Berita

Dua Begal Bersenjata Api di Garut Diringkus, Satu Tewas Diterjang Timah Panas

SATUJABAR, GARUT– Polres Garut, Jawa Barat, berhasil mengungkap kasus begal yang ramai dibahas di media sosial (medsos). Dua orang tersangka dalam aksi pembegalan yang menimpa seorang pengendara sepeda motor di Kecamatan Leuwigoong, diringkus, satu diantaranya tewas ditembak karena berusaha melawan.

Aksi pembegalan menimpa seorang pengendara sepeda motor di Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, berhasil diungkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Garut, sepekan setelah kejadian. Aksi pembegalan tersebut melibatkan dua pemuda membawa senjata laras panjang dan senjata tajam.

Kapolres Garut, AKBP M. Fajar Gemilang, mengatakan, terungkapnya kasus begal yang ramai dibahas di media sosial, berkat bukti petunjuk rekaman kamera pengawas, CCTV. Dua tersangka yang diketahui identitasnya, berhasil ditangkap. Salah satu tersangka tewas diterjang timas panas, karena melawan dan berusaha melarikan diri saat dilakukan proses penangkapan.

“Kedua tersangka, berinisial CS alias Kukuh, 40 tahun, dan AR alias Dira, 23 tahun. Tindakan tegas terpaksa kami lakukan dengan menembak tersangka Kukuh karena melawan dan berusaha melarikan diri saat akan ditangkap. Tersangka tidak tertolong saat dilarikan ke rumah sakit,” ujar Fajar, dalam keterangan pers di Markas Polres (Mapolres) Garut, Senin (18/11/2024).

Fajar menjelaskan, kedua tersangka menjalankan aksi kejahatannya malam hari di tempat sepi. Saat membegal pengendara sepeda motor di Kecamatan Leuwigoong, korban ditodong senjata api laras panjang dan samurai oleh kedua tersangka.

“Jadi, kedua tersangka menyergap korban di tempat sepi. Korban ketakutan dan menyerahkan sepeda motornya, setelah ditodong senjata laras api panjang dan samurai,” jelas Fajar.

Fajar mengungkapkan, Satreskrim Polres Garut awalnya kesulitan saat melakukan proses penyelidikan, karena minimnya informasi dan bukti petunjuk. Bukti petunjuk kemudian didapat berselang dua hari setelah kejadian dari rekaman pengawas, CCTV, aktivitas mencurigakan dua pemuda di Kecamatan Kadungora, diduga sedang mengincar korban dengan membawa senjata laras panjang dan samurai.

“Dari bukti petunjuk rekaman CCTV, kami akhirnya mendapatkan identitas kedua tersangka. Kedua tersangka diketahui target operasi yang sudah banyak beraksi serupa di beberapa daerah di Pulau Jawa,” ungkap Fajar.

Penyidik masih mendalami keterangan tersangka AR alias Dira, sudah berapa kali dan dimana saja melakukan aksi kejahatannya. Sementara tersangka CS alias Kukuh sebelum tewas diterjang timah panas, tercatat sebagai residivis sudah enam kali keluar masuk penjara dalam kasus pencurian dengan kekerasan (curas).(chd).

Editor

Recent Posts

Darurat Sampah Tidak Disetujui, Begini Langkah Pemkot Bandung

Darurat sampah yang usulannya diajukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak disetujui mendorong Pemkot untuk…

4 menit ago

Operasi Patuh 8-21 Juni 2026, Mayoritas Pakai ETLE

Operasi Patuh 2026 didominasi penggunaan ETLE 60 persen. Manual 30 persen 10 persen pendekatan humanis.…

12 jam ago

Polytron Indonesia Open 2026: Jafar/Felisha Masuk ke 16 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

12 jam ago

Menlu Turkiye Temui Presiden Prabowo di Hambalang

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Türkiye Hakan Fidan menemui Prabowo Subianto di…

12 jam ago

Indonesia Tuan Rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026

Indonesia tuan rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026. Ajang ini dijadwalkan berlangsung di…

13 jam ago

Waketum KONI Buka Musorprov KONI Kaltim 2026

SATUJABAR, SAMARINDA - Wakil Ketua Umum (Waketum) II Komite  Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Mayjen…

13 jam ago

This website uses cookies.