• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 2 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Jawa Barat Siapkan Sensus Ekonomi 2026 untuk Pemetaan Kesejahteraan Masyarakat

Editor
Rabu, 09 Oktober 2024 - 05:02
(FOTO: Humas Pemprov Jabar)

(FOTO: Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG – Sensus Ekonomi yang akan dilaksanakan pada 2026 bertujuan untuk memetakan golongan masyarakat yang memerlukan bantuan pemerintah demi kesejahteraan warga.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, saat memberikan keynote speech pada Diskusi Kelompok Terarah (FGD) Strategi Pengumpulan Data Sensus Ekonomi 2026 di Prime Park Hotel, Kota Bandung.

RelatedPosts

Timur Tengah Memanas, Jajaran Kemlu Eratkan Komunikasi Dengan WNI

Minta Maaf, Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

Kemenhaj Imbau Warga Tunda Umrah, Persiapan Haji Tetap Jalan

“Harapannya, FGD lintas pemangku kepentingan di Jawa Barat menjadi kunci dalam pembangunan untuk menyejahterakan masyarakat, sehingga perekonomian Jabar menjadi lebih baik. Namun, kita harus menguasai datanya,” ungkap Herman seperti dikabarkan Humas Pemprov Jabar.

Ia menambahkan bahwa jika pemetaan berjalan lancar, pengambil keputusan di berbagai tingkat—dari desa hingga provinsi—dapat membuat kebijakan yang lebih tepat sasaran.

“Pengambilan keputusan harus berbasis data, sehingga kebijakan yang ditetapkan dapat menghasilkan program yang menyejahterakan masyarakat,” tambah Herman.

Herman menekankan pentingnya pendekatan berbasis saintifik dan data dalam merumuskan kebijakan, dengan Sensus sebagai salah satu cara untuk mendapatkan data yang akurat.

Kepala BPS Jabar, Darwis Sitorus, menjelaskan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi bertujuan untuk memetakan program pemerintah secara tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat. “Kami sedang membangun kolaborasi dengan semua pihak untuk mendapatkan strategi yang efisien dan efektif,” ujar Darwis.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Sosial BPS RI, Ateng Hartono, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam Sensus Ekonomi 2026 sebagai dasar dalam menentukan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Data ini harus dimanfaatkan oleh pemerintah daerah. Kolaborasi antara BPS Jawa Barat dengan pemerintah provinsi harus kita kuatkan,” sebut Ateng.

“Mudah-mudahan, ini menjadikan Jawa Barat semakin unggul, terdepan, dan maju,” tutupnya.

Tags: bps jabarsekda jabarSensus Ekonomi 2026

Related Posts

Smartphone

Timur Tengah Memanas, Jajaran Kemlu Eratkan Komunikasi Dengan WNI

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) dan Perwakilan RI di kawasan...

Menteri Agama Nasaruddin Umar.(Foto: Istimewa)

Minta Maaf, Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat yang menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat....

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak.(Foto: Istimewa)

Kemenhaj Imbau Warga Tunda Umrah, Persiapan Haji Tetap Jalan

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah mencermati perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin dinamis dan tidak menentu. Dengan mempertimbangkan...

Bendungan Jatigede Sumedang

Mantap! Daya Saing Kabupaten Sumedang Peringkat Satu di Jawa Barat, Peringkat Lima Nasional

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Kabupaten Sumedang menempati peringkat pertama di Provinsi Jawa Barat dan peringkat kelima nasional berdasarkan hasil rilis Indeks...

Ilustrasi balapan liar.(Foto:Istimewa).

Balapan Liar di Garut Dibubarkan Polisi, 5 Pemuda dan 12 Sepeda Motor Diamankan

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, GARUT--Aksi balapan liar di Bulan Ramadhan menjelang Sahur di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dibubarkan polisi. Lima pemuda berikut 12...

Ilustrasi wanita korban TPPO.(Foto:Istimewa)

Suami-Istri Pelaku TPPO 13 Warga Jabar ke NTT Ditahan Polisi

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pasangan suami-istri, pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap 13 perempuan warga Jawa Barat ke Nusa Tenggara Timur (NTT),...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.