Petugas mengecek sebuah rumah ditemui rusak akibat gempa yang melanda selatan Sukabumi. Gempa itu terjadi pada Rabu (3/1/2024) pukul 07.32 berkekuatan 5.9 Magnitudo. (FOTO: Polsek Cikidang, Polres Sukabumi)
SATUJABAR, BANDUNG – Gempa Sukabumi Rabu (3/1/2024) rusak ringan akibat gempa yang melanda selatan Sukabumi.
Gempa itu sendiri terjadi pada Rabu (3/1/2024) pukul 07.32, berkekuatan 5.9 Magnitudo.
Gempa bumi berlokasi di 72 km Barat Daya Bayah – Banten di wilayah Hukum Polsek Cikidang.
Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede melalui Kapolsek Cikidang Iptu Hotben Sianturi mengatakan sudah menerjunkan petugas mengecek rumah rusak itu.
Hasil penelusuran petugas Polsek Cikidang, lokasi rumah diduga rusak akibat gempat itu berada di Kampung Tangkil RT 10 RW 08 Desa Cicareuh Kecamatan Cikidang Kabupaten Sukabumi.
Pemilik rumah bernama Miharja dimana rumah itu dihuni oleh tiga orang. Rumah itu mengalami rusak ringan di bagian depan.
Sebagian tembok depan rumah roboh karena tidak dipasangi beton selop.
Langkah yang dilakukan kemudian, petugas Polsek melakukan koordinasi dengan P2BK Cikidang dan Forkopimcam Cikidang.
Petugas juga mendata dan mengolah lokasi rumah rusak.
Tidak ada korban dalam peristiwa itu karena penghuni rumah sedang berada di ruangan lain.
Aparat Polsek juga mengimbau warga agar tetap tenang dan waspada serta tetap menjaga ketertiban dan keamanan.
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
SATUJABAR, JAKARTA--Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggelar Operasi Patuh 2026 selama dua pekan. Operasi…
SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat kerja sama internasional guna mendukung transformasi industri…
SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah menghormati proses hukum yang sedang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap…
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
SATUJABAR, BOGOR--Peristiwa tabrakan menelan korban jiwa terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Satu orang tewas…
This website uses cookies.