• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 2 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kabupaten Bandung Ramah Pada Kalangan Disabilitas

Editor
Selasa, 03 Oktober 2023 - 12:02
Bupati Bandung

Bupati Bandung Dadang Supriatna (bandungkab.go.id)

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung berkomitmen mewujudkan kota ramah disabilitas dengan semaksimal mungkin.

Berbagai program saat ini telah berjalan dan sebagian lagi akan segera diwujudkan ke depan.

RelatedPosts

Timur Tengah Memanas, Jajaran Kemlu Eratkan Komunikasi Dengan WNI

Minta Maaf, Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

Kemenhaj Imbau Warga Tunda Umrah, Persiapan Haji Tetap Jalan

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan pihaknya menginginkan agar Kabupaten Bandung menjadi tempat tinggal yang ramah dan nyaman bagi semua orang tanpa terkecuali, termasuk bagi kaum disabilitas.

Oleh karena itu, kata Bupati, ke depan pihaknya berencana akan membangun fasilitas khusus yang dapat membantu kaum disabilitas dalam aktivitas sehari-hari. Fasilitas tersebut setidaknya harus tersedia di wilayah perkotaan dan ibu kota Kabupaten Bandung.

“Saya ingin agar ke depan minimal di sekitar Jalan Al Fathu dan lingkungan Pemda ada fasilitas khusus untuk disabilitas. Saya akui saat ini belum. Tapi saya akan benahi ke depan,” ujar Bupati Bandung saat menyerahkan Bantuan Pengembangan Usaha Produktif bagi kaum disabilitas di Aula Rumah Dinas Bupati Bandung, Senin (2/10/2023).

Pria yang akrab disapa Kang DS ini menambahkan Pemkab Bandung akan membangun berbagai fasilitas publik ramah disabilitas seperti pedestrian atau trotoar khusus dan jalur khusus kursi roda bagi kaum disabilitas di lingkungan Pemkab Bandung.

Adanya fasilitas pendukung untuk penyandang disabilitas tersebut, kata Kang DS, diharapkan dapat membantu kemandirian mereka agar tidak selalu tergantung pada bantuan dari orang atau pihak lain.

PENDIDIKAN

Selain membangun fasilitas publik ramah disabilitas, orang nomor satu di Kabupaten Bandung juga berkomitmen untuk menghadirkan sekolah luar biasa (SLB) dan sekolah inklusi di beberapa kecamatan yang memiliki anak-anak disabilitas cukup banyak.

Sekolah SLB dan inklusi bagi anak-anak disabilitas dan berkebutuhan khusus tersebut menjadi satu diantara upaya dalam mewujudkan Kabupaten Bandung sebagai kota ramah disabilitas.

“Meski urusan sekolah SLB ini menjadi tanggung jawab provinsi, tapi saya akan hadir untuk mendorong pembangunan sekolah SLB di Pacet dan Ciparay yang memang sangat dibutuhkan. Sebab semua anak memiliki hak yang sama untuk mengenyam pendidikan,” kata Dadang Supriatna.

Di samping itu, salah satu kebijakan khusus Bupati Bandung sebagai bentuk keberpihakan kepada kaum disabilitas adalah dengan memberikan bantuan modal pengembangan usaha produktif bagi puluhan kaum disabilitas pelaku usaha.

Berdasarkan data Dinas Sosial Kabupaten Bandung saat ini terdapat sekitar 6.045 orang penyandang disabilitas yang terdata. Jumlah pastinya kemungkinan lebih besar. Dan sebagian besarnya berada pada usia produktif.

“Saya bangga sekali karena di Kabupaten Bandung banyak sekali kaum disabilitas yang memiliki usaha. Dan ini usahanya jalan. Kita yang masih nganggur dan malas-malasan harusnya malu. Bapak-Ibu yang memiliki keterbatasan secara fisik ternyata lebih kreatif dan fight,” tambah Kang DS.

Ia berharap bantuan modal untuk pengembangan usaha bagi kaum disabilitas para pelaku usaha dapat bermanfaat dan membuat usaha yang tengah digelutinya semakin maju dan berkembang.

“Selain bantuan modal usaha, saya juga akan membangun sepuluh rumah kaum disabilitas melalui program rutilahu. Jangan berkecil hati, harus tetap semangat. Saya akan hadir dan mensupport Bapak Ibu semua,” ujar Bupati.

PRESTASI

Tak hanya itu, Bupati Bandung juga mengapresiasi raihan prestasi gemilang yang diraih para atlet disabilitas yang tergabung dam kontingen National Paralympic Comitte Indonesia (NPCI) Kabupaten Bandung.

“Saya tingkatkan juga anggaran NPCI. Awalnya hanya satu miliaran, sekarang saya tambah menjadi empat miliar lebih. Saya sangat apresiasi prestasi atlet-atlet disabilitas kita,” tuturnya dilansir situs Pemkab Bandung.

Akibat kerja keras, komitmen dan keberpihakannya terhadap kaum disabilitas, Bupati Bandung Dadang Supriatna pun mendapat apresiasi dan penghargaan dari Pemprov Jabar pada 2022 lalu.

“Alhamdulillah ternyata komitmen saya terhadap kaum disabilitas mendapat apresisi dari Pemprov Jabar. Saya dinobatkan sebagai Kepala Daerah Peduli Disabilitas,” ungkap Bupati sambil tersenyum.

Tags: disabilitasKabupaten Bandung

Related Posts

Smartphone

Timur Tengah Memanas, Jajaran Kemlu Eratkan Komunikasi Dengan WNI

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) dan Perwakilan RI di kawasan...

Menteri Agama Nasaruddin Umar.(Foto: Istimewa)

Minta Maaf, Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat yang menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat....

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak.(Foto: Istimewa)

Kemenhaj Imbau Warga Tunda Umrah, Persiapan Haji Tetap Jalan

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah mencermati perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin dinamis dan tidak menentu. Dengan mempertimbangkan...

Bendungan Jatigede Sumedang

Mantap! Daya Saing Kabupaten Sumedang Peringkat Satu di Jawa Barat, Peringkat Lima Nasional

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Kabupaten Sumedang menempati peringkat pertama di Provinsi Jawa Barat dan peringkat kelima nasional berdasarkan hasil rilis Indeks...

Ilustrasi balapan liar.(Foto:Istimewa).

Balapan Liar di Garut Dibubarkan Polisi, 5 Pemuda dan 12 Sepeda Motor Diamankan

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, GARUT--Aksi balapan liar di Bulan Ramadhan menjelang Sahur di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dibubarkan polisi. Lima pemuda berikut 12...

Ilustrasi wanita korban TPPO.(Foto:Istimewa)

Suami-Istri Pelaku TPPO 13 Warga Jabar ke NTT Ditahan Polisi

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pasangan suami-istri, pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap 13 perempuan warga Jawa Barat ke Nusa Tenggara Timur (NTT),...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.