Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Minggu (19/7). (FOTO: BPBD Kabupaten Tanah Bumbu)
SATUJABAR, JAKARTA – Kejadian bencana dan penanganannya oleh BNPB atau Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) periode Minggu hingga Senin, 19–20 Juli 2026.
Sejumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Bersama pemerintah daerah dan unsur terkait, upaya penanganannya terus dilakukan untuk mengendalikan serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
Di Provinsi Aceh, karhutla terjadi di Kampung Kuyun Uken, Kecamatan Celala, Kabupaten Aceh Tengah pada Minggu, (19/7), pukul 01.15 WIB, Posko Kecamatan Celala menerima informasi dari masyarakat mengenai terjadinya kebakaran lahan di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim terkait segera melakukan koordinasi dan penanganan di lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil asesmen sementara, luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 1 hektare dan tidak terdapat korban jiwa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Tengah segera berkoordinasi dengan instansi terkait serta melakukan asesmen guna memastikan kondisi di lapangan dan menghimpun data dampak kejadian. Berdasarkan kondisi mutakhir, api telah berhasil dipadamkan. Situasi di lokasi telah terkendali, sementara BPBD bersama instansi terkait tetap melakukan pemantauan guna mengantisipasi potensi munculnya kembali titik api.
Beralih ke Provinsi Jambi, karhutla juga dilaporkan terjadi di Desa Batin, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batang Hari, pada Minggu, (19/7) sekitar pukul 06.00 WIB. Berdasarkan informasi awal, kebakaran melanda kawasan lahan dan hutan, sementara penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Kebakaran mengakibatkan lahan seluas kurang lebih 2,5 hektare terbakar tanpa menimbulkan korban jiwa. Menindaklanjuti kejadian tersebut, BPBD Kabupaten Batang Hari telah berkoordinasi dengan instansi terkait serta melakukan asesmen di lokasi. Kondisi terkini, api telah berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi telah terkendali. BPBD bersama instansi terkait tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi kemungkinan peristiwa susulan.
Selanjutnya, di Provinsi Jawa Timur, kebakaran lahan terjadi di Desa Randegansari, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik pada Sabtu, (18/7) sekitar pukul 13.45 WIB. Kebakaran terjadi di lahan kosong kawasan Perumahan Sentraland dan penyebabnya masih dalam proses penelusuran.
Hasil pendataan sementara mencatat sekitar 3 hektare lahan terbakar tanpa adanya korban jiwa. Dalam penanganannya, personel BPBD Provinsi Jawa Timur berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan pihak terkait, sementara BPBD Kabupaten Gresik melakukan asesmen serta bersama tim pemadam melaksanakan upaya pemadaman. Provinsi Jawa Timur saat ini juga berada dalam Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan dan Kebakaran Hutan dan Lahan berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 100.3.3.1/327/013/2026 yang berlaku sejak 26 Mei hingga 6 Oktober 2026. Berdasarkan kondisi terkini, kebakaran telah berhasil dipadamkan dan situasi di lokasi telah terkendali.
Memasuki wilayah Kalimantan, karhutla juga terjadi di Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan. Peristiwa yang terjadi pada Minggu, (19/7) sekitar pukul 13.30 WIB tersebut berada di area PT Dua Samudera Perkasa Tersus Bengkirai Sungai Dua dan penyebabnya masih dalam penyelidikan.
Data sementara menunjukkan sekitar 5 hektare lahan terdampak kebakaran tanpa adanya korban jiwa. BPBD Kabupaten Tanah Bumbu bersama pihak terkait melakukan upaya pemadaman dengan melibatkan BPBD Tanah Bumbu, Damkar Simpang Empat, Rescue Jhonlin, Security Jhonlin, serta karyawan Jhonlin. Hingga kini, proses penanganan masih berlangsung dengan luas lahan yang telah berhasil ditangani mencapai sekitar 2 hektare.
Masih di Pulau Kalimantan, kebakaran lahan juga terjadi di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur pada Minggu, (19/7) sekitar pukul 15.00 WIB. Kebakaran terjadi di Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir; Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang; serta Kelurahan Bukit Pinang, Kecamatan Samarinda Ulu. Penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 35,2 hektare, terdiri dari sekitar 5 hektare di Kecamatan Loa Janan Ilir, 30 hektare di Kecamatan Sungai Pinang, dan 0,2 hektare di Kecamatan Samarinda Ulu. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. BPBD Kota Samarinda telah melakukan pengecekan, asesmen, dan pemadaman bersama Disdamkarmat Kota Samarinda, Katana Kelurahan Simpang Tiga, serta relawan. Hingga saat ini, proses penanganan masih terus berlangsung untuk mengendalikan kebakaran dan mencegah meluasnya area terdampak.
Sementara itu, kejadian bencana di Pulau Sulawesi, kebakaran hutan dan lahan dilaporkan terjadi di Desa Atue, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan pada Minggu, (19/7) sekitar pukul 18.00 WITA. Kebakaran yang terjadi di lahan belakang Pertamina Ussu tersebut masih dalam penyelidikan terkait penyebabnya.
Kebakaran menghanguskan lahan seluas kurang lebih 1 hektare dan tidak menimbulkan korban jiwa. BPBD Kabupaten Luwu Timur bersama Dinas Pemadam Kebakaran segera melakukan pemadaman dengan melibatkan TRC BPBD, Damkar, Manggala Agni, Dinas Perhubungan, TNI, POLRI, pemerintah desa dan kecamatan, serta masyarakat setempat. Berdasarkan kondisi mutakhir, api berhasil dipadamkan pada pukul 21.00 WITA dan situasi di lokasi telah terkendali.
BNPB mengimbau pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla, terutama di wilayah yang tengah memasuki musim kemarau. Masyarakat juga diharapkan tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan efektif.
BACA JUGA: Piala Dunia 2026: Yamal di Atas Messi, Spanyol Kalahkan Argentina 1-0
SATUJABAR, BANDUNG – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan…
SATUJABAR, BANDUNG – Penebangan pohon di Cirejah Kota bandung dilakukan tanpa izin menuai reaksi Pemerintah…
Komite Olimpiade Indonesia menggelar RALB Tahun 2026 sebagai langkah nyata mewujudkan prestasi olahraga yang lebih…
Festival Rakyat Bola Gembira menyedot perhatian warga dengan kehadiran sekitar 14 ribu warga yang memadati…
Infrastruktur ini menjadi fondasi fisik bagi koridor digital baru, yang memperkuat salah satu koneksi digital…
SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan keprihatinannya setelah wilayah Bojongloa Kaler masuk…
This website uses cookies.