• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 5 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI 11 Mei 2025: Keputusan atas Kasus Dewa United FC dan Sanksi untuk Pengawas Pertandingan

Editor
Rabu, 14 Mei 2025 - 04:23
Hasil Sidang Komite Disiplin PSSI

FOTO pssi.org

Jakarta, 14 Mei 2025 — Komite Disiplin (Komdis) PSSI merilis hasil sidang yang digelar pada 11 Mei 2025 terkait pertandingan BRI Liga 1 2024/2025 antara PS Barito Putera vs Dewa United FC yang berlangsung pada 2 Mei 2025. Sidang tersebut menetapkan dua keputusan penting, termasuk pencabutan sanksi terhadap Dewa United FC dan pemberian sanksi terhadap pengawas pertandingan.

 

RelatedPosts

All England 2026: Sejumlah Wakil Indonesia Berguguran, Putri KW Menang

All Englad 2026: Raymond/Joaquin VS Fajar/Fikri di Babak 16 Besar

Legenda Tinju Ellyas Pical Sakit, Ketum KONI Pusat: Mohon Doa Untuk Kesembuhannya

  1. Koreksi Sanksi untuk Dewa United FC

Awalnya, Dewa United FC dikenai sanksi berdasarkan laporan dari pengawas pertandingan yang menyebut klub menghadirkan pemain yang tidak bermain untuk konferensi pers pasca pertandingan. Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, Komdis PSSI menemukan adanya ketidaksesuaian fakta antara laporan dan kejadian di lapangan. Pemain yang hadir dalam konferensi pers diketahui benar-benar ikut bermain dalam laga tersebut.

 

Keputusan:

Komdis PSSI secara resmi meralat Keputusan Nomor: 160/L1/SK/KD-PSSI/V/2025 tertanggal 8 Mei 2025 dan menyatakan keputusan tersebut tidak memiliki kekuatan hukum mengikat. Dengan demikian, Dewa United FC terbebas dari sanksi dalam kasus ini.

 

  1. Sanksi untuk Andik Satriya P, Pengawas Pertandingan

Komdis juga menjatuhkan sanksi kepada Andik Satriya P, pengawas pertandingan dalam laga tersebut, atas kesalahan dalam pembuatan laporan pertandingan. Kesalahan tersebut dianggap berdampak terhadap putusan Komdis sebelumnya yang keliru.

 

Keputusan:

Andik Satriya P dijatuhi hukuman larangan bertugas sebanyak 2 pertandingan.

 

Komite Disiplin menegaskan pentingnya akurasi dan integritas dalam penyusunan laporan pertandingan, mengingat laporan tersebut menjadi salah satu dasar utama dalam proses pengambilan keputusan disipliner.

Tags: denda pssiHasil Sidang Komite Disiplin PSSI 11 Mei 2025pssisanksi pssi

Related Posts

All England 2026

All England 2026: Sejumlah Wakil Indonesia Berguguran, Putri KW Menang

Editor
4 Maret 2026

SATUJABAR, BIRMINGHAM – Sejumlah wakil Indonesia berguguran di babak awal atau 32 besar pada turnamen All England 2026. YONEX All...

Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin.(Foto: Dok. Humas PBSI)

All Englad 2026: Raymond/Joaquin VS Fajar/Fikri di Babak 16 Besar

Editor
4 Maret 2026

SATUJABAR, BIRMINGHAM – Pasangan ganda putra Indonesia, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin sukses mengalahkan pasangan Korea Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju, 17-21,...

(Foto: Humas KONI Pusat)

Legenda Tinju Ellyas Pical Sakit, Ketum KONI Pusat: Mohon Doa Untuk Kesembuhannya

Editor
4 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Komite  Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman membesuk salah satu...

Nova Arianto Pelatih Timnas U-20.(Dok. PSSI)

Timnas U-20: Nova Panggil 28 Pemain Masuk TC

Editor
3 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto memanggil 28 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) di Surabaya sebagai...

Kemenpora RI bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) terkait dugaan pelecehan seksual dan kekerasan kepada atlet mendapat dukungan KONI Pusat.(foto:dok/kemenpora.go.id)

Apresiasi Menpora Usut Dugaan Pelecehan Atlet Panjat Tebing, Ketum KONI: Perlindungan Atlet Sangat Penting

Editor
3 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Upaya pencarian fakta oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI bersama Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) terkait...

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi mengapresiasi langkah cepat Menpora terkait kasus pelecehan seksual dan kekerasan fisik terhadap atlet. (foto:istimewa)

Dugaan Pelecehan Atlet Panjat Tebing, Kementerian PPPA Apresiasi Respon Cepat Kemenpora

Editor
3 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) mengapresiasi langkah cepat Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora) Erick Thohir...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.