• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 5 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Jadi Korban KDRT, Istri Dibunuh Suami di Kota Bandung Lalu Kabur

Editor
Kamis, 12 September 2024 - 02:52
Rumah kontrakan bercat kuning, tempat Siti Oktaviani (21) dibunuh suaminya di Ciwastra, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung.(Foto:Istimewa).

Rumah kontrakan bercat kuning, tempat Siti Oktaviani (21) dibunuh suaminya di Ciwastra, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG – Siti Oktaviani, wanita muda usia 21 tahun, ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Kota Bandung, Jawa Barat. Siti dibunuh suaminya, yang masih dalam pengejaran polisi, setelah menjadi korban tindak KDRT (kekerasan dalam rumah tangga).

Siti Oktaviani, wanita muda berusia 21 tahun, ditemukan tewas bersimbah darah di rumah kontrakan di Ciwastra, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung, pada Rabu (11/09/2024), sekitar pukul 16.00 WIB. Siti ditemukan sudah tidak bernyawa dengan luka tusukan senjata tajam di tubuhnya.

RelatedPosts

Menuju Industri Berkelanjutan, Kemenperin Fasilitasi Sertifikat Industri Hijau

Fitch Pertahankan Rating Indonesia di BBB, Ini Respon Bank Indonesia

OJK Geledah Kantor PT MASI di Jakarta, Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

“Betul, telah terjadi perkara pembunuhan di wilayah hukum Polsek Buahbatu, Polrestabes Bandung. Perkara pembunuhan istri oleh suaminya,” ujar Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanitreskrim) Polsek Buahbatu, Iptu Purnomo, kepada wartawan, Kamis (12/09/2024).

Purnomo mengatakan, setelah melakukan tindakan pembunuhan, terduga pelaku melarikan diri dan saat ini sedang dalam pengejaran Unit Reskrim bersama Tim Jatanras (Kejahatan dan Kekerasan) Satreskrim (Satuan Reserse Kriminal) Polrestabes Bandung.

Banyak Darah

Rumah kontrakan bercat kuning masih dipasang garis polisi, setelah Tim Inafis Polrestabes Bandung selesai melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan proses identifikasi. Jasad korban yang dipenuhi darah akibat luka tusukan di tubuhnya, telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Sartika Asih, Bandung, untuk dilakukan otopsi.

Peristiwa pembunuhan istri oleh suaminya menggemparkan warga di sekitar rumah kontrakan yang baru setahun ditempati korban. Pelaku pembunuhan diyakini suami korban berinisial DA, karena sesaat sebelumnya ada tetangga melihat pria tersebut datang dan masuk ke dalam rumah.

Tetangga yang sempat melihat suami korban datang dan masuk ke dalam rumah, bernama Kania. Wanita berusia 30 tahun tersebut bersama ibunya, kemudian menemukan korban sudah bersimbah darah di rumah kontrakan.

“Saya melihat suaminya datang mengendarai sepeda motor sambil ‘digeber-geber’. Setelah suaminya masuk ke dalam rumah, saya tidak tahu kejadian di dalam seperti apa” ujar Kania, Kamis (12/09/2024).

Kania yang merasa curiga, kemudian mengajak ibunya mendatangi rumah korban. Ibunya saat itu langsung memeluk korban yang sudah berlumuran darah di atas tempat tidur.

“Ibu saya langsung memeluknya dan berusaha membangunkan. Siti sempat merespons dengan memanggil mamah,” ungkap Kania.

Kania melihat ceceran darah dimana-mana, mulai dari lantai kamar, tempat tidur, ruang tamu, hingga belakang rumah. Tanpa bisa memastikan luka yang diderita korban, wajah dan kedua tangan korban saat itu sudah dipenuhi darah.

Pihak keluarga berharap polisi secepatnya bisa menangkap suami korban, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Jika sudah ditangkap, pelaku pantas mendapatkan hukuman mati atas perbuatan keji telah menghilangkan nyawa istrinya sendiri.

“Cepat ditangkap dan ditangani. Saya tidak terima, orangnya (pelaku) harus dipenjara dengan hukuman setimpal, kalau bisa hukuman mati,” ungkap Andri, kakak korban kesal.

Sering KDRT

Andri menyebutkan, dari laporan tetangganya, korban sering mendapat perlakukan KDRT dari suaminya. Namun, adiknya tersebut tidak pernah mengadu atau menceritakannya.

“Persoalan pribadi rumah tangga, adiknya tidak pernah curhat. Termasuk tidak pernah cerita, suka mendapat perlakukan KDRT, bahkan informasinya sampai disiksa oleh suaminya,” jelas Andri.

Korban baru menikah dengan pelaku setahun yang lalu. Korban sebelumnya kenal dengan pelaku sesama teman pergaulannya.

Kasus pembunuhan istri oleh suaminya ini, sudah dalam penanganan Unit Reskrim Polsek Buahbatu bersama Tim Jatarnas Polrestabes Bandung. Upaya pengejaran terhadap pelaku tengah dilakukan ke sejumlah tempat untuk secepatnya bisa menangkap pelaku.

Tags: polrestabes bandungPolsek Buahbatu

Related Posts

(Foto: Dok. Kemenperin)

Menuju Industri Berkelanjutan, Kemenperin Fasilitasi Sertifikat Industri Hijau

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat transformasi sektor manufaktur menuju industri yang berkelanjutan melalui penerapan konsep industri hijau. Salah...

Fitch Ratings

Fitch Pertahankan Rating Indonesia di BBB, Ini Respon Bank Indonesia

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Lembaga pemeringkat Fitch Ratings (Fitch) mempertahankan sovereign credit rating Republik Indonesia pada BBB dan melakukan penyesuaian outlook...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol

OJK Geledah Kantor PT MASI di Jakarta, Terkait Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan penggeledahan di kantor PT MASI yang berlokasi di kawasan Sudirman Central Business...

Personel keamanan di Lawang Sewu.(Foto: Humas KAI Wisata)

KAI Wisata Siagakan 3.556 Personel Saat Masa Angkutan Lebaran 2026

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menyiapkan sebanyak 3.556 personel untuk memastikan kelancaran operasional selama masa Angkutan...

Menteri Agama Nasaruddin Umar.(Foto: Istimewa)

Di Bali, Lebaran Mungkin Bersamaan dengan Nyepi, Ini Kata Menteri Agama

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif terkait potensi beririsan antara malam takbiran...

(Foto: Humas BMKG

Perhatian! Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncak Kemarau di Agustus

Editor
5 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Musim kemarau 2026 diprediksikan datang lebih awal, ungkap Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Menurut BMKG, sebagian...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.