• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Indonesia vs Malaysia 3-2, Badminton Asia Mixed Team Championships 2025

Editor
Jumat, 14 Februari 2025 - 06:37

BANDUNG – Indonesia vs Malaysia 3-2, dalam babak lanjutan grup kompetisi Badminton Asia Mixed Team Championships 2025 sehingga muncul sebagai juara grup setelah sebelumnya mengalahkan Hong Kong 5-0.

Indonesia berhasil mengalahkan Malaysia 3-2 dalam pertandingan yang penuh tantangan di ajang bulutangkis internasional itu. Berikut adalah ulasan pertandingan dari setiap kategori.

RelatedPosts

KONI Dorong Konsolidasi PB Akuatik Indonesia Menyambut Asian Games 2026

German Open 2026: Tiwi/Fadia Terhenti di Semifinal

Dukung Menpora, DPR Minta Dugaan Pelecehan Atlet Panjat Tebing Diusut Tuntas

Mixed Doubles (XD): Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti vs Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie 17-21, 21-13, 21-18

Dejan Ferdinansyah mengungkapkan rasa syukurnya setelah berhasil menyumbangkan poin kemenangan. “Alhamdulillah hari ini bisa menyumbang poin dan bermain dengan baik. Kami sempat kesulitan di gim pertama, namun kami berusaha mengubah pola permainan dengan lebih banyak mengangkat bola, dan itu berhasil,” ujar Dejan.

Siti Fadia Silva Ramadhanti juga menyampaikan kebanggaannya. “Senang bisa dipercaya dan berhasil menyumbang poin untuk Indonesia. Di gim kedua dan ketiga, kami lebih berani bertahan sebelum balik menyerang,” ungkapnya.

Pada gim ketiga, meskipun sempat mendapat tekanan setelah lawan menyamakan kedudukan, Dejan dan Fadia berhasil mengatasi situasi sulit dan meraih kemenangan. “Kami lebih meyakinkan diri dan bermain lebih rapi setelah mendapat poin penting di 17-16,” kata Dejan.

 

Women’s Singles (WS): Komang Ayu Cahya Dewi vs Karupathevan Letshanaa 21-12, 21-19

Komang Ayu Cahya Dewi berhasil mengalahkan lawannya dengan dua gim langsung, meski sempat merasa tempo permainannya melambat di gim kedua. “Di gim pertama saya lumayan baik, namun di gim kedua saya sempat kendur. Namun di poin 18-19, saya berani mengambil risiko dan itu berhasil,” kata Komang.

Komang juga mengungkapkan kesiapan untuk kembali bertanding jika dibutuhkan tim. “Saya siap diturunkan lagi, namun semuanya tergantung kebutuhan tim. Saya harus terus menjaga fokus dan tempo permainan,” tambahnya.

 

Men’s Singles (MS): Yohanes Saut Marcellyno vs Leong Jun Hao 21-11, 20-22, 12-21

Meski bermain dengan semangat, Yohanes Saut Marcellyno harus mengakui kekalahannya setelah memimpin di gim pertama. “Saya kecewa karena tidak bisa menyumbang poin untuk Indonesia, padahal tinggal satu angka lagi menang. Ada satu momen saat match point yang membuat fokus saya buyar,” ujarnya.

Namun, Saut tetap optimis dan mengaku sudah memberikan performa terbaik. “Dari segi permainan, saya sudah berusaha yang terbaik. Fokus saya adalah mengambil poin demi poin, dan saya selalu diingatkan oleh senior-senior saya bahwa semua pemain punya peluang yang sama untuk menang,” katanya.

 

Women’s Doubles (WD): Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari vs Go Pei Kee/Teoh Mei Xing 18-21, 21-7, 21-17

Di sektor ganda putri, Rachel Allessya Rose dan Meilysa Trias Puspitasari sukses mengatasi ketegangan dan memberi kemenangan untuk Indonesia. “Senang bisa menyumbang poin kemenangan untuk Indonesia. Kami sangat bersyukur karena di pertandingan ini kami berhasil keluar dari tekanan,” ujar Rachel.

Meilysa menambahkan bahwa mereka mengubah strategi setelah kalah di gim pertama. “Di gim pertama kami terlalu meladeni permainan drive lawan. Kami mengubah pola di gim kedua dan ketiga dengan lebih fokus pada pertahanan yang kuat dan menyerang saat ada peluang,” kata Meilysa.

 

Men’s Doubles (MD): Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin vs Man Wei Chong/Kai Wun Tee 27-25, 17-21, 21-23

Muhammad Shohibul Fikri dan Daniel Marthin mengakui ketatnya pertandingan melawan Man Wei Chong dan Kai Wun Tee. “Kami sudah bermain dengan maksimal, namun di poin-poin akhir gim ketiga, kami terburu-buru dan banyak melakukan kesalahan,” ujar Fikri.

Daniel juga menyampaikan evaluasi dari pola permainan mereka. “Kami sudah bermain dengan baik, namun saya terbawa nafsu dan ingin cepat selesai. Kami harus belajar untuk lebih menikmati permainan dan tidak terburu-buru,” ungkap Daniel.

Secara keseluruhan, meskipun ada beberapa kendala, tim Indonesia berhasil meraih kemenangan berkat kekuatan mental dan perbaikan pola permainan di gim-gim kritis. Para pemain berharap dapat lebih fokus dan memanfaatkan pelajaran dari pertandingan ini di babak selanjutnya.

Tags: Badminton Asia Mixed Team Championshipsindonesiamalaysia

Related Posts

(Foto: KONI Pusat)

KONI Dorong Konsolidasi PB Akuatik Indonesia Menyambut Asian Games 2026

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman diwakili Wakil I...

German Open 2026: Tiwi/Fadia Terhenti di Semifinal

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Pasangan ganda putri Indonesia Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti terhenti di babak semifinal German Open 2026....

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan keprihatinan dan kecaman keras atas dugaan kekerasan seksual dan kekerasan fisik yang menimpa delapan atlet panjat tebing.(foto:dok/kemenpora.go.id)

Dukung Menpora, DPR Minta Dugaan Pelecehan Atlet Panjat Tebing Diusut Tuntas

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan keprihatinan dan kecaman keras atas dugaan kekerasan seksual dan...

(Foto: KONI Pusat)

KONI Finalisasi Persiapan PON XXII/2028 NTB-NTT

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman memimpin Rapat Koordinasi...

(Foto: Dok. Kemenpora)

8 Atlet Panjat Tebing Indonesia Diduga Jadi Korban Pelecehan Seks, Erick Thohir Janji Usut Tuntas

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas dugaan pelecehan...

(Foto: Dok. PSSI)

Gianni Infantino Sudah Pimpin FIFA 10 Tahun, Erick Sampaikan Apresiasi

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir sangat mengapresiasi Gianni Infantino menjadi Presiden FIFA selama sepuluh tahun ini. Dalam...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.