Kapolda Jabar Irjen Pol. Akhmad Wiyagus pimpin peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-116 di lapangan Paralayang, Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Senin (20/5/2024). (IMAGE: Humas Jabar)
BANDUNG – Kapolda Jabar Irjen Pol. Akhmad Wiyagus pimpin peringatan Hari Kebangkitan Nasional Ke-116 di lapangan Paralayang, Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Senin (20/5/2024).
Mewakili Penjabat Gubernur Jabar, bertindak sebagai inspektur upacara, Kapolda Jabar Irjen Pol. Akhmad Wiyagus yang membacakan sambutan tertulis Menteri Komunikasi dan Informatika RI.
Akhmad Wiyagus mengemukakan bahwa merupakan momen krusial dua dekade ke depan bagi bangsa ini dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Kita bukan hanya ikut serta dalam kemajuan teknologi yang melesat saat ini, tetapi sudah mengambil bagian dari itu semua untuk menggapai dunia. Hari-hari ini dalam dua dekade ke depan adalah momen yang krusial yang akan sangat menentukan langkah kita dalam mewujudkan itu semua,” katanya dilansir jabarprov.go.id.
Embrio kebangkitan Indonesia lahir di tangan kaum muda lebih dari seabad lalu. Oleh karena itu kebangkitan Indonesia kedua saat ini juga sepatutnya diprakarsai kaum muda.
Akhmad menuturkan, di tangan kaum muda terdidik inilah cita-cita kemerdekaan dan kebebasan dirumuskan dan diperjuangkan.
Alam kemerdekaan hanya bisa dicapai jika manusia setara dan bebas. Manusia yang bebas dan setara hanya dimungkinkan jika manusia tersebut terpelajar dan berpendidikan.
“Dari merekalah semangat kebangkitan nasional lahir. Kebangkitan nasional adalah penanda lahirnya zaman baru. Pencetus cara berpikir baru,” tuturnya.
Lebih lanjut Akhmad menjelaskan, pada era kebangkitan kedua kali ini, kemajuan teknologi menjadi tantangan baru yang lebih menantang untuk dihadapi.
Oleh karena itu para pelopor kebangkitan kedua ini harus terus mengikuti perkembangan zaman dan berinovasi.
“Banyak kesulitan yang berhasil disolusikan oleh teknologi. Adagium di zaman ini jelas, dia yang menguasai teknologi, dia pula yang akan menguasai peradaban,” ungkapnya.
“Di titik ini, gambarannya makin jelas. Penguasaan atas teknologi merupakan keniscayaan bagi kita untuk menyongsong Indonesia Emas,” pungkas Akhmad.
Peringatan Ke-116 Hari Kebangkitan Nasional Tingkat Provinsi Jawa Barat selain dihadiri unsur Forkopimda Jabar, Forkopimda Kabupaten Bogor, perwakilan kabupaten dan kota di Jabar, juga berbagai unsur lainnya, TNI/Polri, ASN, pelajar dan Pramuka.
Acara dimeriahkan pula aksi paralayang dan dilanjutkan dengan upacara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kabupaten Bogor.
SATUJABAR, BANDUNG - Tim Thomas China mampu mempertahankan gelar juara setelah kalahkan Prancis pada final…
Insan pers dituntut untuk tetap menjaga nilai dan manfaat berita bagi publik di tengah tekanan…
SATUJABAR, BANDUNG – Tim Uber Korea Selatan mampu mengalahkan juara bertahan China pada final yang…
Buah mangga (Mangifera indica L) sebagai bahan aktif pencerah kulit, serta temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb)…
Dari sisi layanan kesehatan, sebanyak 6.823 jemaah jalani rawat jalan. 117 dirujuk ke Klinik Kesehatan…
SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat mengungkap peran enam tersangka dalam aksi rusuh merusak dan membakar fasilitas…
This website uses cookies.