• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Gempa Sulut & Malut: Badan Geologi Kirim Tiga Tim Tanggap Darurat

Editor
Senin, 06 April 2026 - 06:45
Gempa Sulut dan Malut.(Image: Kementerian ESDM)

Gempa Sulut dan Malut.(Image: Kementerian ESDM)

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menerjunkan tiga tim tanggap darurat ke wilayah terdampak gempa bumi di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Tim pertama yang tiba di Manado pada Minggu pagi (5/4) langsung menuju lokasi bencana untuk melakukan penyelidikan, pemetaan pascabencana, pemantauan intensif, serta memberikan rekomendasi teknis mitigasi kepada pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

“Sebagai wujud dan tanggung jawab Badan Geologi memberikan pelayanan teknis dalam mitigasi bencana geologi secara cepat dan tepat, Badan Geologi telah memberangkatkan satu dari Tim Tanggap Darurat (TD) ke lokasi bencana gempa bumi Sulawesi Utara kemarin. Tim selanjutnya akan diberangkatkan pada tanggal 6 April dan 8 April,” ujar Kepala Pelaksana Tugas (Plt) Badan Geologi Kementerian ESDM Lana Saria di Bandung, Minggu (5/4/2026) melalui keterangan resmi.

RelatedPosts

Menag Usulkan Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun untuk Madrasah dan Sekolah Keagamaan

Korban Meninggal Pohon Tumbang Dapat Santunan

Irjen Kemenhaj Cek Kesiapan Panitia Haji di Malang

Lana menjelaskan bahwa tim yang dikirim terdiri atas para ahli pemetaan struktur geologi, ahli kegempaan, dan praktisi mitigasi bencana. Di lapangan, tim akan fokus mengidentifikasi karakteristik gempa serta dampaknya terhadap stabilitas tanah dan struktur bangunan di sekitar wilayah terdampak.

Gempa bumi M7,3 yang mengguncang Provinsi Sulawesi Utara pada 2 April 2026 merupakan salah satu gempa yang bersumber dari aktivitas zona penunjaman ganda. Peristiwa ini ditandai oleh mekanisme sesar naik berarah relatif barat daya-timur laut, yang mencerminkan arah zona penunjaman dengan kemiringan ke tenggara.

“Mekanisme sesar naik tersebut telah menghasilkan deformasi lantai samudera dan memicu terjadinya tsunami yang terekam di beberapa stasiun pencatat pasang surut yang dimiliki oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) setinggi 20-75 cm,” ujar Lana.

Berdasarkan laporan kerusakan di Maluku Utara dan Sulawesi Utara, lokasi yang mengalami kerusakan umumnya berada di atas tanah lunak atau batuan yang belum kompak. Kondisi ini menunjukkan bahwa gempa tersebut berpotensi menimbulkan bahaya ikutan, seperti retakan permukaan tanah, likuefaksi, dan gerakan tanah, sehingga diperlukan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga saat ini, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi 921 gempa susulan sejak gempa utama pada 2 April 2026. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa aktivitas seismik masih berlangsung dan diperkirakan memerlukan waktu lebih dari satu pekan untuk kembali menuju kondisi keseimbangan.

Karena wilayah terdampak termasuk kawasan rawan gempa bumi menengah hingga tinggi, masyarakat diimbau tetap waspada, mengikuti arahan petugas BPBD setempat, serta tidak mudah terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait gempa bumi maupun tsunami.

Tags: gempa malutGempa Sulut

Related Posts

Menteri Agama Nasaruddin Umar

Menag Usulkan Tambahan Anggaran Rp24,8 Triliun untuk Madrasah dan Sekolah Keagamaan

Editor
6 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kementerian Agama mengusulkan usulan tambahan anggaran 2026 sebesar Rp24,8 triliun. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa hal...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, secara langsung menyampaikan santunan kepada keluarga Diding -korban pohon tumbang di Pendopo Kota Bandung, Minggu 5 April 2026.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Korban Meninggal Pohon Tumbang Dapat Santunan

Editor
6 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberikan santunan kepada keluarga almarhum Diding, korban meninggal dunia akibat insiden pohon tumbang...

Irjen Kemenag Cek Kesiapan Panitia Haji di Malang.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Irjen Kemenhaj Cek Kesiapan Panitia Haji di Malang

Editor
6 April 2026

SATUJABAR, MALANG - Inspektur Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kemenhaj, Dendi Suryadi dan jajaran memantau dan mengawasi PPIH Kloter,...

(Foto: Istimewa)

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Bersama Ditjen Migas Tinjau Lembaga Penyalur LPG

Editor
6 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bersama Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen...

Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Sonny Hendra Sudaryana.(Foto: Istimewa)

Rating Gim di Steam Disoal, Kemkomdigi: Bukan Rating Resmi, Potensi Pelanggaran

Editor
6 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Tampilan rating Indonesia Game Rating System (IGRS) pada sejumlah gim di platform Steam mengundang polemik. Kementerian Komunikasi...

Ilustrasi aksi pengeroyokan.(Foto:Istimewa).

Pemilik Hajatan di Purwakarta Tewas Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Editor
5 April 2026

SATUJABAR, PURWAKARTA--Pesta pernikahan di Kabupaten Purwakarta, berubah menjadi tragedi maut. Pemilik hajatan tewas setelah dikeroyok sekelompok preman kampung, yang kini...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.