Hari Jadi Bogor 544 menjadi momentum kuat untuk lebih memeratakan lagi pembangunan kata Bupati Bogor Rudy Susmanto yang hadir dalam Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 di Lapangan Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Rabu (3/6).(Foto: Humas Pemkab Bogor)
SATUJABAR, NANGGUNG – Hari Jadi Bogor 544 menjadi momentum kuat untuk lebih memeratakan lagi pembangunan. Hal itu dikatakan Bupati Bogor Rudy Susmanto melaksanakan Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 di Lapangan Citalahab, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Rabu (3/6).
Untuk pertama kalinya, rapat paripurna peringatan Hari Jadi Bogor digelar di luar pusat pemerintahan sebagai simbol komitmen menghadirkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah terpencil Kabupaten Bogor.
Rudy Susmanto menegaskan bahwa pemilihan Desa Malasari sebagai lokasi pelaksanaan rapat paripurna bukan sekadar seremoni, melainkan upaya menghadirkan pemerintah lebih dekat dengan masyarakat serta melihat langsung berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah pelosok.
“Yang kita lihat bukan hanya Desa Malasari. Desa Malasari ini hanya contoh kecil. Di beberapa wilayah Kabupaten Bogor masih banyak yang kondisinya sama, bahkan ada yang lebih membutuhkan perhatian. Karena itu pembangunan harus dilakukan secara merata dan berkeadilan,” ujar Rudy.
BACA JUGA: Kepala BGN Dadan Hindayana Diganti
SIMAK JUGA: Begini Cara Meraih Financial Freedom
Menurutnya, pembangunan Kabupaten Bogor tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan, tetapi juga harus menyentuh sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya menghadirkan akses layanan yang lebih baik bagi masyarakat hingga ke wilayah terjauh.
Pada kesempatan tersebut, Rudy juga mengungkapkan sejumlah kebutuhan masyarakat yang disampaikan langsung saat berdialog dengan warga Malasari, mulai dari pembangunan sarana pendidikan, peningkatan fasilitas kesehatan, kebutuhan tenaga medis, penerangan jalan umum hingga pengadaan ambulans desa.
Ia memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan menjadi perhatian pemerintah daerah dan ditindaklanjuti sesuai mekanisme perencanaan pembangunan daerah.
Melalui pelaksanaan Rapat Paripurna Istimewa HJB ke-544 di Desa Malasari, Pemerintah Kabupaten Bogor ingin memastikan semangat Hari Jadi Bogor tidak hanya menjadi peringatan historis, tetapi juga momentum memperkuat komitmen pembangunan yang merata hingga seluruh pelosok Kabupaten Bogor.
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
Lokasi tambang di Leles Garut yang tidak mematugi regulasi ditindak tegas dan harus menghentikan semetara…
KUNINGAN – Perlahan cahaya-cahaya kecil mulai menyala di kawasan Paseban Tri Panca Tunggal di Kel/Kec.…
Bendungan Jatigede memiliki nilai strategis bagi masyarakat Kabupaten Sumedang sehingga perlu dijaga terus keberlanjutannya. SATUJABAR,…
Soto instan racikan siswa MAN 2 Kebumen dengan jenama So’ Taw ikut dibawa ke Makkah…
Warga Kota Bogor mendapatkan 'hadiah istimewa' saat Hari Jadi Bogor ke-544 berupa sejumlah program yang…
This website uses cookies.