Komite Disiplin PSSI
BANDUNG – Komite Disiplin PSSI telah mengumumkan hasil sidang untuk berbagai pelanggaran yang terjadi dalam kompetisi BRI Liga 1 2024/2025.
Berikut adalah ringkasan keputusan dari sidang yang berlangsung pada 14 dan 15 Agustus 2024:
Cassio Fernando Scheid (Malut United FC)
Pertandingan: Madura United FC vs Malut United FC
Tanggal Kejadian: 10 Agustus 2024
Jenis Pelanggaran: Pelanggaran serius terhadap pemain lawan yang mengakibatkan kartu merah langsung.
Hukuman: Larangan bermain tambahan sebanyak 2 pertandingan dan denda sebesar Rp. 10.000.000,-.
Tim Bali United FC
Pertandingan: Persik Kediri vs Bali United FC
Tanggal Kejadian: 11 Agustus 2024
Jenis Pelanggaran: Lima pemain Bali United FC menerima kartu kuning dalam pertandingan tersebut.
Hukuman: Denda sebesar Rp. 50.000.000,-.
Tim Dewa United FC
Pertandingan: Arema FC vs Dewa United FC
Tanggal Kejadian: 12 Agustus 2024
Jenis Pelanggaran: Terlambat memasuki lapangan pada babak kedua selama 98,54 detik.
Hukuman: Denda sebesar Rp. 50.000.000,-.
Klub Semen Padang
Pertandingan: Semen Padang vs Borneo FC Samarinda
Tanggal Kejadian: 12 Agustus 2024
Jenis Pelanggaran: Tidak mematuhi keputusan Komite Disiplin PSSI mengenai larangan menyelenggarakan pertandingan dengan penonton saat Semen Padang menjadi tuan rumah, di mana pertandingan tersebut dihadiri oleh banyak penonton.
Hukuman: Denda sebesar Rp. 10.000.000,-.
Keputusan ini diambil untuk menjaga integritas dan disiplin dalam kompetisi serta memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang telah ditetapkan.
Sumber: PSSI
SATUJABAR, BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan…
SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas batangan Antam Selasa 5/5/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual…
Santri Ndolo Kusumo berjumlah 252 anak. Sebanyak empat santri masih belajar di tingkat Raudlatul Athfal.…
Sebelum peluncuran logo, Pemkot Bogor memberikan penghargaan kepada Muhamad Ilham Akbar sebagai pemenang sayembara logo…
Daya tarik utama dari kirab ini adalah prosesi pengarakan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake menggunakan Kereta…
Melalui layanan digital yang tersedia, masyarakat kini dapat memeriksa status pelanggaran kendaraan tanpa menunggu surat…
This website uses cookies.