Lee Yu-Bi (instagram.com)
SATUJABAR, BANDUNG — Pada 20 Oktober, komedian Jo Se Ho melangsungkan pernikahan di Hotel Shilla yang bergengsi. Banyak bintang menghadiri acara yang disebut sebagai “pernikahan tahun ini,” namun satu tamu selebriti menjadi sorotan media karena alasan yang tidak diinginkan.
Aktris Lee Yu Bi datang ke pernikahan itu bersama saudara perempuannya, Lee Da In, dan suaminya, Lee Seung Gi. Mereka berdua terlibat kontroversi terkait praktik bisnis ilegal ayah tiri mereka, tetapi media Korea menyoroti kehadiran Lee Yu Bi kali ini.
MK News, misalnya, menyebut Lee Yu Bi sebagai “tamu yang tidak diundang” dalam sebuah judul. Namun, ini bukanlah kali pertama Lee Yu Bi menjadi sorotan karena kontroversi terkait pernikahan
Di pernikahan saudara perempuannya, Lee Yu Bi mengenakan setelan tweed merah muda dan langsung dikritik sebagai tamu “buruk” karena mencuri perhatian dari pengantin. Ibunya, Kyeon Mi Ri, juga disorot karena mengenakan hanbok merah muda cerah.
Dalam episode Strong Heart VS pada 19 Maret, Lee Yu Bi menjelaskan bahwa setelan tweed merah muda yang dikenakannya dibeli oleh Lee Da In. Dia tidak sempat berbelanja untuk pernikahan saudaranya karena sibuk syuting, sehingga Lee Da In memilihkan pakaiannya.
Ayah tiri Lee Yu Bi dan Lee Da In dituduh memanipulasi saham, mengakibatkan kebangkrutan banyak keluarga, sementara keluarganya semakin kaya. Meski membantah tuduhan, kontroversi ini terus melekat pa
Lee Yu Bi juga menghadapi kritik karena perannya dalam Joseon Exorcist yang dibatalkan dan rumor kencan, termasuk dengan Jungkook BTS dan Kim Woosung. Agensinya, Y-Bloom, melaporkan penyebaran rumor dan pelanggaran privasi ke polisi.
Karena berbagai alasan, Lee Yu Bi telah menjadi sasaran kebencian dan kritik selama setidaknya lima tahun terakhir. Pada 2019, ia mengumumkan akan mengambil tindakan hukum tegas terhadap komentator jahat. (nza)
BANDUNG - Pusat Kebudayaan Tionghoa di Kota Bandung diharapkan tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya…
JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital…
JAKARTA - Kementerian Kehutanan menjatuhkan sanksi administratif kepada enam perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan…
BOGOR - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim…
BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyiapkan anggaran hingga sekitar Rp56 miliar untuk mendukung operasional…
CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk,…
This website uses cookies.