UMKM

Gelar Pelatihan Service Handphone, Ikhitar Pemkot Bandung Buka Peluang Pekerjaan

SATUJABAR, BANDUNG – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung terus memperluas kesempatan kerja bagi warganya lewat program pelatihan keterampilan berbasis kebutuhan lapangan.

Salah satunya adalah pelatihan servis handphone yang digelar di Kelurahan Cigondewah Kaler, Kecamatan Bandung Kulon selama tujuh hari, pada 3 – 10 Februari 2026. Program ini menyasar warga tingkat RW sebagai bagian dari realisasi usulan Musrenbang 2025.

Pimpinan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Nurmalia, Irma mengatakan, pelatihan ini diikuti 20 peserta yang berasal dari RW 03. Materi pelatihan dirancang dari tingkat dasar hingga lanjutan (basic to pro) agar peserta memiliki bekal keterampilan yang aplikatif.

“Peserta dibekali kemampuan menangani kerusakan ringan seperti konektor dan baterai, hingga penggunaan power supply untuk menghidupkan ponsel yang mati total. Targetnya peserta siap membuka usaha sendiri atau membantu perbaikan ponsel di lingkungan sekitar,” kata Irma di sela-sela pelatihan, Rabu 4 Februari 2026 dilansir laman Pemkot Bandung.

Dalam pelaksanaannya, porsi praktik dibuat lebih dominan agar peserta benar-benar terampil. Sekitar 70 persen pelatihan diisi dengan praktik langsung dan 30 persen berupa teori. Pola ini dinilai efektif untuk menyiapkan peserta terjun ke dunia kerja atau merintis jasa servis handphone secara mandiri.

Irma menambahkan, program pelatihan ini sejalan dengan tujuan Pemkot Bandung untuk melahirkan wirausaha-wirausaha baru dan menekan angka pengangguran di Kota Bandung.

“Harapan kami, setelah pelatihan peserta bisa lebih mandiri dan mampu menambah penghasilan keluarga. Dengan keterampilan ini warga yang sebelumnya belum bekerja punya peluang membuka usaha sendiri,” ujarnya.

Sementara itu, Salah seorang peserta, Susan Siti Saadah mengaku, pelatihan ini sangat bermanfaat dan menyenangkan. Selain menambah keterampilan teknis kegiatan ini juga mempererat kebersamaan warga RW 03.

Susan berharap, program serupa dapat diperluas, khususnya bagi kalangan muda dan Karang Taruna yang masih mencari peluang kerja.

“Kalau pelatihan seperti ini diperbanyak anak-anak muda bisa punya bekal untuk membuka jasa servis handphone secara serius,” ujar Susan.

Susan juga berharap pelatihan keterampilan terus digulirkan Pemkot Bandung karena berdampak langsung pada peningkatan kapasitas warga dan peluang usaha.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Pemkot, khususnya Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, atas program yang dinilainya membantu masyarakat.

“Program pelatihan seperti ini sangat bermanfaat dan bisa ikut mengurangi pengangguran,” tuturnya.

Editor

Recent Posts

Puluhan Siswa SD di Bogor Keracunan MBG, KPPG Ungkap 2 Pelanggaran

SATUJABAR, BOGOR--Puluhan siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga mengalami keracunan makanan…

51 menit ago

Kasus Kematian Satpam Sumarna Terborgol di Waduk Jatiluhur Purwakarta, Polisi Sudah Periksa 30 Saksi

SATUJABAR, BANDUNG--Polisi masih belum bisa mengungkap misteri kasus kematian satpam Sumarna, yang ditemukan dalam kondisi…

2 jam ago

Warga ‘Duel’ Sama Beruang Madu, Petugas Siapkan Box Trap

SATUJABAR, PELALAWAN - Kementerian Kehutanan melalui Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau bergerak…

4 jam ago

Harga Properti Residensial di Pasar Primer Naik

SATUJABAR, JAKARTA - Harga Properti Residensial (SHPR) berdasarkan survey Bank Indonesia menunjukkan harga properti residensial…

4 jam ago

Cadangan Devisa Akhir Juli 2026 Sebesar 145,3 Miliar Dolar AS

SATUJABAR, JAKARTA - Cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026 tetap terjaga sebesar 145,3 miliar…

4 jam ago

Wisata Wamena Jadi Unggulan Indonesia

SATUJABAR, WAMENA - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menilai Wamena memiliki potensi besar…

4 jam ago

This website uses cookies.