Berita

Festival Rupiah Berdaulat Indonesia Digelar di Istora GBK

Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) 2026 (14/8). Perhelatan ini berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada 14–16 Agustus 2026.

SATUJABAR, JAKARTA – Rupiah berperan tidak hanya sebagai alat pembayaran, tetapi juga menjadi instrumen strategis yang menggerakkan perekonomian, menghadirkan kesejahteraan, serta menjaga persatuan dan kedaulatan NKRI. Oleh karenanya, Bank Indonesia berkomitmen menjaga kualitas, kepercayaan, dan ketersediaan Rupiah di seluruh wilayah Indonesia di tengah pesatnya perkembangan pembayaran digital. Demikian disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Ricky P. Gozali, saat membuka Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) 2026 (14/8). Perhelatan ini berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta pada 14–16 Agustus 2026.

“Di setiap lembar dan keping uang yang beredar, Rupiah telah menjadi simbol persatuan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Tidak hanya di uang tunai, Rupiah juga berdaulat sebagai satuan nilai dalam ekosistem pembayaran digital,” ungkap Ricky melalui keterangan resmi.

Ricky pun mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum kemerdekaan sebagai penguat komitmen untuk semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. “Cinta Rupiah” diwujudkan dengan merawat dan menjaga Rupiah, “Bangga Rupiah” dengan menggunakannya dalam setiap transaksi sebagai wujud kedaulatan bangsa, “Paham Rupiah” dengan memahami peran Rupiah dalam perekonomian dan menggunakannya secara bijak untuk mendukung ekonomi Indonesia.

FERBI merupakan gelaran tahunan yang menjadi wadah kolaborasi strategis dalam pengelolaan uang Rupiah. Sebagai gelaran kelima, tahun ini FERBI melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kementerian Perhubungan, Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (BOTASUPAL), perbankan, dan asosiasi. Pada momentum ini, Ricky menyampaikan apresiasi kepada para mitra atas dukungannya terhadap program pengelolaan limbah racik uang yang meraih penghargaan Best New Environmental Project dari International Association of Currency Affairs (IACA) Award 2026. Melalui program ini, Bank Indonesia bekerja sama dengan industri yang membutuhkan tambahan pasokan energi, serta UMKM yang dapat mengolah kembali limbah uang menjadi produk bernilai ekonomi.

Pada momen ini pula, Bank Indonesia memberikan penghormatan kepada keluarga para pahlawan nasional yang diabadikan dalam desain uang Rupiah, dan apresiasi atas jasa para tokoh bangsa. Penghargaan diterima oleh wakil keluarga pahlawan, yaitu Prof. Dr. Meutia Hatta, Noorwati Djuanda, Radian Ratulangie Sugandi, Anastasia Dian Kaisiepo, S.H., Ety Sulastri, dan Diennaryati Tjokro.

Melalui FERBI 2026, Bank Indonesia mengajak masyarakat untuk terus menjaga Rupiah. Rupiah sebagai alat pembayaran, serta simbol kedaulatan, identitas, dan persatuan bangsa.

Editor

Recent Posts

Bank Emas dan DSI, Perkuat Tata Kelola Kekayaan Negara

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan kekayaan alam dan komoditas…

42 menit ago

Jejak Kemerdekaan: Diplomasi Sunyi di Linggarjati

SATUJABAR, BANDUNG - Di kaki Gunung Ciremai yang sejuk, sebuah rumah peristirahatan di Desa Linggarjati,…

2 jam ago

2 Pria di Cirebon Bawa Kabur Uang Rp.60 Juta dan Perhiasaan Milik Korban Kebakaran

SATUJABAR, CIREBON--Memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Dua orang pria di Kota Cirebon, Jawa Barat, ditangkap setelah…

2 jam ago

Kejadian Bencana dan Penanganan BNPB 14 Agustus 2026

JAKARTA– Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum perkembangan situasi dan penanganan bencana di sejumlah wilayah…

2 jam ago

KADI Selidiki Antidumping Impor Produk Superabsorbent Polymers Asal Tiongkok

SATUJABAR, JAKARTA – KADI atau Komite Anti Dumping Indonesia Jumat, (14/8) memulai penyelidikan antidumping untuk…

3 jam ago

Target KDKMP Sebanyak 30.000 Unit Tahun 2026

Target KDKMP sebanyak 30.000 unit disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahun…

3 jam ago

This website uses cookies.