Berita

Kematian Pejabat BKAD Purwakarta Belum Terungkap, Polisi Telusuri Jejak Terakhir Korban

SATUJABAR, PURWAKARTA–Penyebab kematian tragis Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, bernama Yogi Saleh, 40 tahun, masih misteri. Polisi masih terus mendalami dengan mengumpulkan fakta dan barang bukti yang ditemukan di lapangan, termasuk menelusuri jejak korban sebelum ditemukan tewas.

Proses penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian tragis Kepala Bidang Pengelolaan Aset Daerah pada Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Purwakarta, bernama Yogi Saleh, 40 tahun, masih dilakukan penyidik Satreskrim Polres Purwakarta. Penyelidikan melibatkan Tim Identifikasi Polda Jawa Barat dan Tim Pusat Identifikasi Bareskrim Polri.

Tim masih terus mendalami, dengan mengumpulkan fakta dan barang bukti yang ditemukan di lapangan. Pendalaman dilakukan, mulai dari menganalisa hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, sidik jari, hingga pengujian laboratorium forensik terhadap segala barang bukti yang ditemukan di TKP.

“Kami masih menunggu hasil autopsi terhadap jenazah (korban) dari rumah sakit. Pendalaman juga dilakukan terhadap hasil olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, sidik jari apakah ada sidik jari di luar anggota keluarga yang ditemukan di TKP, hingga pengujian laboratorium forensik terhadap barang bukti yang ditemukan,” ujar Kasatreskrim Polres Purwakarta, AKP I Made Purwantara, dalam keterangannya, Kamis (18/06/2026).

Made mengatakan, penyidik juga telah melakukan olah TKP lanjutan dan pemeriksaan saksi-saksi tambahan. Selain itu, menelusuri berbagai informasi berkaitan dengan aktivitas, serta jejak terakhir korban sebelum ditemukan tewas.

“Sejauh ini, istri dan mertua korban, serta tiga rekan kerjanya telah dimintai keterangan. Telepon genggam milik korban yang kami amankan di TKP diperiksa, untuk menelusuri aktivitas korban dan komunikasi terakhir sebelum kejadian,” kata Made.

Penyidik juga berencana memeriksa warga di sekitar rumah korban, untuk mengetahui apa ada aktivitas mencurigakan sebelum kejadian. Bukti petunjuk rekaman kamera pengawas, CCTV, yang hanya ada sekitar jalan raya, belum bisa dijadikan sebagai acuan terkait kematian korban.

Penyidik terus berupaya memastikan, apakah ada jejak,natau petunjuk lain yang bisa membantu mengungkap penyebab kematian korban. Dari TKP, sampel darah yang ditemukan telah diambil untuk diuji di laboratorium forensik, memastikan kemungkinan adanya DNA milik orang lain.

“Dari TKP, sampel darah sudah diambil untuk diuji forensik, memastikan kemungkinan ada DNA orang lain. Ada juga kami amankan parfum tergeletak, berkas-berkas, hingga bekas kopi dan asbak rokok ,” ungkap Made.

Penyidik juga mendalami alibi istri korban dengan memeriksa rekaman CCTV hotel tempat berlangsungnya acara wisuda anaknya. Keterangan istri korban dengan bukti rekaman cctv hotel, sesuai.

Polisi belum dapat menyimpulkan terkait kematian Yogi Saleh, apakah disebabkan upaya bunuh diri, atau tindak pidana. Penyidik masih menunggu hasil autopsi, pemeriksaan laboratorium forensik, serta analisa terhadap seluruh barang bukti dikaitkan keterangan saksi-saksi.

Yogi Saleh ditemukan tewas bersimbah darah di kamar rumahnya di Kampung Karangsari, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Minggu (14/06/2026), sekitar pukul 19.30 WIB.

Korban pertama kali ditemukan istrinya saat pulang menghadiri acara wisuda anaknya di salah satu hotel di wilayah Purwakarta. Hasil olah TKP, polisi mendapatkan sejumlah luka, termasuk tiga buah luka tusukan senjata tajam di bagian leher korban.

Polisi juga menemukan barang-barang yang diduga berkaitan dengan kematian korban, antaralain sebilah pisau dapur, tangga, dua potong kabel yang sudah terputus, serta ikat pinggang. Meski barang-barang tersebut ditemukan di sekitar lokasi kamar, namun belum bisa menyimpulkan penyebab kematian korban, karena bunuh diri, atau tindak pidana penganiayaan, atau dibunuh.

Editor

Recent Posts

Menko Airlangga Apresiasi Kontribusi Himpunan Kawasan Industri

SATUJABAR, JAKARTA - Sektor industri memiliki peran strategis sebagai salah satu motor penting penggerak pertumbuhan…

6 jam ago

The Local Market Jadi Agenda Rutin Bulanan

The Local Market tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang interaksi antara kreator dan…

6 jam ago

HoYo FEST 2026, Wamen Ekraf: Perkuat Sinergi

HoYo FEST menunjukkan bahwa kolaborasi antara IP global dan kreator lokal mampu menciptakan nilai ekonomi…

6 jam ago

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan Dibuka, Topang Sustainable Tourism

Padaringan Leuweung Awi Cisurupan berlokasi di kawasan Bukit Mbah Garut, Kelurahan Cisurupan, Kecamatan Cibiru Kota…

6 jam ago

Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026, Menpora Terima Sabuk Kehormatan

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menghadiri pembukaan kejuaraan 8th…

7 jam ago

Pasar Sandang Tegal Gubug Cirebon Kebakaran

SATUJABAR, CIREBON--Pasar Sandang Tegal Gubug, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, kebakaran. Peristiwa kebakaran menghanguskan puluhan lapak…

10 jam ago

This website uses cookies.