SATUJABAR, JAKARTA – Jumlah penumpang Whoosh pada libur panjang Tahun Baru Imlek yang berlangsung pada 13–17 Februari 2026 mengalami kenaikan. Pada puncak periode tersebut, jumlah penumpang Whoosh mencapai 24 hingga 25 ribu penumpang per hari, meningkat hingga 25 persen dibandingkan rata-rata akhir pekan normal.
Adapun pada hari Minggu (15/2), Whoosh melayani sebanyak 21 ribu penumpang ke berbagai tujuan. Sedangkan hari ini Senin (16/2), tiket yang terjual sampai dengan pagi ini sudah mencapai 9 ribu tiket dan akan terus bertambah hingga keberangkatan terakhir pukul 21.25.
Peningkatan ini didorong oleh tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang serta berbagai promo tiket yang tersedia melalui beragam kanal penjualan online.
General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa menyampaikan bahwa momentum libur panjang dan kemudahan akses pembelian tiket melalui berbagai platform menjadi faktor utama peningkatan volume penumpang.
“Momentum long weekend Tahun Baru Imlek dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian bersama keluarga maupun kerabat. Ditambah dengan berbagai promo di kanal online, minat masyarakat untuk menggunakan Whoosh semakin meningkat,” ujar Eva melalui keterangan resmi.
Sejumlah promo yang tersedia selama periode ini antara lain:
Trip.com: Diskon 3 persen dengan potongan maksimal Rp100.000 menggunakan kode promo 3WHOOSH, berlaku hingga 31 Mei 2026 dengan kuota khusus yang dirilis setiap hari Senin.
Traveloka: Diskon hingga 90 persen dan cashback hingga Rp250.000 pada periode 11 Februari – 5 Maret 2026
Tiket.com: Cashback hingga Rp200.000 dalam bentuk Blibli Tiket Points menggunakan kode CNYWHOOSH untuk periode keberangkatan 14–17 Februari 2026.
Masyarakat dapat memeriksa situs masing-masing channel penjualan untuk info selengkapnya terkait promo Whoosh momen libur Imlek
Saat ini tiket Whoosh dapat dibeli melalui berbagai kanal online, antara lain aplikasi Whoosh, situs resmi ticket.kcic.co.id, Access by KAI, Livin’ by Mandiri, BRImo, Wondr by BNI, Traveloka, Tiket.com, serta Trip.com.
Eva menjelaskan, saat ini sekitar 80 persen transaksi tiket Whoosh dilakukan melalui kanal online. Tren ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pembelian digital yang cepat, praktis, dan paperless,” tambah Eva.
“KCIC akan terus memperkuat kerja sama distribusi digital guna mendukung peningkatan volume penumpang serta memastikan layanan Whoosh semakin mudah diakses pada periode libur panjang dan musim liburan berikutnya.” tutup Eva.








