SATUJABAR, PARIS– Tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani (Putri KW), sukses mempersembahkan medali perunggu di Kejuaraan Dunia 2025. Langkahnya terhenti di semifinal setelah kalah dari wakil Jepang, Akane Yamaguchi, dalam duel tiga gim 17-21, 21-14, 6-21.
Meski gagal ke final, Putri mengaku puas bisa memberikan perlawanan. “Senang bisa bermain rubber game lawan Akane. Walau di gim ketiga saya kurang puas, tapi ini pengalaman berharga. Saya sempat kesulitan saat Akane mengubah pola dan bermain lebih cepat,” ungkap Putri seperti dikutip laman PBSI.
Putri menyadari masih ada hal yang perlu ditingkatkan. “Fokus, fisik, dan pola permainan harus lebih mantap. Selain itu saya juga harus lebih cepat membaca perubahan strategi lawan,” tambahnya.
Bagi Putri, medali perunggu di ajang sebesar Kejuaraan Dunia adalah pencapaian istimewa. “Lawan-lawan saya tidak mudah, termasuk Sindhu. Kalau diingat rasanya sedih juga, tapi saya bisa sampai di sini berkat dukungan orang tua dan semua yang selalu ada buat saya,” katanya.
Hasil ini membuat Putri KW akan naik menjadi tunggal putri nomor satu Indonesia. Ia bertekad terus menanjak di ranking dunia. “Alhamdulillah bisa jadi tunggal putri pertama Indonesia. Saya ingin membuktikan bisa bersaing di Top 10 dunia. Impian terbesar saya tentu tampil di Olimpiade 2028 dan naik podium,” tutup Putri penuh semangat.