Berita

Kemenhub Dorong Produsen Mobil Ekspor Lewat Patimban

BANDUNG – Kemenhub dorong produsen mobil di Indonesia untuk menggunakan fasilitas Patimban.

Hal itu dikatakan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melakukan kunjungan kerja membahas kerja sama transportasi kedua negara selama dua hari 24-25 April 2024.

Dalam kunjungan kerja itu, Menhub bertemu dengan sejumlah pihak terkait kerja sama kedua negara.

Menurut siaran pers yang dilansir laman Kemenhub, Budi Karya Sumadi menyampaikan progres pembangunan Pelabuhan Patimban yang telah memasuki Fase I-2.

Termasuk pengembangan Car Terminal yang ditargetkan selesai tahun 2025.

Pengembangan Container Terminal, serta Consulting Services for Design and Supervision.

Menhub berharap, pihak Konsorsium Jepang bersama African Global Logistic (AGL) dan PT Samudera Indonesia dapat memberikan proposal kerja sama terbaik sebagai sebagai mitra PT Pelabuhan Patimban Indonesia (PPI) dalam mengoperasikan Container Terminal Patimban.

“Kami pun turut mengundang investor Jepang untuk terlibat dalam pengembangan dan pengelolaan pada back up area di Pelabuhan Patimban,” kata Menhub.

 

EKSPOR MOBIL

Menhub juga mendorong Toyota Tsusho Corporation untuk membuka peluang baru dan mengundang lebih banyak produsen mobil, termasuk produsen mobil non-Jepang, untuk melakukan ekspor melalui Pelabuhan Patimban.

Terkait proyek Proving Ground Bekasi, Menhub menyampaikan pada September 2024 mendatang akan dilakukan soft opening untuk pelaksanaan testing di beberapa fasilitas.

Lalu untuk proyek MRT Jakarta lintas Utara-Selatan (North-South), Menhub mengatakan bahwa hingga saat ini telah berjalan sesuai rencana. Menhub mengapresiasi dukungan Jepang hingga terlaksananya penandatanganan Contract Package CP205 antara MRT Jakarta dengan Sojitz Corporation.

“Hal tersebut merupakan capaian yang patut disyukuri, namun juga mengingatkan bahwa masih akan ada tantangan yang harus kita selesaikan bersama dalam penyelesaian pembangunannya,” tutur Menhub.

Sementara untuk proyek MRT Jakarta lintas Timur-Barat (East-West), Menhub mendorong penandatanganan Loan Agreement untuk segera dilakukan sehingga groundbreaking yang ditargetkan pada bulan Agustus dapat terealisasi.

Pada pertemuan dengan Shukuri Masafumi, Menhub mendorong kerjasama antara Kementerian Perhubungan dengan JTTRI di bidang Perkeretaapian, Kebijakan transportasi dam Pengembangan Sumber Daya Manusia. JTTRI telah beberapa kali menyelenggarakan seminar dengan melibatkan Kementerian Perhubungan, salah satunya Seminar on Railway and Area of Development pada tahun 2020.

Turut hadir dalam pertemuan ini Pelaksana Harian Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Duta Besar Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi, dan Direktur Jenderal Perkeretaapian Risal Wasal.

Editor

Recent Posts

Indonesia Masuki Ekosistem Hidrogen, Bus Diesel Damri Modif Hidrogen Meluncur

SATUJABAR, JAKARTA - Indonesia memasuki ekosistem hidrogen dengan kehadiran armada bus diesel yang dimodifikasi serta…

17 menit ago

Bridgestone Indonesia Sambangi Kantor Kemendag, Optimalisasi Ekspor Ban

Bridgestone Indonesia menghadapi tantangan ekspor ke Uni Eropa akibat penerapan European Union Deforestation Regulation (EUDR).…

23 menit ago

Kabar PT Samwon Busana Indonesia Tutup Unit Jepara, Ini Klarifikasi Kemenperin

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memberikan klarifikasi resmi sekaligus mengambil langkah cepat responsif menanggapi…

29 menit ago

Tim Densus 88 Antiteror Polri Tangkap Terduga Teroris di Ciamis

SATUJABAR, CIAMIS--Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap seorang pria di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.…

3 jam ago

Air Danau Toba Susut? Ini Penjelasan BRIN

Air Danau Toba susut menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akibat faktor yang berbeda-beda…

3 jam ago

Polda Jabar Limpahkan Berkas Perkara Kasus Taufik Hidayat ke Kejaksaan

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat telah melimpahkan berkas perkara kasus penyekapan dan penganiayaan berat YT, wanita…

4 jam ago

This website uses cookies.