosh, guna meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya bermain layang-layang dekat jalur kereta cepat.

Selain itu, KCIC juga mengoperasikan 1.846 unit CCTV yang tersebar di sepanjang jalur, stasiun, dan kantor operasional untuk memantau aktivitas di sekitar jalur Whoosh secara real-time. KCIC juga menyiagakan 530 petugas pengamanan yang berjaga selama 24 jam setiap 500 meter di sepanjang jalur. Petugas ini bekerja sama dengan TNI dan Polri di wilayah rawan gangguan layang-layang untuk melakukan patroli gabungan, mengawasi dan menegakkan larangan bermain layang-layang di dekat jalur kereta cepat.

“Kami mengimbau agar masyarakat tidak bermain layang-layang di sekitar jalur Whoosh. Hal tersebut dapat menghambat perjalanan Whoosh dan membahayakan keselamatan perjalanan kereta cepat yang melaju hingga 350 km/jam,” tutup Eva.

Tags: kcickereta cepatwhoos

Related Posts

Operasi pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus dilanjutkan hingga 14 hari sejak kejadian, Sabtu (24/01/2026).(Foto:Istimewa).

Sudah 70 Korban Longsor Cisarua Ditemukan, 10 Lagi Masih Dicari

Editor
1 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Cuaca cerah hari kedelapan mendukung proses pencarian korban bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat,...

(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Investor Kuwait Tertarik Tanam Modal di Peternakan Ayam & Kebun Kopi

Editor
1 Februari 2026

SATUJABAR, SUMEDANG – Investor Kuwait menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Sektor yang dibidik adalah sektor peternakan...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Wali Kota Bandung)

Kasus Serangan Anjing di Warung Muncang, Farhan: Utamakan Keselamatan Warga!

Editor
1 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan penanganan insiden serangan anjing yang terjadi di wilayah Kelurahan Warung Muncang dilakukan...

Evakuasi jenazah korban tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.(Foto:Istimewa).

Sepekan Longsor Cisarua: Operasi Pencarian 20 Korban Dilanjutkan, 60 Jenazah Diitemukan 44 Teridentifikasi

Editor
31 Januari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sepekan sejak kejadian bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Tim SAR gabungan memutuskan terus melanjutkan operasi...

(Foto: Humas BRIN)

BRIN-LEN Genjot Kemandirian Teknologi Nasional

Editor
31 Januari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama PT Len Industri (Persero) terus memperkuat sinergi riset dan industri...

Jalan Saleh Danasasmita Kota Bogor mengalami retak.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Jalan Saleh Danasasmita Kota Bogor Alami Retak, Wali Kota Instruksikan Penutupan Jalur

Editor
31 Januari 2026

SATUJABAR, BOGOR - ​Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota Bogor selama dua hari terakhir berdampak pada rusaknya infrastruktur jalan....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.