Berita

Harga Patokan Ekspor Konsentrat Tembaga Naik pada Maret 2025

BANDUNG – Harga Patokan Ekspor (HPE) untuk komoditas konsentrat tembaga mengalami kenaikan pada periode pertama dan kedua Maret 2025. Kenaikan ini dipicu oleh fluktuasi harga serta meningkatnya permintaan konsentrat tembaga di pasar dunia.

Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Isy Karim, menjelaskan bahwa HPE konsentrat tembaga pada periode pertama Maret 2025 naik sebesar 4,30 persen dibandingkan dengan periode Desember 2024. HPE pada periode pertama Maret 2025 tercatat dengan harga rata-rata sebesar USD 4.227,67 per Wet Metric Ton (WE). Kenaikan harga ini sejalan dengan analisis dinamika harga tembaga yang terus meningkat akibat tingginya permintaan di pasar global.

“HPE konsentrat tembaga naik pada periode pertama Maret 2025 jika dibandingkan dengan periode Desember 2024. Kenaikan harga juga terjadi pada periode kedua Maret 2025 dibandingkan dengan periode pertama Maret 2025. Peningkatan ini disebabkan oleh fluktuasi harga dan peningkatan permintaan konsentrat tembaga di pasar dunia,” ungkap Isy melalui keterangan resmi.

Pada periode kedua Maret 2025, HPE konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) kembali mengalami kenaikan sebesar 0,72 persen dibandingkan dengan periode pertama Maret 2025, dengan harga rata-rata tercatat sebesar USD 4.255,82 per WE. Penetapan HPE pada periode kedua Maret 2025 tercantum dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 390 Tahun 2025, yang berlaku untuk periode 15 hingga 31 Maret 2025.

Isy menambahkan bahwa mulai Maret 2025, penetapan HPE untuk produk pertambangan, termasuk konsentrat tembaga, akan dilakukan dua kali dalam satu bulan, sejalan dengan kebijakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Keputusan Menteri Perdagangan mengenai HPE pada periode pertama Maret 2025 tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 389 Tahun 2025, yang berlaku sejak 14 Maret 2025.

Editor

Recent Posts

Untung! Sempat Tertinggal 2-0, Persib Samakan Kedudukan 2-2

SATUJABAR, BANDUNG – Perburuan gelar jawara Liga 1 Indonesia, kian sengit usai Persib Bandung hanya…

5 jam ago

Wiyagus: Penyandang Disabilitas Harus Diperhatian Negara

SATUJABAR, BANDUNG - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus, mengatakan, pemerintah berkomitmen bahwa seluruh…

5 jam ago

Pria di Cianjur Jualan Narkoba Buat Bayar Utang Istri, 0,64 Kg Sabu Disita

SATUJABAR, CIANJUR--Berjualan narkoba jenis sabu, seorang pria di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, diringkus polisi. Pria…

5 jam ago

Hujan Deras dan Banjir, Jembatan di Sukabumi Rusak Akses Warga Terputus

SATUJABAR, SUKABUMI--Hujan deras dan banjir luapan sungai, mengakibaembatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, rusak. Akses…

7 jam ago

Senator Agita Minta Peningkatan Fasilitas Olahraga Daerah pada Raker dengan KONI

SATUJABAR, JAKARTA - Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan…

7 jam ago

Haji 2026: Sebanyak 23 Dapur Katering Siaga di Madinah

Untuk menjaga citarasa khas Indonesia, seluruh bumbu masakan didatangkan langsung dari Tanah Air dalam bentuk…

9 jam ago

This website uses cookies.